Month: December 2017

DFD Sistem Informasi Hotel

Sistem informasi hotel merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola hotel. Aplikasi hotel tergolong pada aplikasi yang kompleks, seperti halnya aplikasi sistem informasi rumah sakit.

Ke komplekan tersebut dilihat dari beberapa aspek proses dan stakeholder yang terlibat dalam sistem. Selain stakeholder yang terlibat di dalam sistem hal yang membuat kompleks lainya yaitu beberapa manajemen pengelolaan dapat di proses dengan manajemen pada aplikasi. Untuk ulasannya akan kita bahas dalam sebuah analisis berbentu diagram yaitu data flow diagram atau DFD.

Untuk gambaran singkatnya beberapa pengelolaan yang ada seperti kita ketahui pada umumnya misalnya pengelolaan penginapan atau penyewaan kamar pengelolaan catering, pengelolaan penyewaan ruangan (sebagai tempat rapat atau event), pengelolaan karyawan, pengelolaan layanan dan masih banyak lagi lainya.

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi hotel

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi hotel

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi hotel

Diatas adalah dfd sistem informasi hotel yang juga dapat digunakan untuk menganalisis aplikasi hotel sejenis wisma, penginapan, losmen dan lainya.

Untuk user yang berinteraksi dengan aplikasi dalam aplikasi ini kita bagi kedalam 3 pengguna atau user, yaitu:

  1. Manager, merupakan user paling tinggi dalam pengelolaan aplikasi atau manajemen hotel. Manager berperan memantau berjalannya pengelolaan
  2. Admin, merupakan user yang menjalankan aplikasi. Untuk admin sendiri bisa lebih dari satu, yang cakupannya kedalam data karyawan beserta terkait dengan jabatannya pada perusahaan hotel tersebut
  3. Pelanggan, pelanggan merupakan user yang berinteraksi baik secara pasif dalam hal pelayanan yang diberikan oleh hotel kepada konsumen atau dalam hal ini adalah pelanggan hotel

Pengelolaan data pada aplikasi:

  1. Data manager, merupakan data yang berisi informasi manager
  2. Data admin, merupakan data yang berisi inforamsi admin
  3. Data pelanggan, merupakan data yang berisi inforamsi pelanggan
  4. Data kamar, merupakan data yang berisi mengenai informasi kamar serta tipe dan detail lainya
  5. Data karyawan,merupakan data yang berisi inforamasi mengenai karyawan yang ada pada hotel, baik jabatan, bidang pekerjaan dan inforamasi lainya
  6. Data layanan, merupakan data yang berisi inforamsi mengenai layanan di berikan kepada pelanggan. Data pelayanan ini misalnya data menginap atau penyewaan, data laundry, data catering, data penyewaan rugangan dan data layanan lainya

DFD level 1 sistem informasi hotel

DFD level 1 sistem informasi hotel

DFD level 1 sistem informasi hotel

Jika di analisis dari segi pengembangan, aplikasi sistem informasi hotel merupakan aplikasi sistem yang tergolong kompleks.

Kompleksitas seperti yang sudah di jelaskan diatas adalah dari segi proses yang ada d idalamnya. Untuk acuan pengembangan secara umum, DFD yang kita jabarkan hanya sampai level 1 aja. Sehingga analisis ini dapat digunakan untuk jenis hotel yang berupa hotel bintang 1 sampai bintang 5, atau bahkan penginapan, losmen, wisma dan lainya

Jika ingin di detailkan lagi maka dfd bisa di pecah lagi menjadi level berikutnya yaitu level 2. Yang mana memecahan ini mengambil dari sub proses pada pelayanan.

Kita contohkan saja, jika di suatu hotel terdapat beberapa proses penting misalnya, penginapan, penyewaan ruangan, loundry, karaoke dan lainya maka proses pelayanan ini dapat di pecah lagi menjadi beberapa level berikutnya.

Demikian analisis dfd menurut pengembangan aplikai sistemphp.com semoga bermanfaat dan membantu dalam menganalisis program yang akan di kembangkan.

