Month: February 2016

Cara Membaca Alur Program PHP

Cara membaca alur program

Cara membaca alur program

sumber gambar: www.123rf.com

Cara membaca alur program php -. membuat program php dapat dengan mudah dilakukan asalkan kita memahami bagaimana proses yang ada pada program yang akan kita buat.

Membaca alur atau proses yang terjadi pada sebuah program web atau php merupakan tahapan analisa sebelum program dibuat. Tahapan ini membutuhkan kejelian agar tidak terjadi kesalah analisa pada saat perancangan program.

Cara Membaca Alur Program PHP

Beberapa tahap perancangan  yang dapat digunakan untuk mengetahui alur program sebagai berikut:

1. Flowchart

Merupakan Bagian dari pendefinisian alur kerja program. Pendefinisian ini dilihat dari beberapa aspek ruang lingkup. Ruang lingkup yang ada meliputi admin, dan user yang berkaitan dengan penggunaan program.

2. DFD

DFD atau data flow diagram merupakan aliran data yang berguna untuk memberikan informasi data yang di olah atau di proses pada sebuah program.

3. ERD

ERD merupakan rangkaian analisa yang menjelaskan proses dari struktur database penyimpanan. Dengan memahami alur penyimpanan, maka alur program juga dapat diketahui. Biasanya ERD yang baik dan tepat akan mewakili sebuah proses program, baik cara kerja maupun data-data yang di kelolanya.

4. Struktur Menu

Setelah kita mengetahui ERD, struktur menu merupakan bagian yang salah satunya terhubung dengan ERD. Struktur menu merupakan penjelasan proses yang ada pada sebuah program  yang berupa tampilan visualisasi ataupun juga bisa disebut dengan user interface. Kesalah pada pembuatan interface akan membuat proses pada sebuah program tidak terwakili.

 

Masih bingung Cara membaca alur program php dan pengen yang instan saja. Pengen siap dan langsung jadi. Silahkan hubungi kami untuk program yang ingin dibuat.

Postingan berikutnya

  1. cara membaca script
  2. cara membaca coding php
  3. membaca alur program

Skripsi Efektivitas Sistem Informasi

Penggunaan sistem informasi saat ini sudah menjadi bagian penting dalam menjalankan aktifitas pengolahan data.

Berbagai bidang dan aspek menggunakan sistem informasi sebagai alat penunjang menjalankan sumber daya yang ada. Baik sumber daya manusia maupun sumber daya data.

Namun, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari penggunaan sistem informasi itu sendiri, masih belum jelas dan belum mampu di ukur secara subjektif.

Untuk melakukan penilaian terhadap sistem informasi maka perlu adanya pengukur sebagai penilai yang berguna melakukan penilaian objektif.

Latar belakang inilah yang membuat klien kami pernah menyerahkan projek evaluasi sistem informasi kepada kami.

Skripsi Efektivitas Sistem Informasi

Judul skripsi yang di maksud yaitu:

Evaluasi Faktor Sukses Sistem Informasi Akademik

Jika di amati judul tersebut mempunyai kesamaan analisa terhadap efektifitas sistem informasi. Mungkin letak perbedaanya yaitu ada pada variabel pengukur efektifitas.

Pada projek skripsi tersebut kami menggunakan metode sebagai dasar penentu penilaannya. Metode yang kami gunakan yaitu: F-AHP ( fuzzy analityc hierarcy process).

Pada hasil akhir skripsi tersebut selain perhitungan yang di tampilan penilaian yang dilakukan menunjukkan masing-masing nilai pada variabel. Selain menghasilkan perangkingan kriteria atau variabel. Nilai akhirnya adalah penilaian pada sistem informasi.

Pada studi skripsi yang pernah saya kerjakan tersebut nilai yang di hasilkan yaitu “baik”.

Berikut contoh tampilan hasil penilaian yang dilakukan:

Contoh bobot kriteria

Efektifitas sistem informasi

Efektifitas sistem informasi

Hasil penilaian

Evaluasi sistem informasi

Evaluasi sistem informasi

 

Agar Aplikasi Harus Login Dahulu di Localhost

Pertanyaan

Agar aplikasi harus login dahulu ?

Jawaban:

Aplikasi atau program yang dibuat untuk di akses oleh beberapa user. Membutuhkan autentikasi login untuk menjalankannya.

Cara agar aplikasi harus login dahulu menggunakan beberapa cara:

1.Menggunakan session

Session adalah sebuah fungsi php yang berfungsi untuk mencatat sebuah identifikasi yang di tempatkan kedalam browser klien.

Nah  contoh untuk menggunakan session sebagai identifikasi login arlurnya adalah:

user (login) -> cek login ( identifikasi ) -> penggunaan aplikasi

Pertama user melakukan login sesuai dengan  username dan password. Pada tabel user atau yang lain, biasanya ada field yang berguna sebagai identifikasi, misalkan saja yaitu level, status dan yang lainya.

Nah logikanya yaitu jika status “a” login maka menu yang di tampilkan pada aplikasi yaitu menu_a sedangkan jika status “b” yang login maka menu_b yang di tampilkan untuk level b.

Untuk tutorial cara penggunaan session sebagai login aplikasi php dapat dilihat disini

 

Query dari 2 Tabel Database yg semua Fieldnya Berbeda

Pertanyaan:

Bisakah Query dari 2 Tabel Database yg semua Fieldnya Berbeda

Jawaban:

Terimakash sudah bertanya kepada kami.

Jika yang dimaksud adalah untuk merelasikan atau menghubungkan antara dua tabel  yang berbeda semua fieldnya. Sejauh yang kami pernah laukan sepertinya tidak bisa.

Alasanya karena setiap relasi antara tabel yang berbeda harus membutuhkan primary key dan secondery key. Atau kata kunci pada masing-masing tabelnya.

Dengan kata kunci tersebut maka kombinasi tabel dapat dilakukan.

Nah jika tidak ada primary dan secondery key pada kedua tabel tersebut maka data yang ditampilan tidak akan sinkron, meskipun dapat tampil.

Lain lagi jika kedua tabel mempunyai primary dan sekondari key seperti Contohnya saja ada dua tabel berikut ini,

1. Tabel pelanggan

fieldnya: id_pelanggan | nama_pelanggan | telp_pelanggan | alamat_pelanggan

2. Tabel penyewaan

fieldnya: id_sewa | id_pelanggan | tgl_sewa | id_produk

Nah dengan konsep diatas yang disebut dengan primary key antara dua tabel yang terhubung yaitu id_pelanggan pada tabel pelanggan disebut primary key dan tabel id_pelanggan pada tabel penyewaan disebut dengan secondary key.

Nah dengan kondisi tersebut jika kita ingin menampilkan kedua tabel maka querynya seharusnya seperti ini:

$sql = “SELECT a.*, b.* FROM pelanggan a, penyewaan b WHERE a.id_pelanggan = b.id_pelanggan”;

Jadi logika dari query sqlnya adalah  menampilan semua data pelanggan dan juga data penyewaan yang id_pelanggannya sama. Jadi data yang ditampilan sesuai dengan id_pelanggan.

Namun jika tidak ada persemaan field sebaga key, berarti langsung saja 2 query dilakukan:

$sql1 = “SELECT * FROM pelanggan”;

$sql2 = “SELECT * FROM peyewaan”;

Karena memang tidak ada field yang sama yang dijadikan kunci maka query dapat dilakukan dua kali.

Demikaian jawaban kami. semoga bermanfaat. Atau ada jawaban lainya.

Fungsi Kode Program

Beberapa waktu lalu ada yang menanyakan kepada kami tentang koding php.

Pertanyaannya:

fungsi dari kode atau tag program <?php apa,

Jawaban:

Fungsi dari kode atau tag <?php adalah untuk membuka atau memulai program php. script tersebut biasanya terletak di bagian awal dari program atau script yang ada. Pasangan dari tag tersebut yaitu ?> yang fungsinya adalah sebagai tanda berakhirnya kode program php.

Kesalahan yang biasanya terjadi yaitu programmer lupa melakukan tutup kode ?>, hal yang terjadi yaitu akan tampil pesan error pada saat program di jalankan di browser.

Urutan dari koding php sebagai berikut:

1. <?php adalah sebagai tag pembuka program php

2. isi koding, misalnya echo ‘hello world’;

3. ?> penutup dari koding atau program.

Sedikit tambahan, kadang ada juga tag pembuka koding php seperti ini <? tanpa ada teks php. Itu tidak masalah perbedaanya terletak pada versi server yang digunakan. Biasanya untuk tag yang <? digunakan pada server yang lebih tinggi tidak support.

Oke semikian jawaban kami. Semoga bermanfaat.

Sistem Informasi Geografis Pertanian

Sistem informasi geografis bidang pertanian

Sistem informasi geografis bidang pertanian

Gambar: fiesu.wordpress.com

Bidang pertanian adalah salah satu ruang lingkup dari pengembagan teknologi. Pengembangan teknologi ini berguna sebagai sarana dan alat untuk membantu pengelolaan pertanian dari segi data dan informasi.

Pertanian merupakan kegiatan pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya hayati yang ada di alam  yang dilakukan oleh manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya.Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati ini termasuk dalam pertanian biasa dipahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam serta pembesaran hewan ternak, meskipun cakupannya dapat pula berupa pemanfaatan mikroorganisme dan bioenzim dalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe, atau sekedar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan. wikipedia

Pengelolaan pertanian yang semakin maju, mendorong terus peran serta pengembang aplikasi untuk terus berinovasi dalam hal pengembangan program dan software.

Di bidang ini kami, sistem php juga menunjukkan eksistensi kami dalam hal pengembangan aplikasi. Berikut ini beberapa aplikasi sistem informasi geografis di dalam pertanian.

Sistem Informasi Geografis Pertanian

  1. Sistem Informasi Geografis Hasil pertanian
  2. Sistem Informasi Geografis petani
  3. Sistem Informasi Geografis pemberdayaan petani
  4. Sistem Informasi Geografis produks hasil pertanian
  5. Sistem Informasi Geografis peternakan
  6. Sistem Informasi Geografis penyuluhan
  7. Sistem Informasi Geografis bantuan pertanian
  8. Sistem Informasi Geografis lahan pertanian dan perkebunan
  9. Sistem Informasi Geografis tanaman padi
  10. Sistem Informasi Geografis perkebunan kelapa sawit
  11. Sistem Informasi Geografis perkebunan kelapa
  12. Sistem Informasi Geografis perkebunan kopi
  13. Sistem Informasi Geografis perkebunan tembakau
  14. Sistem Informasi Geografis perkebunan tebu
  15. Sistem Informasi Geografis deteksi kekeringan lahan pertanian
  16. Sistem Informasi Geografis potensi wilayah
  17. Sistem Informasi Geografis analisa dan pemetaan daerah pertanian
  18. Sistem Informasi Geografis komoditas dan hasil pertanian

Diatas contoh aplikasi pengembangan bidang pertanian.

Data yang dikelola pada sistem informasi geografis ini misalnya:

Pada sebuah sistem informasi hasil pertanian data-data informasi yang di kelola yaitu, luas lahan, jenis hasil pertanian, jumlah petani, produksi hasil pertanian dan masih banyak lagi lainya yang di tampilan dalam bentuk visualisasi geografis.

Tujuan dari sistem informasi pertanian ini adalah untuk meningkatkan mutu sumber daya yang ada baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam.

Dengan peran teknologi yang semakin canggih dan berkembang, pengelolaan tersebut dapat lebih cepat. Dengan kelebihan ini, pengambilan keputusan dapat dengan cepat dan tepat pula dilakukan.

Butuh aplikasi diatas, atau aplikasi sesuai dengan kebutuhan?

hubungi kami.