Month: September 2015

Aplikasi Sistem Informasi Cafe

Aplikasi Sistem Informasi Cafe yang digunakan untuk mengelola bisnis cafe. Cafe adalah tempat mengabiskan waktu sambil makan dan minum. Di dalam cafe pada umunya terdapat berbagai macam produk makanan dan minuman. Untuk mengelola itu semua dibutuhkan adanya sistem informasi.

Cara mengelola bisnis cafe yang baik adalah dengan melakukan pembukuan cafe. Hal tersebut jarang sekali dilakukan karena di anggap ribet dan merepotkan. Tidak sedikit pemilik usaha cafe yang melakukan demikian. Tapi tenang,, dengan adanya program atau software yang dapat digunakan untuk melakukan manajemen bisnis cafe agar berkembang dan maju pesat, Anda dapat menggunakan aplikasi cafe yang kami kembangkan ini.

Masalah-masalah yang ada pada pengelolaan bisnis cafe misalnya:

  1. Tidak adanya pembukuan
  2. Tidak adanya laporan
  3. Tidak adanya evaluasi
  4. Tidak adanya pendataan informasi produk
  5. Tidak adanya pendataan informasi pegawai
  6. Tidak ada Pendataan informasi pengeluaran
  7. Tidak ada pendataan informasi pembelian

Atas dasar masalah diatas merupakan penyebab mengapa bisnis dan usaha kafe sulit berkembang dan sukses. Masalah diatas terjadi karena pengelolaan dilakukan secara manual. Untuk mengatasi itu Anda dapat menggunakan Aplikasi sistem informasi cafe.

Aplikasi Sistem Informasi Cafe

aplikasi-sistem-informasi-cafe

Source code aplikasi ini di kembangkan menggunakan apliksi berbasis web. 

Aplikasi ini sedang kami kembangkan juga dengan menggunakan teknologi barkode. Fungsinya adalah untuk mengelola data konsumen.

Postingan berikutnya

  1. sistem informasi cafe
  2. aplikasi cafe php

Aplikasi Sistem Informasi Catering

Aplikasi Sistem Informasi Catering merupakan Program dan software yang digunakan untuk mengelola usaha katering. Bisnis catering adalah bisnis yang menjanjikan, Karena profit yang dihasilkan berdasarkan jumlah pelanggan yang menjadi langganan catering. Bukan menutup kemungkinan dengan promosi dan pelayanan yang baik, usaha katering dari waktu ke waktu akan maju dan bekembang pesat seiring bertambahnya pelanggan ketering.

Cara mengelola dan manajemen usaha katering yang baik adalah dengan melakukan pencatatan dan pembukuan yang baik. Namun yang lebih baik lagi apabila pencatatan tersebut menggunakan program atau aplikasi yang mampu membuat pencatatan informasi pembukuan lebih cepat, nah sistem informasi catering inilah yang menjadi program pencatatan pembukuan catering yang paling baik.

Aplikasi Sistem Informasi Catering

Latar belakang kami mengembangkan aplikasi ini adalah karena belum adanya aplikasi yang baik untuk mengelola bisnis katering. Salahsatunya adalah tidakk adanya pengelolaan pelanggan catering dan pada aplikasi yang ada.

Fitur sistem informasi catering:

  1. Data pelanggan, memungkinkan aplikasi mendata pelanggan atau konsumen catering. Data yang dikelola misalnya nama pelanggan, no telepon atau hp, alamat pelanggan, jenis masakan yang tidak minati.
  2. Paket catering, mengelola paket-paket yang ditawarkan rumah catering. Misalkan saja untuk paket A, menu makanan yang ditawarkan berbeda dengan menu paket B. Nah pilihan ini berguna untuk memberikan pelayanan terhadap pelanggan.
  3. Produk catering, mengelola produk makanan catering yang ditawarkan, untuk pengelolaan ni misalnya menu makanan atau minuman yang ditawarkan, dan juga harga.
  4. Pemesanan, mengelola data pemesanan catering yang dilakukan oleh pelanggan. Memungkinkan untuk menajemen order yang dilakukan konsumen setiap hari.
  5. Laporan, yang tidak kalah penting adalah pembuatan laporan bisnis catering. Dengan aplikasi ini laporan dapat dikelola perhari, minggu, bulan dan juga pertahun. Laporan ini berguna untuk evaluasi bisnis catering agar dapat meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan. Misalkan saja, perkembangan konsumen, pendapatan bisnis catering (omset,laba,dan juga profit).

Selain fitur diatas, aplikasi catering online berbasis web ini juga memungkinkan konsumen untuk memesan catering secara online. Kemudahan ini adalah salah satu keunggulan aplikasi catering yang kami kembangkan, Jadi konsumen tidak perlu direpotkan memesan catering langsung datang ke rumah katering namun dapat juga memesan secara online.

Cara bisnis catering agar maju adalah dengan menggunakan aplikasi penunjang bisnis. Coba bandingkan jika bisnis catering yang dilakukan melakukan pembukuan secara manual atau bahkan tanpa ada pembukuan, maka pengelolan bisnis t ersebut akan terasa kacau dan tanpa adanya evaluasi. Pasti bisnis akan sulit berkembang. Bisnis yang baik adalah bisnis yang terus melakukan evaluasi dan peningkatan mutu dan kualitas.

Aplikasi Catering

aplikasi-sistem-informasi-catering

Aplikasi sistem informasi catering

Butuh aplikasi sistem informasi catering ?

