Month: February 2015

Data Nilai Untuk Metode AHP

Data Nilai Untuk Metode AHP. Pada sebuah penelitian penggunaan data merupakan hal yang harus dan mutlak. Kali ini Saya akan membahasa tenttang penggunaan data pada perhitungan metode ahp. Perhitungan php menggunakan data nilai yang berguna untuk menilai suatu variabel kriteria yang digunakan untuk menghitung proses ahp. Dan untuk itu Saya akan menjelaskan data seperti apa yang bisa digunakan dan diproses dengan metode ini.

Kita asumsikan variabel yang akan kita lakukan perhitungan untuk proses ahp yaitu disiplin, tanggung jawab, prestasi. Untuk sementera kita gunakan ketiga variabel tersebut untuk analogi perhitungan ahp. Nah untuk mendapatkan nilai tersebut bisa Anda dapatkan dengan beberapa cara:

Data Nilai Untuk Metode AHP

1. Jika Anda meneliti studi kasus pada sebuah perusahaan

Misalkan Anda meniliti tentang studi kasus pada sebuah perusahaan. Dan untuk nilai tersebut Anda sudah diberikan langsung. Dan nilai tersebut adalah nilai kuantitatif, maka Anda dapat menggunakannya untuk melakukan proses perhitungan terhadap metode ahp. Dengan catatan nilai tersebut adalah nilai yang nominalnya rentan antara nilai 1 sampai dengan 9. Kok begitu, yak arena metode ahp menggunakan ketetapan saaty untuk membuat matriks dengan sistem perbandingan. Dengan rentan nilai tersebut perbandingan matriks berpasangan dapat dibuat.

2. Jika meneliti menggunakan respon orang lain.

Pada bagian kedua ini maksudnya adalah jika nilai diberikan berdasarkan tanggapan dari banyak orang, maka penilaian dilakukan dengan menggunakan angket atau kuesioner. Seperti penelitian yang pernah saya lakukan, Saya meneliti tentang sistem informasi Akademik pada sebuah kampus, maka Saya meminta tanggapan dari pengguna sistem informasi akademik tersebut dengan memberikan kuesioner. Dengan kuesioner tersebut selanjutnya Saya cari  nilai rata-rata untuk setiap kritera dan selanjutnya saya gunakan untuk perhitungan metode ini.

Misalkan saja responden yang akan diminta untuk menilai berjumlah 5 orang dapat di asumsikan dengan tabel nilai berikut:

Data nilai metode ahp

Data nilai metode ahp

Pada contoh kuesioner diatas terdapat 5 responden yang menilai ketiga kriteria diatas. Dari penilaian tersebut kita ambil nilai rata-rata. Pada contoh diatas nilai rata-rata yang didapat terdapat angka dibelakang koma. Maka tugas yang perlu Anda lakukan adalah menyederhanakannya menjadi satu angka sehingga bisa digunakan untuk melakukan perhitungan dalam pembuatan matriks perbandingangan. Caranya yaitu dengan cara apabila 1 angka dibelakang koma lebih < 5 maka ambil angka satuannya saja contoh 7,2 maka nilai tersebut sama dengan 7 dan apabila 1 angka dibelakang koma >=5  maka ambil angka terbesarnya contoh 7,5 atau 7,6 maka nilai yang diambil yaitu 8.

Demikian salah satu contoh penggunaan data atau nilai yang bisa untuk melakukan proses ahp sehingga menghasilkan suatu keputusan akhir yang dapat Anda simpulkan. Semoga bermanfaat Data Nilai Untuk Metode AHP.

Postingan berikutnya

  1. contoh kuesioner metode ahp
  2. contoh data metode ahp

Langkah – Langkah: Contoh Perhitungan Metode AHP

Langkah – Langkah: Contoh Perhitungan Metode AHP. Cara perhitungan menghitung dengan menggunakan metode AHP sangat simpel. Panduang perhitungannya yaitu menggunakan persamaan matriks perbandingan berpasangan yang dikembangkan oleh saaty yaitu dengan menggunakan sekala perbandingan 1-9. Dengan skala tersebut, di lakukan perbandingan sehingga membentuk matriks yang berguna untuk mendapatkan nilai kuantitatif dari penilaian relatif pada setiap masalah atau kasus yang akan diselesaikan. Nah pada tutorial dan panduan kali ini Saya akan berikan contoh yang simpel saja supaya mudah di pahami dan dimengerti bagaimana cara menghitung metode ahp pada sebuah contoh kasus. Dan untuk penerapannya bisa diterapkan pada pengembagan aplikasi sistem pakar ataupun juga spk (sistem pendukung keputusan).

