Mengambil Nilai Dari Absensi Untuk Aplikasi SPK

Berbicara SPK atau sistem pendukung keputusan, kita sering mengenal istilah variabel kriteria dalam perhitungannya.

Beberapa waktu lalu Saya mendapat projek untuk membangun aplikasi SPK untuk penentuan karyawan terbaik.

Dengan menggunakan aplikasi atau program ini seorang manajer akan mengetahui sebuah nilai dari karyawan berdasarkan perhitungan metode yang digunakan. Metode yang digunakan pada kasus kali ini adalah Fuzzy Analityc Hierarchy Process (FAHP). Yang membuat sedikit kerepotan adalah ketika salah satu variabel atau kriteria menggunakan indikator lain atau variabl lain lagi.

Fungsi aplikasi

Sebelumnya berbicara manfaat dari aplikasi ini diantaranya dapat digunakan manajer untuk:

  1. Memilih karyawan terbaik, jika perusahaan ingin memberikan reward atau hadiah kepada karyawan memiliki dedikasi tinggi maka cara ini sangat tepat adil dan objektif.
  2. Menyeleksi karyawan / PHK, Perusahaan kadang kebingunan dalam menentukan pemutusan hubungan kerja karyawan dikarekan penilaian yang tidak dapat di putuskan secara tepat. Menggunakan aplikasi ini perusahaan dapat mengetahui karyawan yang  berdedikasi rendah.
  3. Alat assesment, dengan aplikasi ini perusahaan dapat mengasesmen atau mengevaluasi kinerja karyaawanya dengan mudah.

 

Untuk variabel yang digunakan pada SPK ini yaitu:

  1. Absensi, merupakan daftar kehadiran karyawan pada hari kerja. Pada kasus ini absen dilakukan dua kali dalam sehari yaitu pagi dan sore. Dan jumlah hari kerja dalam 1 bulan 26 hari.
  2. Kerjasama, merupakan kriteria yang digunakan untuk menilai adaptasi terhadap lingkungan kerjanya.
  3. Peforma, merupakan kriteria yang digunakan untuk menilai tingkat pekerjaanya dan dari apa yang dihasilkan oleh pekerjaannya.
  4. Sikap, merupakan penilaian kriteria pada sikap individu terhadap lingkungan kerja.

 

Varibel kriteria metode FAHP

Varibel kriteria metode FAHP

Seperti terlihat pada gambar diatas, terdapat 4 variabel yang dapat dikelola secara dinamis, baik di tambah, di edit dan juga di hapus. Namun tidak halnya dengan variabel kriteria absensi. Pada variabel tersebut tidak ada aksi edit dan juga hapus.

Hal tersebut dikarenakan variabel tersebut adalah variabel dengan indikator lain yaitu absensi, atau dengan kata lain, kriteria tersebut juga adalah data baru.

Variabel absensi

Fokus pada variabel absensi yang kita bahas kali ini. Pada awalnya saya juga bingung bagaimana mengambil nilai dari absensi yang notabene data absen tersebut berupa kehadiran karyawan atau pegawai.

Agar tidak bingung silahkan lihat dulu data absensi yang kita pada setelah kita masukkan kedalam aplikasi:

Variabel kriteria absensi

Variabel kriteria absensi

Tampak pada gambar diatas, terdapat sebuah tabel yang berisi tanggal absensi dan jenis absensi serta kode karyawan dan namanya.

Data tersbut merupaan data absensi yang telah di upload melalui fitur import pada aplikasi.

Pada data ini kita akan mengambil nilai real antara 1-9 agar dapat digunakan untuk perhitungan pada Metode FAHP. Analoginya adalah jika nilai yang ada pada jumlah masuk absen hari kerja 26 kali absenpagi dan 26 kali absen sore.

Maka kita akan mencari nilai relanya, setelah beberapa saat di fikirkan, Alhamdulillah ketemu logika untuk mncari nilai realnya. Namun rumus ini dari hasil kesepakatan saya dan peneliti. Berikut algoritmanya dalam bahasa PHP:

Algoritma Mengambil nilai dari absensi

Algoritma Mengambil nilai dari absensi

Script koding php & Mysql

function nilaiAbsen($kodeAlternatif=”){function nilaiAbsen($kodeAlternatif=”){ global $con; $pagi=$con->query(“SELECT * FROM absensi WHERE kodeAlternatif=’$kodeAlternatif’ AND waktu=’1′”)->num_rows; $sore=$con->query(“SELECT * FROM absensi WHERE kodeAlternatif=’$kodeAlternatif’ AND waktu=’0′”)->num_rows; $full=$pagi+$sore; $full=$full/2; if($full >=20 or $full <=26){ $nilai=8; }elseif($full >= 15 or $full <20 ){ $niai=7; }elseif($full >= 10 or $full <15 ){ $nilai=6; }elseif($full >= 5 or $full <10 ){ $nilai=5; }elseif($full >= 1 or $full <5 ){ $nilai=4; }else{ $nilai=1; } return $nilai;}

Dengan algoritma diatas maka bisa muncul nilai yaitu 1, 4, 5, 6, 7, 8 tergantung berapa kali absen karyawan pada setiap bulannya.

Semoga bermanfaat, Jika ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar atau boleh bertanya kepada saya langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>