Hubungi sistemphp.com

Postingan berikutnya

  1. Contoh aplikaai management catering
  2. ketring berbasis tekonlogi
  3. software manajemen catering

Aplikasi Sistem Informasi Harga

Aplikasi Sistem Informasi Harga. Program atau software yang dapat digunakan untuk mengelola dan mendata harga-harga. Mengelola informasi harga baik harga lama maupun harga terbaru. Untuk produk harga yang dikelola misalnya harga motor, harga mobil, harga sembako, harga tanah, harga buah, harga produk makanan, harga produk obat, harga herbal, harga produk bangunan, harga alat tulis, harga alat-alat bengkel, harga tas, harga paket pulsa, harga paket internet, harga grosir, harga distributor, harga eceran.

Aplikasi Sistem Informasi Harga

Sistem yang digunakan untuk mengelola harga produk dan jasa secara  detail dan jelas, tujuannya adalah untuk mengelola informasi sehingga dapat lebih mudah dan cepat diakses dari pengguna. Misalkan saja pencarian harga produk tertentu, detaik produk dan informasi produk lainya. Secara lebih lengkap software ini mampu mengelola:

  1. Produk, memberikan informasi tentang produk Detail data yang di kelola misalnya nama produk, bahan produk, supplier produk, distributor produk, stok produk, keterangan produk, masa kadaluarsa (jika ada). Data tersebut berguna misaalnya jika seorang pemilik usaha atau perusahaan ingin melihat detail produk maka dengan mencari informasi pada sistem, dapat dengan cepat di temukan. Berbanding terbalik jika catatan produk di catat secara manual pada buku biasa, ingin akan sangat merepotkan, Belum lagi keberadaan data informasi produk tersebut sangat rentan terhadap kehialangan data jika buku rusak atau hilang.
  2. Jasa, sistem ini juga mengelola data penawaran jasa beserta harga. Detail lain yang di data yaitu rincian pengerjaan, jumlah pekerja, jenis pengerjaan dan banyak lagi.
  3. Harga, data yang dikelola misalnya nama produk dan harga dan  juga jenis harga yang terdapat pada produk. Misalnya harga eceran atau satuan, harga grosiran, harga distributor, harga supplier, harga agen

Sistem informasi ini berhubungan dengan sistem pemasaran. Namun untuk aplikasi ini lebih berfokus pada pengelolaan informasi harga.

Siapa saja yang dapat menggunakan aplikasi ini :

  1. Toko Grosir, Produk pada toko grosir sangat banyak dari mulai produk makanan, produk kebutuhan rumah tangga, produk harian serta produk pakai atau produk konsumsi lainya. Toko grosir perlu menggunakan aplikasi ini karena dapat mudah mencari informasi produk, misalkan saja produk yang akan dijual ke konsumen. Dengan  begitu banyak produk penjaga toko hanya perlu menekan atau mencari nama produknya saja, misalkan untuk harga produk A dengan pembelian 3 buah dengan harga tertentu, dan untuk produk A pembelian 1 lusin dengan harga yang berbeda pula. Hal tersebut bertujuan sebagai manajemen pemasaran agar tetap konsisten dan dapat memberikan keuntungan bagi pemilik atau pengusaha toko grosir.
  2. Swalayan, Swalayan lebih maju dan untuk produknya secar garis besar sama dengan grosir. Berbedaannya swalayan menyusun produk lebih tertata dan terkelola. Dengan sistem harga ini mengelola harga produk juga dapat membantu manajemen swalayan. Jika pada grosira barang dan produk lebih terkesan bertumpuk, namun di swalayan lebih terusun rapih, biasanya menggunakan rak-rak dan bertipe sejenis. Misalkan saja, produk bagian rumah tangga, produk kecantikan, produk harian, makanan, maka dengan pemisahan tersebut dapat dengan mudah dan jelas pencarian produknya. Nah dengan sistem aplikasi ini juga dapat dilakukan demikian, misalkan pada rak  no tertenu berisi produk bertipe tertentu. ini lebih memudahkan pencarian produk selain hanya melihat informasi harga dan detail produk.
  3. Minimarket, mini market hampir sama dengan swalayan namun untuk minimarket jumlah produk mungkin bisa lebih banyak dan sudah mengandalkan pengelolaan distributor.
  4. Supermarket, pada supermarket pengelolaan produk dan harga sudah sangat besar dan luas cakupannya. Untuk jenis kategori produk juga banyak. Informasi pegawai yang menghandle masing-masing kategori produk kadang juga dilakukan. Untuk manajemen tambahan tentang produk dan harga yang ada pada supplier biasanya juga mengelola informasi tentang supplier produk supermarket.
  5. Pergudangan, bagian gudang juga membutuhkan aplikasi ini untuk mendata produk yang ada pada gudangnya. Dengan aplikasi ini produk pada gudang tersebut terkelola dengan baik, Selain info produk dan harga stok pada gudang juga dapat dilihat dan dipantau. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga suplay dan pasokan tetap aman dan tanpa ada keterlambatan.
  6. Perusahaan supplier, supplier adalah penyalur keberbagai sub bagian pemasaran misalkan saja agen, grosir distributor dan pemasaran lainya Nah untuk supplier adalah mengelola produk yang dikelolanya saja atau yang disalurkan saja, Selain itu data informasi yang di kelola lainya adalah data agen atau subbagian pemasaran misal grosiran yang di saluri, jumlah stok yang di salurkan dan banyaknya stok yang disalurkan.
  7. Perusahaan distributor, adala perusahaan yang bergerak dibidang distribusi. Perusahaan ini juga perlu menggunakan aplikasi sistem informasi harga. Dengan menggunakan ini kegiatan distribusi barang dapat dilakukan dengan mudah karena data terkelola dan termanajemen secara rapih menggunakan program yang terkomputerisasi. Meskipun aplikasi ini dasarnya komputer secara umum aplikasi ini dapat digunakan secara mobile, misalkan hp tablet, ipad dan juga smartphone.
  8. Produsen produk, produsen produk merupakan penghasil produk. Setiap produsen dapat menghasilkan banyak produk dan banyak harga. Nah dari produsen produk dapat dipasarkan pada supplier, distributor, agen atau sub pemasaran dibawahnya. Aplikasi ini sangat sesuai digunakan untuk mengelola produk dan harga yang akan dipasarkan.
  9. Agen pemasaran, mengelola produk yang ada pada agen pemasaran. Dengan ini mengelola produk dari berbagai macam jenis dan kategori produk dapat dikelola dengan mudah dan cepat.
  10. Importir, eksportir, mengelola data harga serta produk yang akan dikirim kedalam negeri (importir), serta mengelola produk dan harga yang akan dikirim keluar negeri (eksportir)

Pada intinya kegunaan aplikasi ini adalah untuk mengelola banyak produk dan jasa serta harga pada masin-masin produk tersebut.

Tampilan sistem informasi harga

Berikut sebagian tampilan sistem informasi harga berbasis web:

Aplikasi sistem informasi harga

Aplikasi sistem informasi harga

Butuh aplikasi sistem informasi harga ?

atau yang sesuai dengan kebutuhan Anda

Hubungi sistemphp.com

Aplikasi Sistem Informasi Farmasi

Aplikasi Sistem Informasi Farmasi.  Program yang digunakan untuk mengelola kegiatan farmasi. Software ini adalah software manajemen farmasi. Tapi sebelum menjelaskan mengenai program untuk mengelola obat dan bahan farmasi ini kita simak dulu apa sebenarnya farmasi itu secara lebih lengkap.

Farmasi adalah salah satu bidang profesional kesehatan yang merupakan kombinasi  dan perpaduan dari ilmu kesehatan dan ilmu kimia, yang mempunyai tanggung-jawab memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat. Kegiatan farmasi biasanya berada pada layanan klinik, rumas sakit, puskesmas, laboratorium yang mana mempunya fungsi sebagai evaluasi efikasi dan keamanan penggunaan obat, dan penyediaan informasi obat.

Farmasis dapat dikatakan sebagai apoteker yang  merupakan gelar profesi dengan keahlian di bidang farmasi. Farmasis  atau apoteker biasa bertugas di institusi-institusi baik pemerintahan maupun lembaga swasta seperti badan pengawas obat/makanan, rumah sakit, industri farmasi, industri obat tradisional, apotek, dan di berbagai sarana kesehatan.

Contoh bidang yang menggunakan farmasi

◦ Bidang Industri Makanan

  1. Berbekal pengetahuan tentang pembuatan obat yang baik, sarjana farmasi dapat menguasai pekerjaan di bidang industri makanan, sebab syarat pembuatan produk makanan relatif lebih sederhana dibandingkan produk obat. Contoh: Nestle, Wingsfood, Indofood, Ultra, dsb.
  2. Bidang Industri Kosmetik. Contoh : Sari Ayu, Mustika Ratu. 
  3. Industri perbekalan rumah tangga dan kesehatan seperti : Unilever, dan P&G 
  4. Industri jamu dan obat tradisional seperti : Air mancur, Borobudur, Sido muncul 
  5. Bidang Riset dan Pendidikan, seperti Perguruan Tinggi dan Lembaga Penelitian 
  6. Bidang Perdagangan

sumber

Manfaat aplikasi sistem informasi farmasi

  1. Membantu pendataan resep, menggunakan sistem pencatatan resep dapat dilakukan dengan mudah, caranya hanya tinggal menginput resep-resep yang dibuat agar dapat dilakukan manajemen di waktu yang akan datang.
  2. Membantu pendataan obat-obatan dan racikan, memberikan kemudahan pada seorang farmasi tentang pendataan obat-obatan yang ada, misalnya nama obat, indikasi obat, efek samping obat, tanggal kadaluarsa dan juga kegunaan obat. selain obat pendataan yang dilakukan juga mendata resep, resep disni adalah data pembuatan resep terhadap jenis penyakit tertentu.
  3. Membantu Pengelolan administratif farmasi, pelayanan administratif tersebut misalnya pencatatan resep beserta jenis obat serta pasien atau penderita penyakit
  4. Membantu pendataan penyakit serta informasi obat dan racikan, info lengkap mengenai jenis penyakit serta obat dan racikan yang di gunakan untuk masa penyembuhan
  5. Membantu pengelolaan pengarsipan, kegiatan farmasi sangat banyak sekali beraktifitas tentang berkas-berkas serta arsip. Untuk mengelola itu semua sangat mudah dilakukan dengan menggunakan program sistem informasi. Arsip-arsip tersebut misalnya ada arsip resep, arsip, konsultasi.
  6. Membantu pembuatan laporan, membuat laporan laporan akhir atau pembukuan dapat menggunakan apliksi ini laporan yang dibuat misalnya laporan jumlah pasien, laporan pembelian, laporan penggunaan obat, laporan penyakit dan penggunaan resep

Pengelolaan data pada aplikasi sistem informasi farmasi

  1. Data Obat, meliputi nama obat, indikasi obat, efek samping obat, kandungan obat.
  2. Data Penyakit, meliputi nama penyakit, penyebab penyakit, gejala penyakit, pengobatan penyakit
  3. Data Resep, meliputi nama obat, pasien, penyakit, pasien, dokter, tanggal resep
  4. Data Pasien, meliputi nama pasien, no telepon, alamat pasien, penyakit yang diderita
  5. Data apoteker, meliputi nama, alamat apoteker, no telepon

Tampilan aplikasi sistem informasi farmasi

Aplikasi sistem inormasi farmasi

Menu Aplikasi sistem inormasi farmasi

Program yang banyak digunakan apoteker untuk membantu mengelola pekerjaan farmasi adalah aplikasi sistem informasi farmasi. Dengan sistem aplikasi ini pekerjaan dapat terbantu lebih mudah, cepat, dan banyak menghemat waktu.