Baca juga:

  1. 21 Kelebihan dan 4 kekurangan metode AHP
  2. Penerapan metode AHP pada studi kasus

Artikel contoh perhitungan menggunakan metode ahp ini sengaja Saya buat agar teman-teman yang ingin belajar metode ini bisa memahami dengan mudah karena  contoh simpel yang Saya berikan. Kebanyakan contoh yang ada di internet menggunakan perhitungan pada contoh kasus yang kompleks, kadang sebagian dari teman-teman sulit untuk memahaminya.

Langkah-langkah perhitungan metode AHP

Berikut ini adalah langkah demi langkah yang harus Anda lakukan untuk menghitung penyelesaian dengan menggunakan metode AHP, namun sebelumnya tentukan dahulu tujuan atau goal permasalan kasus ( langkah awal), tentukan Kriteria dan alternatif, selanjutnya perhitungannya di mulai dengan langkah berikut ini:

  1. Membuat matriks perbandingan kriteria dengan nilai yang telah di inputkan
  2. Mencari bobot vektor prioritas, sebelum mencari nilai ini, Anda harus menjumlahkan setiap kolom sel pada kolom matriks di bagi dengan jumlah kolom pada setiap selnya.
  3. Mencari lambda
  4. Mencari Konsitensi Index (CI)
  5. Mencari Konsistensi Rasio (CR), Tingkat konsistensi apabila nilai CR <0.1

Contoh kasus penyelesaian ahp

Misalnya Anda akan membangun sebuah sistem untuk merangking calon kepala desa terbaik pada suatu desa atau kelurahan. Dengan sistem tersebut Anda akan memberikan penilaian terhadap setiap varibel yang digunakan sebagai penilaian. Pada contoh studi kasus ini anggap calon kades yang akan Anda nilai ada 3 calon saja dan kriteria atau variabel penilaian 4 kriteria. Jangan banyak-banyak agar mudah memahami contoh perhitungan metode ahp secara manual ini. Nah yang harus Anda perhatikan adalah seperti langkah-langkah yang sudah dijelaskan diatas.

Penilaian diatas tidak  berdasarkan ketetapan nilai yang sudah ditentukan sebagai batas minimal nilai. Kadang ada juga penentuan minimal nilai yang sudah ditentukan oleh penilai. Untuk masalah ini berbeda teknik namun dasarnya sama.

Anggap saja kriteria yang akan digunakan untuk menilai sebabagi berikut:

  1. Tanggung Jawab
  2. Jujur
  3. Disiplin
  4. Kerja keras

Dan untuk calon kadesnya sebagai berikut:

  1. Paijo
  2. Paiman
  3. Paino

(Maaf nama diatas adalah nama ilustrasi. Mohon maaf jika ada kesamaan nama dan gelar, semua hanyalah kebeteluan saja :-D)

Selanjutnya penyusunan hierarki dengan berdasarkan kriteria dan alternatif diatas sebagai berikut:

perhitungan metode ahp

perhitungan metode ahp

Selanjutnya Anda juga harus mengetahui beberapa rumus yang digunakan pada perhitungan metode ahp. Rumus-rumus ini bisa di konversi ke bahasa pemrograman PHP sehinnga menjadi script dan source code metode ahp sehinggap dapat digunakan untuk merancang sebuah sistem, bisa sistem pakar atau sistem pendukung keputusan menggunakan metode ahp pada prosesnya.

Rumus metode ahp:

Rumus Metode AHP

Rumus Metode AHP

Selanjutnya Anda asumsikan nilai yang diberikan pada setiap calon kades pada masing-masing kriteria sebagai berikut:

1.Paijo

Kriteria Nilai
Tanggung Jawab 7
Jujur 7
Disiplin 8
Kerja Keras 7

2.Paiman

Kriteria Nilai
Tanggung Jawab 7
Jujur 7
Disiplin 7
Kerja Keras 7

3. Paino

Kriteria Nilai
Tanggung Jawab 7
Jujur 7
Disiplin 8
Kerja Keras 8

grgt

Postingan berikutnya

  1. Metode Ahp
  2. contoh soal ahp dan penyelesaiannya
  3. rumus ahp
  4. contoh metode ahp
  5. perhitungan ahp
  6. contoh perhitungan ahp
  7. contoh kasus metode ahp
  8. contoh perhitungan metode ahp
  9. cara menghitung ahp
  10. rumus metode ahp
  11. contoh kasus ahp
  12. contoh ahp
  13. cara menghitung matriks perbandingan berpasangan
  14. perhitungan metode ahp
  15. metode ahp adalah