Postingan berikutnya

  1. dfd hotel
  2. DFD level 0 kasus Rumah Sakit
  3. dfd rinci dan konteks hotel
  4. byat dfd pemesanan kamar
  5. dfd reservasi hotel
  6. dfd penyewaan kamar
  7. Dfd pengelolaan hotel
  8. dfd level 2 tentang pemesanan hotel
  9. contoh diagram contek reservasi hotel
  10. Contoh DFD context dan rinci pemesanan hotel
  11. studi kasus dfd hotel

DFD Sistem Informasi Bioskop

Sistem informasi bioskop merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola atau manajemen bioskop. Jika biasanya penonton film merasa kerepotan jika ingin meonton film dengan mangantre untuk membeli tiket, Dengan aplikasi ini, penonton cukup mengakses sistem atau aplikasi ini dari mana saja dengan perangkat mobilenya yang terhubung ke internet.

Selain membeli tiket, penontot dapat juga melihat jadwal film yang lagi trend dan juga jadwal film yang ada.

Jadi Untuk penonton yang mempunyai banyak aktivitas tetap dapat menikmati dan juga terbantu dengan layanan-layanan bioskop yang ada.

 

DFD level 0 (konteks diagram) Sistem Informasi Bioskop

DFD level 0 konteks diagram sistem informasi bioskop

DFD level 0 konteks diagram sistem informasi bioskop

Untuk user yang terlibat pada konteks diagram diatas terdapat 3 user , ketiga user dan peranannya sebagai berikut:

  1. Administrator, merupakan user yang berperan mengelola sistem secara keseluruhan. Baik manajemen dan juga kontrolernya.
  2. Kasir, merupakan user yang berperan melayani member dalam hal penjadwalan, informasi film dan juga pembelian tiket atau karcis film.
  3. Member, merupakan konsumen yang akan menonton film dan juga yang akan melihat film, jadwal, film dan pembelian tiket.

Untuk data-data yang di olah pada aplikasi bioskop ini yaitu:

  1. Data administrator, adalah data untuk akun administrator
  2. Data kasir, adalah data akun kasir
  3. Data member, adalah data member yang akan melakukan pembelian tiket
  4. Data film, adalah data film yang ada pada bioskop
  5. Data jadwal, adalah data penjadwalan film serta ruangan
  6. Data pembelian, adalah data pembelian tiket yang dilakukan oleh member

Update:

Untuk data yang dimasukkan oleh administrator terdapat “data ruangan”. JIka melihat diatas belum masuk, jadi perlu ditambahkan data tersebut. Begitupula dengan DFD level 1 nya.

DFD level 1 Sistem Informasi Bioskop

DFD level 1 Sistem Informasi Bioskop

DFD level 1 Sistem Informasi Bioskop

Untuk gambaran proses yang ada pada aplikasi seperti diatas. Lingkaran merupakan proses-proses yang ada pada aplikasi.

Untuk kota adalah user yang terlibat, seperti yang sudah di jelaskan pada konteks diagram seblumnya, Dan untuk panah yang mengarah adalah data yang diberikan atau di masukkan kedalam aplikasi.

Untuk data setelah lingkaran yang mengarah ke sebelah kanan dengan kotak garis atas bawah adalah data yang terbentuk setelah data tersebut dimasukkan.

Karena aplikasi ini lebih fokus ke pembelian tiket, maka proses utama yang dibuat adalah proses pembelian. Untuk menampilkan menu lain yang terkait dengan jadwal, film dan trend dapat kita buat menu tersendiri, karena menu bersifat pasif sebagai informasi saja, bisa kita tampilkan dengan menggunakan data master yang telah ada.

Postingan berikutnya

  1. dfd pembelian
  2. rancangan database tiket bioskop
  3. contoh diagram context sistem informasi penjadwalan
  4. dfd pembelian tiket bioskop
  5. dfd pemesanan tiket bioskop online
  6. dfd rinci dan konteks bioskop
  7. dfd tiket bioskop
  8. sistem informasi bioskop
  9. sketsa program kasir pembelian tiket kereta api dengan erd

DFD Sistem Informasi Alumni

Sistem informasi alumni merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola dan manajemen alumni. Untuk sistem informasi alumni ini biasanya digunakan di sekolah, kampus atau universitas dan juga lembaga pendidikan lainya.