Versi 2.

Butuh aplikasi sistem informasi farmasi ?

Hubungi sistemphp.com

Postingan berikutnya

  1. aplikasi farmasi
  2. softwere dalam bidang farmasi
  3. kodingan php apotek

Aplikasi Sistem Informasi Tour & Travel

Aplikasi Sistem Informasi Tour & Travel. Merupakan yang digunakan untuk mengelola dan memanajemen bisnis tour dan travel. Software bisnis tour dan travel yang banyak digunakan di indonesia adalah aplikasi sistem informasi. Dengan menggunakan program sistem informasi, manajemen dapat berlangsung secara cepat dan otomatis. Salah satu manajemen yang dilakukan adalah untuk mengelola kegiatan-kegiatan yanga da pada tour dan travel.

Software program aplikasi tour and travel

  1. Aplikasi keuangan tour & travel
  2. Aplikasi penjualan tiket tour & travel
  3. Aplikasi agen dan mitra tour & travel
  4. Aplikasi karyawan tour & travel
  5. Aplikasi penggajian tour & travel
  6. Aplikasi data perjalanan tour & travel
  7. Aplikasi sistem informsi tempat wisata

Pengelolaan data informasi pada tour & travel

  1. Mengelola data konsumen atau pelanggan
  2. Mengelola data tiket
  3. Mengelola data penjualan
  4. Mengelola data penjadwalan
  5. Mengelola data karyawan atau pegawai
  6. Mengelola data keuangan
  7. Mengelola data penggajian
  8. Mengelola data keagenan
  9. Mengelola laporan pembukuan
  10. Mengelola data armada (bus dan mobil)
  11. Mengelola Penyewaan mobil

Manfaat aplikasi sistem informasi tour & travel

Aplikasi yang digunakan untuk mengelola bisnis dan usaha penjualan tiket wisata dan juga perjalanan tour keluar kota ini membantu para pemilik usaha dan bisnis mengerjakan manajemen usaha agar lebih mudah, dan juga penghematan biaya serta efisiensi waktu. Meningkatkan mutu dan pelayanan agar mampu bersaing dengan pebisnis tour dan travel lainya, inilah saatnya penggunaan teknologi untuk menjalankan bisnis agar lebih maju.

Cara mengelola bisnis penjualan tiket yang lebih maju, adalah dengan menggunakan aplikasi sistem informasi. Inilah aplikasi yang kami kembangkan untuk membantu memajukan bisnis Anda dan mampu menjadi yang terdepan di bidangnya.

Software berbasis web online adalah aplikasi sistem informasi yang sekarang menjadi penunjan dan berperan penting dalam berbagai hal, salah satunya adalah bidang bisnis dan usaha. Kemajuan teknologi sistem informasi seakan mengharuskan Anda untuk menjadi yang terdepan sebagai pemimpin binis di bidang Anda.

Cuplikan tampilan program aplikasi tour & travel

Halaman utama aplikasi

aplikasi sistem informasi tour travel

aplikasi sistem informasi tour travel

Contoh cuplikan data penting

cuplikan-data-penting

Cuplikan data penting

menu aplikasi sistem tour travel

menu-aplikasi-sistem-penjualan-tiket

menu aplikasi sistem tour travel

Notifikasi pemberitahuan

notifikasi-pemberitahuan

Notifikasi pemberitahuan

Tujuan dari perancangan aplikasi ini adalah untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada dalam mengelola bisnis tour & travel. Salah satunya adalah pengelolaan dan manajemen bisnis yang ada. Setiap masalah yang ada di hadapi dan diselesaikan dengan menggunakan proses sistem. Inilah cara memulai bisnis tour dan travel yang baik agar sukses. Perkenbangan bisnis tour dan travel perjalanan di waktu yang akan datang semakin pesat, pelayanan yang terbaiklah yang menjadi pilihan pelanggan Anda.

Tips bisnis tour dan travel adalah berpromosi dan pemberian paket-paket bonus dan penawaran menarik agar pelanggan Anda menjadikan Anda sebagai pilihannya.

Menggunakan aplikasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan omset harian, mingguan dan juga bulanan. Hal tersebut dapat dilakukan karena dengan menggunakan aplikasi ini, pendapatan bersih dan kotor juga dapat dilihat dari waktu kewaktu, itu adalah fungsi dari manajemen keuangan dan pendapatan pada aplikasi tour ini. Cara menjadi agen tour juga di kelola pada aplikasi ini, Memulai menjadi agen tour dan travel adalah sebagai upaya pengembangan bisnis, dengan aplikasi ini Anda dapat membuka cabang keagenan. Tujuan utamanya adalah ager bisnis tour dan travel terus semakin berkembang dan maju.