21 Kelebihan dan 4 Kelemahan Metode AHP dibanding Metode Lain

Kelebihan dan Kelemahan Metode AHP dibanding Metode Lain. Pemilihan sebuah metode pada penyelesaian studi kasus harus mempertimbangkan beberapa hal. Diantara hal yang perlu dipertimbangkan yaitu kelebihan apa yang membuat Anda harus memilih metode tersebut, apa bedanya dengan metode yang lain. Hal tersebut adalah hal mutlak yang menjadi dasar pemilihan sebuah metode untuk mengatasi masalah, jika Anda ingin mengimplementasikannya kedalam sebuah sistem, baik itu sistem pendukung keputusan ataupun sistem pakar.

Kelebihan Kekurangan Metode AHP

Kelebihan Kekurangan Metode AHP

Atas dasar diatas, biasanya bagi mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir dan skripsi atau TA biasanya dituntut untuk mengetahui hal  tersebut, guna menghadapi penguji pada waktu mengadakan seminar. Nah untuk itu Saya akan sharing kelebihan metode AHP dibanding metode yang lain untuk Anda. Selain kelebihan, Saya akan beri tahu juga apa sih kekurangan metode ahp di banding yang lain.

Kelebihan metode AHP

  1. Kesatuan (Unity)AHP membuat permasalahan yang luas dan tidak terstruktur menjadi suatu model yang fleksibel dan mudah dipahami.
  2. Kompleksitas (Complexity)AHP memecahkan permasalahan yang kompleks melalui pendekatan sistem dan pengintegrasian secara deduktif.
  3. Saling ketergantungan (Inter Dependence)AHP dapat digunakan pada elemen-elemen sistem yang saling bebas dan tidak memerlukan hubungan linier.
  4. Struktur Hirarki (Hierarchy Structuring)AHP mewakili pemikiran alamiah yang cenderung mengelompokkan elemen sistem ke level-level yang berbeda dari masing-masing level berisi elemen yang serupa.
  5. Pengukuran (Measurement)AHP menyediakan skala pengukuran dan metode untuk mendapatkan prioritas.
  6. Konsistensi (Consistency)AHP mempertimbangkan konsistensi logis dalam penilaian yang digunakan untuk menentukan prioritas.
  7. Sintesis (Synthesis)AHP mengarah pada perkiraan keseluruhan mengenai seberapa diinginkannya masing-masing alternatif. 
  8. Trade OffAHP mempertimbangkan prioritas relatif faktor-faktor pada sistem sehingga orang mampu memilih altenatif terbaik berdasarkan tujuan mereka.
  9. Penilaian dan Konsensus (Judgement and Consensus)AHP tidak mengharuskan adanya suatu konsensus, tapi menggabungkan hasil penilaian yang berbeda.
  10. Pengulangan Proses (Process Repetition)AHP mampu membuat orang menyaring definisi dari suatu permasalahan dan mengembangkan penilaian serta pengertian mereka melalui proses pengulangan. Sedangkan kelemahan metode AHP adalah sebagai berikut:
  11. Ketergantungan model AHP pada input utamanya. Input utama ini berupa persepsi seorang ahli sehingga dalam hal ini melibatkan subyektifitas sang ahli selain itu juga model menjadi tidak berarti jika ahli tersebut memberikan penilaian yang keliru.
  12. Metode AHP ini hanya metode matematis tanpa ada pengujian secara statistik sehingga tidak ada batas kepercayaan dari kebenaran model yang terbentuk.
  13. Struktur yang berhirarki, sebagai konsekuensi dari kriteria yang dipilih, sampai pada subkriteria yang paling dalam.
  14. Memperhitungkan validitas sampai dengan batas toleransi inkonsistensi berbagai kriteria dan alternatif yang dipilih oleh para pengambil keputusan.
  15. Memperhitungkan daya tahan atau ketahanan output analisis sensivitas pengambilan keputusan.
  16. Metode AHP memiliki keunggulan dari segi proses pengambil keputusan dan akomodasi untuk atribut atribut baik kuantitatif dan kualitatif.
  17. Metode AHP juga mampu menghasilkan hasil yang lebih konsisten dibandingkan dengan metode metode lainnya.
  18. Metode pengambilan keputusan AHP memiliki sistem yang mudah dipahami dan digunakan. 
  19. Struktur yang berhirarki, sebagai konsekuesi dari kriteria yang dipilih, sampai pada subkriteria yang paling dalam.
  20. Memperhitungkan validitas sampai dengan batas toleransi inkonsistensi berbagai kriteria dan alternatif yang dipilih oleh pengambil keputusan.
  21. Memperhitungkan daya tahan output analisis sensitivitas pengambilan keputusan.