Data alumni dapat berguna sebagai informasi untuk untuk junior , pihak kampus, pihak yayasan baik tentang informasi lowongan pekerjaan, informasi bewasiswa dan informasi lainya.

Dan yang paling penting adalah untuk tetap menjaga silaturahmi antar angkatan dan ikatan alumni.

 

DFD level 0 (konteks diagram) Sistem Informasi Alumni

DFD level 0 konteks diagram sistem informasi alumni

DFD level 0 konteks diagram sistem informasi alumni

Aplikasi sistem alumni berjalan dengan melibatkan 2 user dalam penggunaanya. User tersebut meliputi administrator dan anggota. Administrator merupakan user yang berperan sebagai pengendali utama berjalannya aplikasi.

Sedangkan untuk anggota merupakan user yang berfungsi untuk menerima informasi dan juga memberikan informasi kepada aplikasi dalam hal ini adalah alumni.

Pengolahan data yang ada yaitu:

  1. Data admin, administrator atau pengelola utama aplikasi alumni
  2. Data angkatan, merupakan data informasi mengenai angkatan
  3. Data kelas, merupakan data kelas
  4. Data anggota merupakan data alumni

 

DFD level 1 Sistem Informasi Alumni

DFD level 1 Sistem Informasi Alumni

DFD level 1 Sistem Informasi Alumni

Diatas merupakan data gambaran proses yang ada pada aplikasi, kotak sebelah kiri merupakan user yang terlibat pada aplikasi alumni.

Untuk panah yang mengarah pada lingkaran merupakan data yang diberikan kedalam aplikasi.

Untuk garis dengan panah yang mengarah ke kotak adalah merupakan data yang diberikan dari aplikasi ke pada user.

Lingkaran di tengah merupakan proses yang ada pada aplikasi.

Garis dengan panah ke kanan setelah lingkaran merupakan data yang terbentuk setelah adanya proses.

Kota dengan garis atas bawah merupakan tabel yang terbantuk dalam setiap proses yang terjadi. Tabel yang di maksud disini adalah tabel yang akan digunakan sebagai tabel di dalam database penyimpanan data.

Untuk proses lainya tinggal sesuaikan dan di buat seperti diatas, data apa yang diberikan, data apa yang akan diterima dan data apa yang akan terbantuk tinggal disesuaikan dengan kondisi pengembangan yang akan dilakukan.

 

Secara umum proses aplikasi alumni demikian. Untuk aplikasi dapat menggunakan jasa kami sebagai pemgembangan aplikasi yang sesuai keinginan.

Postingan berikutnya

  1. dfd program alumni
  2. sistem informasi ikatan alumni

DFD Sistem Pakar Berbasis Web

Sistem pakar merupakan aplikasi yang digunakan untuk mendeteksi, mendiagnosa dan memerika suatu gejala permasalahan pada suatu kasus.

Kasus yang dapat di periksa atau di diagnosa menggunakan sistem pakar misalnya:  kesehatan, kerusakan atau permasalahan.

Dalam mengembangkan aplikasi sistem pakar, kita perlu juga menggunakan tahapan analisis. Beberapa tahapan analisis aplikasi berbasis web ini yaitu DFD (data flow diagram, ERD (entity relationship diagram), Flowchart.

Nah untuk sharing kali ini yang akan kita bahas adalah bagaimana aliran data yang terjadi pada sistem pakar.

Data flow diagram merupakan suatu proses untuk mengetahui suatu stakeholder yang terkait pada sistem dan juga data-data yang di oleh pada sistem tersebut. Dengan gambaran DFD pengembang aplikasi dapat sekaligus mengkonsep data-data dan proses menu yang ada pada aplikasi.

 

DFD level 0 (konteks diagram) Sistem Pakar

DFD level 0 konteks diagram sistem pakar

DFD level 0 konteks diagram sistem pakar

Pada gambar konteks diagram level 0 diatas terdapat 2 user yang terlibat pada proses berjalannya aplikasi. Kedua user tersebut yaitu:

  1. Admin, berperan sebagai administrator untuk mengolah data utama berjalannya aplikasi sistem pakar
  2. Member, merupakan user yang melakukan konsultasi menggunakan aplikasi sistem pakar. Pada konsep ini member harus teregisterasi terlebih dahulu  untuk dapat menggunakan aplikasi.

Data-data yang diolah pada aplikasi tersebut yaitu:

  1. Data admin, merupakan data admin yang berberan sebagai administrator aplikasi sistem pakar
  2. Data gejala, merupakan data gejala atau syarat tentang suatu kasus untuk di periksa. Dalam contoh kasus sistem pakar penyakit, berarti ini adalah gejala pada suatu penyakit
  3. Data diagnosis, merupakan data keterhubungan atau relasi antara gejala dengan objek gejala,misalkan saja penyakit.
  4. Data member,merupakan data member yang melakukan konsultasi
  5. Data konsultasi, merupakan data pertanyaan serta pemeriksaan terhadap suatu gejala yang di periksa terhadap keluhan member terhadap gejala yang ada.

 

DFD level 1 Sistem Pakar

DFD level 1 Sistem Pakar

DFD level 1 Sistem Pakar

Untuk data flow level 1 merupakan aliran data secara lebih terperinci. Yang mana pada setiap lingkaran merupakan virtualisasi dari proses yang ada pada aplikasi sistem pakar. Untuk detailnya  yaitu:

Admin

Admin melakukan pengelolaan data master yang ada pada aplikasi, yaitu data gejala, data admin, data diagnosa. Yang selanjutnya aliran data masuk tersebut menjadi sebuah tabel-tabel yang akan ada di database. Hal tersebut di tunjukkan pada data di paling sebelah kanan.

Member

Pada aplikasi ini, member memberikan data member. Data member tersebut berhubungan dengan proses konsultasi, Konsultasi ini berkaitan juga dengan data gejala serta diagnosa. Pada proses inilah kepakaran melakukan proses penghitungan dengan metode-metode yang dapat digunakan pada sistem pakar.

Untuk laporan, yang dapat mencetak laporan adalah admin sistem pakar.

 

Untuk aplikasi tentang sistem pakar apa saja atau ingin mengembangkan sistem pakar sesuai kebutuhan tapi bingung cara buatnya. Sistemphp.com membuka jasa pembuatan aplikasi sistem pakar berbasis web php menggunakan database mysql.

DFD Sistem Informasi Warnet

Sistem informsi warnet merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola warnet atau warung internet. Untuk warnet yang dapat menggunakan aplikasi ini dapat warnet berjenis browsing dan juga warnet untuk game online.

Dengan aplikasi ini warnet dapat terpantau mulai dari jam penyewaan, jumlah konsumen yang ada serta produk tambahan seperti penjualan minuman dingin serta cemilan-cemilan ringan lainya.

Nah untuk membangun itu berikut analisa pengembangan aplikasi dari segi aliran datanya yang berupa DFD atau data flow diagram.

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi warnet

DFD level 0 Konteks diagram sistem informasi warnet

DFD level 0 Konteks diagram sistem informasi warnet

Melihat konteks diagram diatas, user yang berinteraksi dengan sistem secara langsung yaitu 1 user. User tersebut sekaligus sebagai pengguna atau operator aplikasi atau warnet.

Untuk pengelolaan dataa yang ada yaitu:

  1. Data admin, merupakan data admin atau operator aplikasi warnet
  2. Data produk merupakan data produk-produk yang ada dan jual belikan di warnet. Contohnya minuman dingin, cemilan-cemilan dan juga alat tulis
  3. Data paket merupakan data paket untuk penyewaan pc atau komputer warnet misalnya perjam, dua jam dan sebagainya atau paket begadang
  4. Data member merupakan data member warnet, jika ingin menjadi member

 

DFD level 1 sistem informasi warnet

DFD level 1 sistem informasi warnet

DFD level 1 sistem informasi warnet

Untuk proses yang ada yaitu:

  1. Login, admin melakukan login kedalam aplikasi warnet
  2. Admin melakukan pengelolaan data master misalnya data admin, data produk, data paket, dan juga data member
  3. Admin melakukan melakukan proses penyewaan warnet
  4. Admin melakukan proses pembelian produk
  5. Admin, melakukan pencetakan laporan

Untuk aplikasi warent dapat menghubungi saya sistemphp.com

DFD Sistem Pendukung Keputusan

Sistem pendukung keputusan adalah aplikasi yang digunakan untuk membantu menentukan alternatif terhadap solusi pada suatu permasalahan atau kasus.

Keputusan yang di ambil menggunakan atau di bantu dengan sistem akan menjadi penilai yang bersifat objektif dan bukan subjektif. Hal ini membuat aplikasi yang dibuat dapat memberikan pemahaman bahwa sebuah keputusan yang di tentukan tidak di pengaruhi oleh si pengambil keputusan.

Pada suatu kasus misalnya: Di suatu desa terdapat penduduk dengan kondisi kemiskinan yang memperihatinkan. Penduduk miskin atau kurang mampu tersebut sangat banyak, namun tidak semua mempunyai kriteria sama. Kriteria yang ada misalnya jumlah penghasilan perbulan, jumlah tanggungan keluarga, pengeluaran keluarga dan sebagaianya.

Nah dengan adanya contoh kasus diatas, pihak desa dalam hal ini pemerintah desa dapat di bantu dengan aplikasi pengambil keputusan untuk menentukan prioritas pemberian bantuan miskin. Dengan demikian aspek penilaian pemberian bantuan tidak bersifat kkn dan juga subjektif.

Diatas contoh kasus SPK dalam kehidupan sehari-hari disekitar kita.

Nah untuk kali ini yang akan kita bahas adalah DFD atau data flow diagram SPK nya.

DFD level 0 (konteks diagram) sistem pendukung keputusan

DFD level 0 konteks diagram sistem pendukung keputusan

DFD level 0 konteks diagram sistem pendukung keputusan

Untuk analisis gambaran aplikasi pendukung keputusan kali ini user yang terkait dengan dalam aplikasi yaitu 1 user hanya admin.

Admin pada kasus ini di asumsikan misalnya seorang manager, seorang pemimpin dan seorang yang akan mengambil keputusan.

Untuk metode yang digunakan dalam SPK pada contoh ini bisa apa saja dan tidak berpengaruh. Metode hanya sebuah cara untuk menilai suatu kasus.

Data yang ada pada konteks diagram diatas adalah:

  1. Data admin, data admin merupakan pengguna dari aplikasi SPK
  2. Data kriteria, merupakan variabel penentu atau penilai dari penentuan keputusan atau goal
  3. Data alternatif, merupakan data pilihan atau solusi terhadap suatu kasus dalam permasalahan
  4. Data keputusan, merupakan data dari hasil penilaian suatu kasus

DFD level 1 sistem pendukung keputusan

DFD level 1 diagram sistem pendukung keputusan

DFD level 1 diagram sistem pendukung keputusan

Secara konsep aplikasi aliran dari berjalannya sistem di tunjukkan dengan proses-proses yang ada. Proses tersebut diataranya:

  1. Admin melakukan login kedalam aplikasi SPK
  2. Admin melakukan pengelolaan data admin atau pengguna aplikasi
  3. Admin melakukan pengelolaan kriteria atau variabel pendukung keputusan
  4. Admin melakukan pengelolaan data alternatif dari pendukung keputusan
  5. Admin melakukan penilaian, nah pada proses inilah akan dimasukkan metode apa yang akan digunakan dalam perhitungan penentuan keputusan. Contoh metodenya misalnya ahp, fahp, saw, topsis, mcdm, madm, dan masih banyak lagi lainya
  6. admin mengelola laporna, ini merupakan fitur tambahan yang digunakan untuk mencetak laporan mengenai penilaian yang telah dilakukan.

 

Banyak aplikasi yang sudah pernah saya kembangkan mengenai SPK ini. Jika kamu membutuhkan bantuan jasa pembuatan aplikasi SPK silahkan hubungi kami secara langsung.

Postingan berikutnya

  1. contoh dfd dalam kehidupan sehari hari
  2. level 1 dfd metode spk smart