Mengapa bisnis tour n travel bisa gagal?, jawabannya adalah kurangnya manajemen bisnis yang baik terhadap pengelolaan usaha. Inilah sistem yang ada pada tour and travel yang bisa menjadi adalah untuk mengembangkan bisnis. Sealin itu aplikasi yang berhubungan dengan tour and travel juga sudah dijelaskan diatas namun sedikit tambhan, aplikasi yang juga dapat dikembangkan lagi misalnya:

  1. Web tour and travel, dapat digunakan sebagai wadah informasi dan portofolio perusahaan, informasi tambahan, alamat dan detail perusahaan agar mendapat kredibilitas tinggi dimata pelanggan, baik itu pelanggan perorangan maupun pelanggan kolektif seperti perusahaan atau instansi.
  2. Toko online tour and travel, aplikasi web yang juga dapat digunakan untuk menjual marcendais tour n travel dan juga perlengkapan-perlengkapan lain misalnya perlengkapan wisata, perlengkapan outbound, perlengkapan touring, tas, sepatu, jaket dan juga produk-produk yang berhubungan dengan tour & travel.
  3. Web promosi tour and travel, merupakan sebagai alat promosi perusuahaan, misalkan saja wadah pemasangan iklan, promo dan bonus-bonus menarik, pemberian dan pembagian kupon diskon dan tips-tips peningkatan bisnis tour.

Oke demikian gambaran aplikasi tour dan travel yang dapat digunakan untuk menghandel bisnis penjualan tiket, dan juga perjalanan pariwisatan. Diharapkan dengan menggunakan aplikasi ini pekerjaan dan manajemen bisnis tour Anda dapat menjadi maju lebih pesat di bandingkan dengan pebisnis lain tanpa mengunakan aplikasi ini.

Butuh aplikasi tour & travel ?

Hubungi sistemphp.com

Postingan berikutnya

  1. aplikasi bidang travel
  2. usaha penjualan aplikasi tour

Script Aplikasi Ujian Online PHP

Script Aplikasi Ujian Online PHP. Ini adalah script php yang digunakan untuk tes atau ujian online di sekolah atau lembaga pendidikan misalkan saja kursus. Saya mengembangkan aplikasi ujian online untuk penerimaan siswa baru, karyawan baru, dan juga ujian peserta kursus. Cara membuat web ujian online menggunakan pemrograman php. Dan untuk databaseya menggunakan mysql.

Script Aplikasi Ujian Online PHP

Beberapa contoh penggunaan script ujian online secara umum, pada berbagai bidang yang ada:

  1. Penerimaan siswa baru (PSB)
  2. Penerimaan mahasiswa baru (PMB)
  3. Ujian online Seleksi Karyawan 
  4. Ujian online kursus komputer
  5. Ujian online kursus bahasa inggris
  6. Ujian online kursus matematika
  7. Ujian online pelatihan pertanian
  8. Ujian online guru bidang studi
  9. Ujian online mata kuliah
  10. Tes psikologi online

Script php ujian online

Untuk membutnya saya menggunakan 3 tabel database yaitu tabel soal, tabel dan jawaban, dan tabel user.

Untuk tampilannya sebagai berikut:

Halaman pertama tes online

Halaman pertama tes online

contoh soal tes online

contoh soal tes online

Contoh hasil tes online

Contoh hasil tes online

Script php

1. tes.php


<?php
include "config/fungsi.php";
switch ($_GET['aksi']){
 default;
 //cek token
 $token= "SELECT token FROM soal_tes ORDER BY no_soal DESC LIMIT 1";
 $prosestoken = mysql_query($token);
 $datatoken = mysql_fetch_array($prosestoken);

 //cek kd_karyawan
 $sqlkd = "SELECT * FROM karyawan WHERE nm_karyawan = '$_SESSION[nm_karyawan]'";
 $kd_karyawan = mysql_fetch_array(mysql_query($sqlkd));
 //cek jawaban
 $jwb = "SELECT * FROM jawaban_tes WHERE kd_karyawan ='$kd_karyawan[kd_karyawan]' AND token = '$datatoken[token]'";
 $xjwb = mysql_query($jwb);

if($data=mysql_num_rows($xjwb) == 100){
 echo '<table class="full">
 <tr>
 <th>Soal tes selesai di Jawab</th>
 </tr>
 <tr>';
 //jml soal
 $totalsoal = mysql_num_rows(mysql_query("SELECT * FROM soal_tes"));
 //hasil jawaban
 $tampil = "SELECT a. * , b. * FROM soal_tes a, jawaban_tes b WHERE a.pilihan_benar = b.jawaban AND a.no_soal = b.no_soal AND a.token = b.token AND b.kd_karyawan = '$kd_karyawan[kd_karyawan]'";
 $sql = mysql_query($tampil);
 $jbenar = mysql_num_rows($sql);
 $jsalah = $totalsoal-$jbenar;
 $skor = $jbenar/10;
 echo '
 <tr>
 <td colspan=2 align=center>
 Jawaban benar: '.$jbenar.'<br/>
 Jawaban salah: '.$jsalah.'<br/>
 Score Anda: '.$skor.'
 </td></tr></table>';
 }else{
 echo '<h3>Salamat datang di tes online</h3>
 <p align=center>Harap mengerjakan soal dengan teliti, baca soal dan pilihlah jawaban yang paling benar. Untuk megerjakan soal tes silahkan klik lanjut
 </p><p align=center><a href="?modul=tes&aksi=tampil&token='.$datatoken[token].'" class="tombol">Lanjut</a></p>';
 }
 break;