Kelemahan metode AHP

  1. Orang yang dilibatkan adalah orang –orang yang memiliki pengetahuan ataupun banyak pengalaman yang berhubungan dengan hal yang akan dipilih dengan menggunakan metode AHP
  2. Untuk melakukan perbaikan keputusan, harus di mulai lagi dari tahap awal. 
  3. Ketergantungan model AHP pada input utamanya. Input utama ini berupa persepsi seorang ahli sehingga dalam hal ini melibatkan subyektifitas sang ahli selain itu juga model menjadi tidak berarti jika ahli tersebut memberikan penilaian yang keliru.
  4. Metode AHP ini hanya metode matematis tanpa ada pengujian secara statistik sehingga tidak ada batas kepercayaan dari kebenaran model yang terbentuk.

Demikaian Kelebihan dan Kelemahan Metode AHP dibanding Metode Lain yang Saya pernah baca dari beberapa sumber. Untuk penggunaannya silahkan sesuaikan dengan kebutuhan perancangan studi kasus ketika akan merancang sebuah sistem menggunakan metode AHP.

sumber: repository.usu.ac.idstaff.gunadarma.ac.idmetode-ahp.blogspot.comrepo.pens.ac.id

Postingan berikutnya

  1. content
  2. kelebihan metode ahp
  3. kelebihan dan kekurangan metode ahp
  4. kelebihan ahp
  5. kelebihan dan kekurangan metode topsis
  6. kelebihan dan kekurangan AHP
  7. kelemahan ahp
  8. keunggulan metode ahp
  9. kelebihan metode ahp dibanding metode lain
  10. kelemahan metode ahp
  11. kelemahan dan kelebihan metode Ahp
  12. alasan menggunakan metode AHP
  13. kelebihan dan kelemahan metode topsis
  14. kelebihan dari ahp
  15. kelebihan metide ahp

Penerapan Metode AHP Pada Studi Kasus

Penerapan Metode AHP Pada Studi Kasus. Metode AHP (Analythic Hierarchy Process) adalah metode yang digunakan untuk menilai sebuah studi kasus yang dalam penyelesaianya lebih mengutamakan penilaian relatif. Misalnya dalam sebuah contoh Anda ingin menghitung sebuah perbandingan jarak antara kota a dengan kota b, nilai relatif yang dimaksud pada kasus ini yaitu dekat, jauh, sedang. Tidak itu saja nilai relatif yang bisa di contohkan misalnya yaitu: baik, buruk, tidak baik, sangat baik dan masih banyak lagi. Dengan menggunakan metode AHP, nilai relatif tersebut di tranformasi juga menjadi nilai kuantitatif. Dengan nilai kuantitatif tersebut, maka penilaian bisa di katakan lebih objektif karena menggunakan nilai berdasarkan perhitungan metode.

Penerapan ahp

Penerapan ahp

Dalam Penggunaannya metode ini juga bisa di gabungkan dengan metode lain. Seperti pada studi kasus skripsi Saya, Saya menggunakan metode AHP dengan menggabungkannya dengan metode Fuzzy. Dalam kasus t ersebut Saya membangun konsep SPK, dengan penyelesaian masalah sebuah evaluasi.

Penerapan Metode AHP Pada Studi Kasus

Sebagian dari Anda mungkin sedang mengerjakan sebuah projek SPK atau Sistem Pakar dengan menggunakan metode ini, untuk itu Saya sedikit sharing kasus seperti apa saja yang dapat di implementasikan menggunakan metode ini. Kalau dalam projek-projek seperti ini, pada pembuatan program dan aplikasinya Saya lebih konsen dan fokus kepada pemrograman berbasis web online yaitu dengan bahasa program PHP.

Iklan: Jika Anda mebutuhkan konversi sebuah metode kedalam bahasa program php, Anda dapat menghubungi Saya. Atau sekaligus ingin memesan projek sebuah sistem, source code dan aplikasi software berbasis web.

