Month: February 2017

Bootstrap – Memindahkan Form Pencarian Tabel

Memindahkan Form Pencarian Tabel – Tabel pada sebuah template bootstrap adalah elemen penting tidak asing dan harus digunakan. Fungsi tabel ini untuk memudahkankan dalam menampilkan data yang ada pada tabel database. Untuk desain yang menarik, kadang kita perlu mengedit komponen style atau desain bawaan yang ada pada tabel tersebut. Contohnya saja yang akan kita lakukan adalah memindahkan kotak pencarian pada tabel bootrap menjadi pindah posisi. Contoh perubahan yang bisa dilakukan dari form tersebut, misalnya pencarian jadi sebelah kiri, entri row atau jumlah baris yang ditampilkan jadi sebelah kanan, atau bahkan kedua tersebut dapat kita posisikan pada bigian bawah tabel. oke Caranya akan kita bahas kali ini.

Memindahkan Form Pencarian Tabel

Untuk memindahkan form pencarian atau search box pada tabel bootstrap mudah saja, cukup menggunakan script javascript yang kita tempatkan pada bagian bawah  dari template yang kita gunakan, maka search akan mudah pindah sesuai dengan yang kita inginkan. Oke, yang perlu di ketahui posisi pemindahannya yaitu: kiri atas, kanan bawah, kiri atas, bawah atas atau desain dimana posisi yang kita inginkan. Letakkan jquery berikut ini di atas tag </body>,

# Show entries (kanan) – search box (kiri) – atas


$(document).ready(function() {
 $('#t1').DataTable( {
 "dom": '<"top"<"pull-left"f><"pull-right"l>>rt<"bottom"<"pull-left"i><"pull-right"p>>'
 } );

 } );

Hasilnya:

Memindahkan Form Pencarian Tabel - search box kiri entries row kanan

Memindahkan Form Pencarian Tabel – search box kiri entries row kanan

# Show entries (kanan) – search box (kiri) – bawah


$(document).ready(function() {
 $('#t1').DataTable( {
 "dom": '<"top"<"pull-left"i><"pull-right"p>>rt<"bottom"<"pull-left"f><"pull-right"l>>'
 } );

 } );

Hasilnya:

Show entries (kanan) - search box (kiri) - bawah

Show entries (kanan) – search box (kiri) – bawah

# Show entries (kiri) – search box (kanan) – atas


$(document).ready(function() {
 $('#t1').DataTable( {
 "dom": '<"top"<"pull-left"l><"pull-right"f>>rt<"bottom"<"pull-left"i><"pull-right"p>>'
 } );

 } );

Hasilnya:

search-box-entries-row-atas-kiri-kanan

Memindahkan Form Pencarian Tabel

Demikian Memindahkan Form Pencarian Tabel menggunakan jquery. Semoga bermanfaat.

Postingan berikutnya

  1. membuat form pencarian dengan javascript

Laravel – Cara Mudah Koneksi Database

Cara Mudah Koneksi Database pada laravel. Pada kesempatan ini saya akan sharing bagaimana cara menghubungkan database khususnya mysql dengan aplikasi laravel yang akan kita bangun. Untuk versi pada percobaan ini yang digunakan yaitu versi 5.+ yang mana pengaturan koneksi berada di root utaman environment pada aplikasi laravel dengan ekstensi .env

Untul lokasi file koneksi tersebut yaitu:

Cara koneksi database pada laravel

Cara koneksi database pada laravel

Untuk isi script .env laravel versi 5.+ berikut ini:


APP_ENV=local
APP_KEY=base64:rPxON/0l+F7TiFfn7k0vo3g5l3UcF2pGvW5CiKMnleA=
APP_DEBUG=true
APP_LOG_LEVEL=debug
APP_URL=http://localhost</pre>
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=spp
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
BROADCAST_DRIVER=log
CACHE_DRIVER=file
SESSION_DRIVER=file
QUEUE_DRIVER=sync

REDIS_HOST=127.0.0.1
REDIS_PASSWORD=null
REDIS_PORT=6379

MAIL_DRIVER=smtp
MAIL_HOST=mailtrap.io
MAIL_PORT=2525
MAIL_USERNAME=null
MAIL_PASSWORD=null
MAIL_ENCRYPTION=null

PUSHER_APP_ID=
PUSHER_APP_KEY=
PUSHER_APP_SECRET=

Silahkan ganti pada script yang berwarna merah diatas dengan koneksi database yang kamu gunakan.


DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=spp
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=

Pada contoh diatas saya menggunakan database mysql, untuk database yang bisa di gunakan pada laravel ada beberapa yaitu misalnya sql server, sql lite, postgrey. Pada potongan koneksi diatas silahkan ganti spp dengan nama database kamu dan root ganti dengan password pada tabel server kamu. Demikian semoga bermanfaat cara koneksi database laravel.

Laravel – Cara Simpel Membuat Controller

controller-laravel

Controller laravel / image:youtube

Laravel – Cara Membuat Controller. Framework laravel adalah framework yang sekarang banyak diminati untuk di pakai sebagai sarana untuk mengembangkan aplikasi berbasis php. Untuk model penerapanannya hampir sama dengan beberapa framework lain seperi codeigniter (CI) dan Yii yaitu menggunakan konsep MVC (Modul View dan Conttroller).

Lokasi Controller Laravel

Yang perlu diketahui sebelum kita membuat sebuah kontroller pada framework laravel baik secara manual maupun otomatis menggunakan perintah command Line (CMD) adala lokasi dimana controller akan di simpan. Untuk yang belum tau dimana lokasi atau tempat controller pada laravel disini lokasinya:

folder-projek/app/Http/Controllers

Folder projek adalah nama folder projek laravel kamu yang ada pada server. Kalau pada server yang saya gunakan yaitu xampp, maka folder projek berada pada direktori folder htdocs, untuk wamp biasanya kalau gak salah berada di direktoro www.

Membuat controller laravel manual

Untuk membuat controler secara manual yaitu tinggal mengcopykan saja script atau koding controller yang umum digunakan contohnya pada script dibawah ini. Kemudian berikan nama file php dengan nama controler yang akan dibuat, misalkan saja kita akan membuat kontroler dengan nama kontak maka namai file php berikut ini dengan kontak.php. Dan isi controllernya seperti berikut ini:

<?php

namespace App\Http\Controllers;

use Illuminate\Http\Request;

class kontak extends Controller
{
/**
* Display a listing of the resource.
*
* @return \Illuminate\Http\Response
*/
public function index()
{
return view('kontak');
}

/**
* Show the form for creating a new resource.
*
* @return \Illuminate\Http\Response
*/
public function create()
{
//
}

/**
* Store a newly created resource in storage.
*
* @param \Illuminate\Http\Request $request
* @return \Illuminate\Http\Response
*/
public function store(Request $request)
{
//
}

/**
* Display the specified resource.
*
* @param int $id
* @return \Illuminate\Http\Response
*/
public function show($id)
{
//
}

/**
* Show the form for editing the specified resource.
*
* @param int $id
* @return \Illuminate\Http\Response
*/
public function edit($id)
{
//
}

/**
* Update the specified resource in storage.
*
* @param \Illuminate\Http\Request $request
* @param int $id
* @return \Illuminate\Http\Response
*/
public function update(Request $request, $id)
{
//
}

/**
* Remove the specified resource from storage.
*
* @param int $id
* @return \Illuminate\Http\Response
*/
public function destroy($id)
{
//
}
}

Membuat controller laravel otomatis

Nah sekarang kita akan membuat controler dengan cepat dan mudah menggunakan cmd. Dengan cmd kita hanya perlu mengetikkan perintah pada cmd tersebut. Caranya masuk cmd dengan cepat tekan tombol windows+r agar muncul dialog run, kemudian ketikan cmd dan enter. Maka akan tampil tampilan begini:

Dialog run cmd laravel

Dialog run cmd laravel

Pada gambar diatas, kita harus masuk ke root folder projek kita, diatas tampilannya menggunakan server xampp. Untuk server yang berbeda silahkan disesuaikan saja dengan yang kamu gunakan. Selanjutnya, ketikkan sintak:

Membuat controller otomatis laravel

Membuat controller otomatis laravel

php artisan make:controller nama_controller – -recource

Demikian cara membuat controller laravel di folder server dengan cara manual dan juga otomatis. Semoga bermanfaat.