 # Menampilkan data
 case "tampil";
 echo '<script>
 function validateForm() {
 var a = document.forms["myForm"]["jawaban"].value;
 if (a==null || a=="") {
 alert("Pertayaan harus dijawab");
 return false;
 }
 }
 </script>';
 //cek no soal
 $sqlkd = "SELECT * FROM karyawan WHERE nm_karyawan = '$_SESSION[nm_karyawan]'";
 $kd = mysql_fetch_array(mysql_query($sqlkd));

 $no = mysql_query("SELECT * FROM jawaban_tes WHERE kd_karyawan='$kd[kd_karyawan]' ORDER BY no_soal DESC ");
 $nosoal = mysql_fetch_array($no);
 if($nosoalxx = mysql_num_rows($no) < 1 ){
 $nosoalx = 1;
 }else{
 $nosoalx= $nosoal[no_soal]+1;
 }
 $totalsoal = mysql_num_rows(mysql_query("SELECT * FROM soal_tes"));
 if($nosoalx<=100){
 echo ' <h3>Soal no '.$nosoalx.' dari '.$totalsoal.' Soal</h3> ';
 echo '<form action="modul/tes/aksi_tes.php?aksi=insert" method="POST" name="myForm" onsubmit="return validateForm()">
 <table class="full">
 <tr>
 <th>Soal Tes</th>
 </tr>
 <tr>';

 $i=0;
 $tampil = "SELECT * FROM soal_tes WHERE token='$_GET[token]' AND no_soal='$nosoalx' ORDER BY no_soal ASC LIMIT 1";
 $sql = mysql_query($tampil);
 while($data = mysql_fetch_array($sql)) {
 $i++;

 echo "
 <td><p style='margin:0 0 10px 5px;font-size:18px;'>$data[soal] ?</p>";
 echo '<input type="radio" name="jawaban" value="a">a. '.$data[pilihan_a].'<br/>';
 echo '<input type="radio" name="jawaban" value="b">b. '.$data[pilihan_b].'<br/>';
 echo '<input type="radio" name="jawaban" value="c">c. '.$data[pilihan_c].'<br/>';
 echo '<input type="radio" name="jawaban" value="d">d. '.$data[pilihan_d].'<br/>';
 echo '<input type="radio" name="jawaban" value="e">e. '.$data[pilihan_e].'<br/>';

 echo "
 <input type=hidden name=token value=".$data[token].">
 <input type=hidden name=no_soal value=".$nosoalx.">
 <input type=hidden name=kd_karyawan value=".$kd[kd_karyawan].">
 </tr>";
 }
 echo '
 <tr>
 <td colspan=2 align=center>
 <input type=submit value=Jawab class="tombol">
 </td></tr></table></form>';
 }else{
 echo '<table class="full">
 <tr>
 <th>Soal tes selesai di Jawab</th>
 </tr>
 <tr>';

 $i=0;
 $tampil = "SELECT a. * , b. * FROM soal_tes a, jawaban_tes b WHERE a.pilihan_benar = b.jawaban AND a.no_soal = b.no_soal AND a.token = b.token AND b.kd_karyawan = '$kd[kd_karyawan]'";
 $sql = mysql_query($tampil);
 $jbenar = mysql_num_rows($sql);
 $jsalah = $totalsoal-$jbenar;
 $skor = $jbenar/10;
 echo '
 <tr>
 <td colspan=2 align=center>
 Jawaban benar: '.$jbenar.'<br/>
 Jawaban salah: '.$jsalah.'<br/>
 Score Anda: '.$skor.'
 </td></tr></table>';
 }
 break;

 case "admin":
 echo '
 <h3>Penilaian Tes Online</h3>
 <table class="full">
 <tr>
 <th>No</th>
 <th>Karyawan</th>
 <th>Jawaban Benar</th>
 <th>Nilai Asli</th>
 <th>Nilai Input</th>
 </tr>
 <tr>';

 $i=0;
 $tampil = "SELECT * FROM karyawan";
 $sql = mysql_query($tampil);
 while($data = mysql_fetch_array($sql)) {
 $i++;

 $tampil2 = "SELECT a. * , b. * FROM soal_tes a, jawaban_tes b WHERE a.pilihan_benar = b.jawaban AND a.no_soal = b.no_soal AND a.token = b.token AND b.kd_karyawan = '$data[kd_karyawan]'";
 $sql2 = mysql_query($tampil2);
 $jbenar = mysql_num_rows($sql2);
 $jsalah = $totalsoal-$jbenar;
 $skor = $jbenar/10;
 echo "
 <td>$i</td>
 <td>$data[nm_karyawan]</td>";
 if($skor < 1 && $jbenar < 1){
 $skor = '';
 $jbenar = '';
 }
 echo "<td>$jbenar</td>
 <td align=center>$skor</td>";
 echo "<td align=center>".sederhana($skor)."</td>
 </tr>";
 }
 echo '</table>';
 break;

}
?>

2. aksi_tes.php


<?php
include "../../config/koneksi.php";

$kd_karyawan = $_POST['kd_karyawan'];
 $jawaban = $_POST['jawaban'];
 $no_soal = $_POST['no_soal'];
 $token = $_POST['token'];

switch ($_GET['aksi']) {

 # Insert data
 case "insert" :
 $sql = "INSERT INTO jawaban_tes(kd_karyawan,jawaban,no_soal,token)
 values('$kd_karyawan','$jawaban','$no_soal','$token')";
 //echo "$sql";exit;
 $hasil = mysql_query($sql);

 if($hasil){

 //pesan data berhasil disimpan
 echo "
 <script>
 window.location=\"../../?modul=tes&aksi=tampil&token=$token\";
 </script>";
 }
 break;