Maaf diatas ada iklan lewat. Semoga laris ya. Oke lanjut lagi. Tadi topiknya bagaimana menerapkan metode ahp pada sebuah kasus, berikut ini beberapa studi kasus yang menurut Saya bisa di implementasikan menggunakan metode ahp ini.

1. Kasus penilaian karyawan

Contohnya Anda ingin menilai sebuah karyawan terbaik pada sebuah perusahaan,  pada penilaian tersebut Anda akan menampilkan nilai relatif dan kuantitaf dan selanjutnya merangking nilai tersebut menggunakan ahp. Cara mengggunakan metode ini adalah dengan melakukan perhitungan nilai pada setiap karyawan tersebut dan  menjadikannya kedalam sebuah matriks perbandingan.

Namun, sebelum itu, Anda harus tahu basik dan dasar metode ini. Dasarnya yaitu menggunakan metode ahp untuk menilai sebuah kriteria dan juga alternatif. Semua dasar ini sama, walapun studi kasus yang Anda selesaikan berbeda. Nah masalahnya sekarang, mana alternatif dan mana yang kriteria. Alternatif adalah objek yang akan dinilai. Pada kasus ini alternatif yang dimaksud adalah karywan. Alternatif boleh banyak. Oke, yang selanjutnya ada kriteria. Kriteria pada kasus ini yaitu variabel yang digunakan untuk menilai alternatif tersebut. Bisa kita misalkan saja kriteria atau veriabel untuk menilai karyawan tersebut yaitu kehadiran, prestasi, respon, tanggung jawab dan banyak lagi. Tergantung penerapan penilaian yang Anda bangun. Saya rasa seperti itu dasar perhitungan pada metode ini.

2. Penilaian produk terbaik

Sama halnya dengan contoh no 1, pada contoh kasus yang kedua ini digunakan untuk menentukan produk terbaik. Hanya saja bedanya pada masalah atau objek yang akan diselesaikan permasalahannya. Kalau menurut konsep sama seperti aya yang sudah Saya jabarkan diatas. Tinggal kemudian adalah perancangan dan ekplorasi pengembanganya saja.

3. Penentuan lokasi

Pada contoh ketiga ini Saya pernah menemui contoh kasus untuk menentukan lokasi pendirian pasar, pendirian tower BTS, penentuan lokasi toko cabang dan banyak lagi. Konsep dasarnya tetap sama, yaitu menggunakan alternatif dan kriteria sebagai variabel untuk perhitungan metode AHP.

Oke Saya rasa contoh yang Saya sharing cukup 3 saja, untuk contoh-contoh Penerapan Metode AHP Pada Studi Kasus yang lain banyak studi yang bisa di kembangkan dengan menggunakan metode ini. Untuk perancangan dan pembangungan source code dan aplikasi software sistemnya tergantung keahlian Anda. Kalau Saya sangat tertantang dengan penggunakan programan php dan database mysql.

Postingan berikutnya

  1. contoh kasus ahp dan penyelesaiannya
  2. contoh soal metode AHP
  3. cara menerapkan program spk di php

Cara Membuat Htaccess + Penjelasan

RewriteEngine on
RewriteRule ^home$ beranda.php [L]
#contoh

RewriteRule ^roti\.html$ beranda.php?modul=roti&aksi=tampil [L]
RewriteRule ^tambah-data-roti\.html$ beranda.php?modul=roti&aksi=tambah [L]
RewriteRule ^lihat-produksi\.html$ beranda.php?modul=produksi&aksi=tampil [L]
RewriteRule ^produksi\.html$ beranda.php?modul=produksi&aksi=tambah [L]
RewriteRule ^edit-data-roti-(.*)\.html$ beranda.php?modul=roti&aksi=edit&kd_roti=$1 [L]
RewriteRule ^hapus-data-roti-(.*)\.html$ modul/roti/aksi_roti.php?aksi=delete&kd_roti=$1 [L]
RewriteRule ^detail-produksi-(.*)\.html$ beranda.php?modul=produksi&aksi=detail&kd_produksi=$1 [L]
RewriteRule ^edit-produksi-(.*)\.html$ beranda.php?modul=produksi&aksi=edit&kd_produksi=$1 [L]
RewriteRule ^hapus-produksi-(.*)\.html$ modul/produksi/aksi_produksi.php?aksi=delete&kd_produksi=$1 [L]
RewriteRule ^update-data-roti(.*)\.html$ modul/roti/aksi_roti.php?aksi=update&kd_roti=$1 [L]
RewriteRule ^insert-data-roti\.html$ modul/roti/aksi_roti.php?aksi=insert [L]
RewriteRule ^insert-data-produksi\.html$ modul/produksi/aksi_produksi.php?aksi=insert [L]
RewriteRule ^edit-data-produksi(.*)\.html$ modul/produksi/aksi_produksi.php?aksi=update&kode=$1 [L]

RewriteRule ^sales\.html$ beranda.php?modul=sales&aksi=tampil [L]
RewriteRule ^tambah-data-sales\.html$ beranda.php?modul=sales&aksi=tambah [L]
RewriteRule ^edit-data-sales-(.*)\.html$ beranda.php?modul=sales&aksi=edit&kode=$1 [L]
RewriteRule ^hapus-data-sales-(.*)\.html$ modul/sales/aksi_sales.php?aksi=delete&kode=$1 [L]

RewriteRule ^market\.html$ beranda.php?modul=market&aksi=tampil [L]
RewriteRule ^tambah-data-market\.html$ beranda.php?modul=sales&aksi=tambah [L]
RewriteRule ^edit-data-market-(.*)\.html$ beranda.php?modul=market&aksi=edit&kode=$1 [L]
RewriteRule ^hapus-data-market-(.*)\.html$ odul/sales/aksi_sales.php?aksi=delete&kode=$1 [L]

RewriteRule ^pengiriman\.html$ beranda.php?modul=pengiriman&aksi=tampil [L]
RewriteRule ^tambah-data-pengiriman\.html$ beranda.php?modul=pengiriman&aksi=tambah [L]
RewriteRule ^detail-pengiriman-(.*)\.html$ beranda.php?modul=pengiriman&aksi=detail&kd_pengiriman=$1 [L]
RewriteRule ^hapus-pengiriman-(.*)\.html$ modul/pengiriman/aksi_kirim.php?aksi=delete&kode_kirim=$1 [L]

RewriteRule ^penarikan\.html$ beranda.php?modul=penarikan&aksi=tampil [L]
RewriteRule ^laporan-produksi\.html$ beranda.php?modul=laporan-produksi&aksi=cetak [L]
RewriteRule ^laporan-pengiriman\.html$ beranda.php?modul=laporan-pengiriman&aksi=cetak [L]
RewriteRule ^laporan-penarikan\.html$ beranda.php?modul=laporan-penarikan&aksi=cetak [L]
RewriteRule ^produk-(.*)\.html$ media.php?module=detailproduk&id=$1 [L]
RewriteRule ^keranjang-(.*)\.html$ media.php?module=keranjangbelanja&id=$1 [L]
RewriteRule ^selesai-(.*)\.html$ media.php?module=selesaibelanja&id=$1 [L]
RewriteRule ^kategori-(.*)\.html$ media.php?module=detailkategori&id=$1 [L]
RewriteRule ^halkategori-([0-9]+)-(.*)\.html$ media.php?module=detailkategori&id=$1&halkategori=$2 [L]
RewriteRule ^simpan-transaksi\.html$ media.php?module=simpantransaksi&id=$1 [L]
RewriteRule ^hubungi-kami\.html$ media.php?module=hubungikami&id=$1 [L]
RewriteRule ^hubungi-aksi\.html$ media.php?module=hubungiaksi&id=$1 [L]
RewriteRule ^semua-produk\.html$ media.php?module=semuaproduk&id=$1 [L]
RewriteRule ^halproduk-(.*)\.html$ media.php?module=semuaproduk&halproduk=$1 [L]
RewriteRule ^hasil-pencarian\.html$ media.php?module=hasilcari&id=$1 [L]
Options All -Indexes

Menampilkan Kalender pada Form Input

 

 

<h3>Rekap Data Pemasangan Iklan</h3>
<fieldset>
<form name=”login” action=”modul/laporan/rekap_pemasangan.php” method=”POST”>
<div>
<b>Dari :</b><br/>
<input type=”date” name=”dari”>
</label>
<label><b>Sampai :</b><br/>
<input type=”date” name=”sampai”>
</label>
<label>
<button type=”submit”>Proses</button>
<button type=”button” onclick=”self.history.back()”>Batal</button>
</label>
</div>
</form>
</fieldset>

Rekap Data Pemasangan Iklan

Dari :


Postingan berikutnya

  1. input tanggal php dengan kalender
  2. cara membuat input kalender / tanggal otomatis php
  3. cara membuat tanggal di html
  4. membuat form input tanggal dengan php
  5. cara membuat kalender pada form html
  6. codingan kalender php