Metode Pengambilan Keputusan Selain AHP

By , November 14, 2015,

Metode Pengambilan Keputusan Selain AHP. SPK (Sistem pendukung keputusan) adalah sistem penunjang yang dapat digunakan untuk membantu manusia dalam menyelesaikan sebuah masalah dengan membantu memberikan solusi terhadap permasalahan  tersebut. Solusi tersebut dapat berupa keputusan yang diambil berdasarkan variabe masalah yang di proses.

Metode Pengambilan keputusan Selain AHP

Metode Pengambilan keputusan Selain AHP

Biasanya metode yang digunakan untuk pengambilan keputusan yaitu AHP. Pertanyaan yang sering muncul, adalah apakah ada metode selan ahp yang dapat digunakan untuk menyelesaikan pengambilan keputusan?, jawabannya ada, untuk informasi beberapa metode berikut ini mampu digunakan sistem untuk menyelesaikan masalah penentuan keputusan baik berupa hasil keputusan atau perangkingan kriteria variabel

Metode Pengambilan Keputusan Selain AHP

Berikut ini metode SPK yang dapat digunakan dalam menentukan keputusan terbaik:

  1. Fuzzy AHP (F-AHP) yaitu metode pengembangan dari ahp yang dalam prosesnya menggunaan perbandingan fuzzy untuk menghandle varibel yang terdiri dari subvariabel. F-AHP adalah salah satu meode perankingan. FAHP merupakan gabungan metode AHP dengan pendekatan konsep fuzzy (Raharjo dkk, 2002). F-AHP menutupi kelemahan yang terdapat pada AHP, yaitu permasalahan terhadap kriteria yang memiliki sifat subjektif lebih banyak. Ketidakpastian bilangan direpresentasikan dengan urutan skala. Untuk menentukan derajat keanggotaan pada F-AHP, digunakan aturan fungsi dalam bentuk bilangan fuzzy segitiga atau Triangular Fuzzy Number (TFN) yang disusun berdasarkan himpunan linguistik. Jadi, bilangan pada tingkat intensitas kepentingan pada AHP ditransformasikan ke dalam himpunan skala TFN.
  2. ANP yaitu metode analytic newtwork process, metode yang dalam prosesnya menganalisis berdasarkan struktur jaringan. Metode Analityc Network Process adalah salah satu metode yang mampu mempresentasikan tingkat kepentingan berbagai pihak dengan mempertimbangan saling keterkaitan antara strategi objektif yang satu dengan yang lain. Metode ini merupakan pengembangan dari metode AHP. Metode Analitycal Hierarki Process (AHP) adalah metode pembobotan yang sering digunakan dalam merancang sistem pengukuran kinerja. Metode ini menggunakan asumsi bahwa strategi objektif di setiap perspektif saling independent satu sama lain yang direpresentasikan sengan struktur hierarki sistempengukuran kinerjanya. Asumsi ini secara tidak langsung mengabaikan adanya keterkaitan pada strategy map yang telah dirancang. Kebutuhan akan metode pembobotan yang mampumempertimbangkan saling keterkaitan antara strategi objektif yang ditunjukkan
    apda strategy map menjadi penting untuk diteliti.
  3. SAW (Simple Additive Weighting) yaitu metode pengambilan keputusan menggunakan nilai berbandingan dan pembobotan. Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut (Fishburn, 1967) (MacCrimmon, 1968). Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (X) ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Metode ini merupakan metode yang paling terkenal dan paling banyak digunakan dalam menghadapi situasi Multiple Attribute Decision Making (MADM). MADM itu sendiri merupakan suatu metode yang digunakan untuk mencari alternatif optimal dari sejumlah alternatif dengan kriteria tertentu.
    Metode SAW ini mengharuskan pembuat keputusan menentukan bobot bagi setiap atribut. Skor total untuk alternatif diperoleh dengan menjumlahkan seluruh hasil perkalian antara rating (yang dapat dibandingkan lintas atribut) dan bobot tiap atribut. Rating tiap atribut haruslah bebas dimensi dalam arti telah melewati proses normalisasi matriks sebelumnya.
  4. MADM ( Multiple Attribute Decision-making) yaitu metode pengambilan keputusan berdasarkan banyak atribut sebagai penilai.  MADM adalah suatu metode yang digunakan untuk mencari alternatif optimal dari sejumlah alternatif dengan kriteria tertentu. Inti dari MADM adalah menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan  proses perankingan yang akan menyeleksi alternatif yang sudah diberikan. Pada dasarnya, ada 3 pendekatan untuk mencari nilai bobot atribut, yaitu pendekatan subyektif, pendekatan obyektif dan pendekatan integrasi antara subyektif & obyektif. Masing-masing pendekatanmemiliki kelebihan dan kelemahan. Pada pendekatan subyektif, nilai bobot ditentukan berdasarkan subyektifitas dari para pengambil keputusan, sehingga beberapa faktor dalam proses perankingan alternatif bisa ditentukan secara bebas. Sedangkan pada pendekatan obyektif, nilai bobot dihitung secara matematis sehingga mengabaikan subyektifitas dari pengambil keputusan.