 # Update data
 case "update" :
 $update = "UPDATE soal_tes SET soal = '$soal',pilihan_benar = '$pilihan_benar'
 ,pilihan_a = '$pilihan_a' ,pilihan_b = '$pilihan_b' ,pilihan_c = '$pilihan_c' ,pilihan_d = '$pilihan_d' ,pilihan_e = '$pilihan_e' WHERE id_soal='$id_soal'";
 //echo "$update";exit;
 $hasil = mysql_query($update);

 if($update){

 echo "
 <script>
 window.location=\"../../?modul=soal&aksi=tampil\";
 </script>";
 }

 break;

 # Delete data
 case "delete" :
 $delete="DELETE FROM soal_tes WHERE id_soal ='$_GET[id]'";
 //echo $delete;exit;
 $hasil=mysql_query($delete);
 if($hasil){
 echo "
 <script>
 window.location=\"../../?modul=soal&aksi=tampil\";
 </script>";
 }
 break;

}
?>

3. soal.php


<?php
switch ($_GET['aksi']){

 # Tambah data
 case "tambah":
 echo '
 <script>
function validateForm() {
 var a = document.forms["myForm"]["kd_kriteria"].value;
 var b = document.forms["myForm"]["nm_kriteria"].value;
 if (a==null || a=="" || b==null || b=="") {
 alert("Tidak boleh kosong");
 return false;
 }
}
</script>
 <h3>Tambah Data Soal Tes </h3>
 <form method="post" action="modul/soal/aksi_soal.php?aksi=insert" name="myForm" onsubmit="return validateForm()">
 <table>
 <tr>
 <td>Soal</td>
 <td><input name="soal" type="text" size="30"></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Jawaban Benar</td>
 <td>
 <input type="radio" name="pilihan_benar" value="a">a
 <input type="radio" name="pilihan_benar" value="b">b
 <input type="radio" name="pilihan_benar" value="c">c
 <input type="radio" name="pilihan_benar" value="d">d
 <input type="radio" name="pilihan_benar" value="e">e
 </td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Pilihan a</td>
 <td><input name="pilihan_a" type="text" size="20"></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Pilihan b</td>
 <td><input name="pilihan_b" type="text" size="20"></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Pilihan c</td>
 <td><input name="pilihan_c" type="text" size="20"></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Pilihan d</td>
 <td><input name="pilihan_d" type="text" size="20"></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Pilihan e</td>
 <td><input name="pilihan_e" type="text" size="20">
 <input name="token" type="hidden"">
 </td>
 </tr>
 <tr>
 <td colspan="2">';
 #cek token
 $token= "SELECT * FROM soal_tes ORDER BY no_soal DESC LIMIT 1";
 $prosestoken = mysql_query($token);
 $datatoken = mysql_fetch_array($prosestoken);
 if($deteksitoken = mysql_num_rows($prosestoken) < 1 ){
 $isitoken = date('Y-m-d:H:i:s');
 $no_soal = 1;

 }else{
 $isitoken = $datatoken[token];
 $no_soal = $datatoken[no_soal]+1;
 }
 echo '<input type=hidden name=token value="'.$isitoken.'">
 <input type=hidden name=no_soal value="'.$no_soal.'">
 <input type="submit" value="Simpan" class="tombol"/>
 <input type="reset" name="reset" value="Batal" class="tombol" onclick=self.history.back()></td>
 </tr>
 </table>
 </form>';
 break;

 # Edit data
 case "edit":
 $edit = "SELECT * FROM soal_tes WHERE no_soal = '$_GET[id]'";
 $hasil = mysql_query($edit);
 $data = mysql_fetch_array($hasil);

echo '
 <script>
function validateForm() {
 var a = document.forms["myForm"]["kd_kriteria"].value;
 var b = document.forms["myForm"]["nm_kriteria"].value;
 if (a==null || a=="" || b==null || b=="") {
 alert("Tidak boleh kosong");
 return false;
 }
}
</script>
 <h3>Form Edit Data Master Soal Tes</h3>
 <form method="post" action="modul/soal/aksi_soal.php?aksi=update&id='.$_GET[id].'" name="myForm" onsubmit="return validateForm()">
 <table>
 <tr>
 <td>Soal</td>
 <td><input name="soal" value="'.$data[soal].'" type="text" size="30"></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Jawaban Benar</td>
 <td>
 <input type="radio" name="pilihan_benar" value="a"';if($data[pilihan_benar]=='a'){echo "checked";} echo '>a
 <input type="radio" name="pilihan_benar" value="b"';if($data[pilihan_benar]=='b'){echo "checked";} echo '>b
 <input type="radio" name="pilihan_benar" value="c"';if($data[pilihan_benar]=='c'){echo "checked";} echo '>c
 <input type="radio" name="pilihan_benar" value="d"';if($data[pilihan_benar]=='d'){echo "checked";} echo '>d
 <input type="radio" name="pilihan_benar" value="e"';if($data[pilihan_benar]=='e'){echo "checked";} echo '>e
 </td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Pilihan a</td>
 <td><input name="pilihan_a" value="'.$data[pilihan_a].'" type="text" size="20"></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Pilihan b</td>
 <td><input name="pilihan_b" value="'.$data[pilihan_b].'" type="text" size="20"></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Pilihan c</td>
 <td><input name="pilihan_c" value="'.$data[pilihan_c].'" type="text" size="20"></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Pilihan d</td>
 <td><input name="pilihan_d" value="'.$data[pilihan_d].'" type="text" size="20"></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Pilihan e</td>
 <td><input name="pilihan_e" value="'.$data[pilihan_e].'" type="text" size="20">
 <input name="no_soal" value="'.$_GET[id].'" type="hidden">';
 echo '<input type=hidden name=token value="'.$data[token].'">
 </td>
 </tr>
 <tr>
 <td colspan="2">
 <input type="submit" value="Simpan" class="tombol"/>
 <input type="reset" name="reset" value="Batal" class="tombol" onclick=self.history.back()></td>
 </tr>
 </table>
 </form>';
 break;

# Menampilkan data
 case "tampil";
 echo '
 <h3>Data Master Soal Tes</h3>
 <a href="?modul=soal&aksi=tambah" class="tombol">Tambah</a>
 <table class="full">
 <tr>
 <th>No</th>
 <th>Soal Tes</th>
 <th>Pilihan Benar</th>
 <th>Detail</th>
 <th>Edit</th>
 <th>Hapus</th>
 </tr>
 <tr>';

 $i=0;
 $tampil = "SELECT * FROM soal_tes";
 $sql = mysql_query($tampil);
 while($data = mysql_fetch_array($sql)) {
 $i++;

 //konfirmasi hapus
 echo "
 <script language=\"JavaScript\">
 function konfirmasi()
 {
 tanya = confirm('Anda Yakin Akan Menghapus Data ?');
 if (tanya == true) return true;
 else return false;
 }
 </script>

 <td>$i</td>
 <td><a href=?modul=soal&aksi=tampil&id=$data[no_soal]>$data[soal] ?</a><br/>";
 if ($data[no_soal]== $_GET[id]){
 $i=0;
 $tampil2 = "SELECT * FROM soal_tes WHERE no_soal='$_GET[id]'";
 $sql2 = mysql_query($tampil2);
 while($data2 = mysql_fetch_array($sql2)) {
 $i++;
 echo 'a. '.$data2[pilihan_a].'<br/>';
 echo 'b. '.$data2[pilihan_b].'<br/>';
 echo 'c. '.$data2[pilihan_c].'<br/>';
 echo 'd. '.$data2[pilihan_d].'<br/>';
 echo 'e. '.$data2[pilihan_e].'<br/>';
 }
 }
 echo "</td>
 <td>$data[pilihan_benar]</td>
 <td align=center><a href=?modul=soal&aksi=tampil&id=".$data[no_soal]."><img src=./images/detail.png title=Detail></a></td>
 <td align=center><a href=?modul=soal&aksi=edit&id=".$data[no_soal]."><img src=./images/edit.png title=Edit></a></td>
 <td align=center><a href=modul/soal/aksi_soal.php?aksi=delete&id=".$data[no_soal]." onclick=\"return konfirmasi()\"><img src=./images/delete.png title=Hapus></a></td>
 </tr>";
 }
 echo '</table>';
 break;

}
?>

4. aksi_soal.php


<?php
include "../../config/koneksi.php";

$soal = ucfirst($_POST['soal']);
 $pilihan_benar = $_POST['pilihan_benar'];
 $pilihan_a = ucfirst($_POST['pilihan_a']);
 $pilihan_b = ucfirst($_POST['pilihan_b']);
 $pilihan_c = ucfirst($_POST['pilihan_c']);
 $pilihan_d = ucfirst($_POST['pilihan_d']);
 $pilihan_e = ucfirst($_POST['pilihan_e']);
 $no_soal = $_POST['no_soal'];
 $token = $_POST['token'];

switch ($_GET['aksi']) {

 # Insert data
 case "insert" :
 $sql = "insert into soal_tes(no_soal,soal,pilihan_benar,pilihan_a,pilihan_b,pilihan_c,pilihan_d,pilihan_e,token)
 values('$no_soal','$soal','$pilihan_benar','$pilihan_a','$pilihan_b','$pilihan_c','$pilihan_d','$pilihan_e','$token')";
 //echo "$sql";exit;
 $hasil = mysql_query($sql);

 if($hasil){

 //pesan data berhasil disimpan
 echo "
 <script>
 window.location=\"../../?modul=soal&aksi=tampil\";
 </script>";
 }
 break;

 # Update data
 case "update" :
 $update = "UPDATE soal_tes SET no_soal = '$no_soal',soal = '$soal',pilihan_benar = '$pilihan_benar'
 ,pilihan_a = '$pilihan_a' ,pilihan_b = '$pilihan_b' ,pilihan_c = '$pilihan_c' ,pilihan_d = '$pilihan_d' ,pilihan_e = '$pilihan_e' WHERE no_soal='$no_soal'";
 //echo "$update";exit;
 $hasil = mysql_query($update);

 if($update){

 echo "
 <script>
 window.location=\"../../?modul=soal&aksi=tampil\";
 </script>";
 }

 break;

 # Delete data
 case "delete" :
 $delete="DELETE FROM soal_tes WHERE no_soal ='$_GET[id]'";
 //echo $delete;exit;
 $hasil=mysql_query($delete);
 if($hasil){
 echo "
 <script>
 window.location=\"../../?modul=soal&aksi=tampil\";
 </script>";
 }
 break;

}
?>

Database

Tabel jawaban

tabel jawaban

tabel jawaban

Tabel soal

Tabel soal

Tabel soal

Tabel karyawan

Tabel karyawan

Tabel karyawan

 

BUTUH APLIKASI UJIAN ATAU TES ONLINE 

HUBUNGI SISTEMPHP.COM

Postingan berikutnya

  1. ujian online php