DFD Sistem Informasi Sekolah + Penjelasan

By , February 18, 2015,

DFD Sistem Informasi Sekolah. DFD pada sebuah sistem informasi sekolah berguna untuk merancang analisa proses dan stake holder yang ada pada ruang lingkup sistem informasi sekolah. Pembuatan DFD sistem informasi sekolah sangat mudah, dibanding dengan sistem informasi akademik kampus, analisa pembuatan Data Flow Diagram sistem informasi sekolah lebih mudah menurut Saya. Pada artikel ini Saya akan jelaskan alur dan cara kerja diagram aliran data pada sistem nformasi ini.

DFD ini saya buat ketika saya mengerjakan projek sistem informas untuk sekolah. Untuk itu saya merancang dan membangun sebuah DFD untuk memberikan penjelasan alur kerja yang terjadi pada sistem ini. Dengan adanya aliran data atau DFD, ini memudahkan sang programmer untuk menganalisa sistem informasi sekolah yang akan dibangun. Pada projek ini saya kembangkan dengan bahasa pemrograman berbasis web yaitu PHP.

DFD Sistem Informasi Sekolah

Membangun sebuah sistem informasi yang akan diimplementasikan di sekolah membutuhkan Analisa dan rancangan yang baik dan tepat. Ini berguna untuk kemudahan membangun projek yang akan dibuat. Berikut DFD yang sudah saya bangun dan penjelasan. Namun untuk pengembangan DFD ini tergantung setiap studi kasus yang akan Anda bangun. Pada tutorial dan panduan cara membuat DFD kali ini Saya akan sertakan file yang sudah jadi dan bisa Anda download, Filenya berformat microsft visio.

Pada perancangan ini terbagi menjadi beberapa DFD proses:

1. Berikut DFD level 1

DFD Sistem Informasi Sekolah

DFD Sistem Informasi Sekolah

Penjelasan DFD Sistem Informasi Sekolah

Pada dfd diatas menjelaskan bahwa stake holder atau ruang lingkung yang berhubungan dengan sistem terdapat 4 bagian yaitu admin, guru, siswa, dan kepala sekolah. Masin-masing pengguna mempunyai perananan masing-masing. Penjalasan singkatnya sebagai berikut:

1. Admin

Admin merupakan pengguna utama dari pengendali sistem yang berjalan. Dimana intruksi semua terdapat pada admin. Dengan artian admin adalah bagian pengguna utama yang mempunyai peran penting dalam berjalannya sistem. Baik interaksi sistem secara analisa manual maupun yang berhubungan secara langsung dengan sistem.

Pada dfd diatas informasi yang diberikan admin kepada sistem misalnya: data login, data guru, data pelajaran, data penilaian data pembayaran dan banyak lagi pengembanganya. selanjutnya data yang diterima admin dari sistem misalnya yaitu:laporan, baik penilaian maupun informasi lainya.

2. Guru

Pada dfd diatas guru memberikan informasi data nilai pada sistem. Selain langsung berinteraksi dengan sistem tentang input nilai sistem informasi. Guru juga dapat memberikan nilai kepada admin kemudian admin yang menginputkan nilai kedalam sistem.

3. Siswa

Pada dfd diatas siswa memberikan data login ke sistem dan siswa dapat menerima informasi penilaian pelajaran yang diberikan oleh guru. Selain itu, siswa juga dapat melihat pelajaran dan ruang kelas.

4. Kepala Sekolah (KEPSEK)

Pada dfd diatas Kepala sekolah dapat melihat laporan penilaian dan informasi guru, siswa banyak hal. Dalam hal ini Kepala sekola berperan untuk memantau perkembangan melalui sistem informasi sekolah.

DFD sistem informasi sekolah diatas masih sedikit sederhana. Untuk pengembangan yang lebih kompleks lagi, sistem dapat di lengkapi dengan proses penjadwalan, proses pembayaran spp sistem e-larning di sekolah secara  online, atau bahkan yang lebih menarik lagi sistem dapat di lengkapi dengan diskusi online dan fitur-fitur lainya. Terimakasih, sudah membaca semoga bermanfaat.

Postingan berikutnya

  1. contoh dfd
  2. contoh data flow diagram dan penjelasannya
  3. dfd sistem informasi akademik sekolah
  4. dfd sistem informasi sekolah
  5. contoh dfd dan penjelasannya
  6. contoh dfd level 1 dan penjelasannya
  7. dfd sistem informasi akademik
  8. contoh dfd sistem informasi sekolah
  9. contoh dfd sekolahh
  10. Contoh kasus dfd
  11. contoh dfd sederhana
  12. contoh dfd sekolah
  13. contoh dfd sistem informasi akademik sekolah
  14. dfd sekolah
  15. contoh dfd sistem informasi