  5. Fuzzy MADM kombinasi metode MADM dan fuzzy.  Fuzzy Multiple Attribute Decision Making FMADM adalah suatu metode yang digunakan untuk mencari alternatif optimal dari sejumlah alternatif dengan kriteria tertentu. Inti dari FMADM adalah menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternatif yang sudah diberikan. Pada dasarnya, ada 3 pendekatan untuk mencari nilai bobot atribut, yaitu pendekatan subyektif, pendekatan obyektif dan pendekatan integrasi antara subyektif & obyektif. Masing – masing pendekatan memiliki kelebihan dan kelemahan. Pada pendekatan subyektif, nilai bobot ditentukan berdasarkan subyektifitas dari para pengambil keputusan, sehingga beberapa faktor dalam proses perankingan alternatif bisa ditentukan secara bebas. Sedangkan pada pendekatan obyektif, nilai bobot dihitung secara matematis sehingga mengabaikan subyektifitas dari pengambil keputusan. ( Kusumadewi, 2007)
  6. TOPSIS (Technique of Order Preference by Similarity to Ideal Solution) yaitu metode pengambilan keputusan yang dalam prosesnya penyamaan dan penyesuaian tarhadap variabel sebagai solusi. Metode TOPSIS adalah salah satu metode pengambilan keputusan multikriteria yang pertama kali diperkenalkan oleh Yoon dan Hwang pada tahun 1981. Metode ini merupakan salah satu metode yang banyak digunakan untuk menyelesaikan pengambilan keputusan secara praktis. TOPSIS memiliki konsep dimana alternatif yang terpilih merupakan alternatif terbaik yang memiliki jarak terpendek dari solusi ideal positif dan jarak terjauh dari solusi ideal negatif . Semakin banyaknya faktor yang harus dipertimbangkan dalam proses pengambilan keputusan, maka semakin relatif sulit juga untuk mengambil keputusan terhadap suatu permasalahan.
  7. Fuzzy TOPSIS yaitu kombinasi metode fuzzy dengan TOPSIS. Fuzzy TOPSIS merupakan salah satu metode fuzzy multi atribut untuk pengambilan keputusan. Pada seleksi penerimaan siswa baru dan seleksi penentuan kelas menggunkan metode fuzzy TOPSIS. Terdapat beberapa kriteria yang menjadi dasar  pengambilan keputusan untuk seleksi penerimaan siswa baru yaitu nilai tes, hasil raport, hasil ujian sekolah, ujian nasional, dan tes agama. Sementara itu kriteria yang digunakan untuk seleksi penentuan kelas meliputi hasil seleksi penerimaan siswa baru dan tes IQ. Alternatif yang digunakan dalam seleksi penerimaan siswa baru adalah nama siswa yang telah mendaftarkan diri dan untuk alternatif yang digunakan dalam seleksi penentuan kelas adalah siswa yang lulus dalam seleksi penerimaan siswa baru. Selanjutnya hasil perhitungan tersebut dibandingkan dengan cara penilaian sederhana yang memiliki perbedaan pada bobot kriteria dan pengolahan nilai-nilai alternatif terhadap kriteria. Pada cara sederhana nilai dari setiap siswa dan bobot kriteria kurang diperhatikan, sehingga hasil yang diperoleh kurang mewakili dari nilai tersebut.

Demikian Metode Pengambilan Keputusan Selain AHP yang dapat kita kembangkan menjadi aplikasi web atau sistem pakar dan pengambilan keputusan. Tag: makalah, laporan, skripsi, thesis, program,aplikasi,software,zip,rar,proposal

Referensi:

  1. http://matematika.studentjournal.ub.ac.id/
  2. ejournal.undip.ac.id/
  3. http://www.jurnal.uii.ac.id/
  4. https://sybil88.wordpress.com
  5. https://aeroyid.wordpress.com/
  6. https://cicie.files.wordpress.com
  7. https://nerims.wordpress.com

Postingan berikutnya

  1. script topsis
  2. metode selain ahp
  3. source code penggabungan metode Ahp dan topsis
  4. perbedaan metode saw dan ahp
  5. metode pengembangan FMADM
  6. contoh program gabungan ahp dan topsis
  7. perbedaan metode saw dengan metode lainnya adalah
  8. perbedaan anp dan fuzzy ahp
  9. proses pembobotn kriteria matriks keputusan
  10. script metode pembobotan
  11. selain metode ahp
  12. Selain Metode fuzzy
  13. selain metode SAW
  14. slain ahp dlam spk apa ada yg lain
  15. source code fmadm adalah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *