gis

Koleksi Sistem Informasi Geografis

Koleksi projek sistem informasi geografis

Koleksi projek sistem informasi geografis

Beberapa projek sistem informasi geografis yang kami kembangkan meliputi banyak aspek dan bidang. Bidang pengembangan dari aplikasi dan program sistem informasi geografis  ini meliputi, bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang pemerintahan, bidang kesehatan, bidang pertanian dan perkebunan, bidang keuangan dan banyak lagi projek-projek GIS yang sedang dalam progress pengerjaan.

 

Koleksi Sistem Informasi Geografis

 

  1. Sistem informasi geografis potensi wilayah daerah
  2. Sistem informasi geografis pariwisata
  3. Sistem informasi geografis kuliner
  4. Sistem informasi geografis apotek
  5. Sistem informasi geografis bengkel
  6. Sistem informasi geografis minimarket
  7. Sistem informasi geografis supermarket
  8. Sistem informasi geografis dealer
  9. Sistem informasi geografis spbu
  10. Sistem informasi geografis masjid
  11. Sistem informasi geografis lokasi ceramah
  12. Sistem informasi geografis lokasi sekolah
  13. Sistem informasi geografis kampus
  14. Sistem informasi geografis penduduk miskin
  15. Sistem informasi geografis penyebaran proyek pembangunan
  16. Sistem informasi geografis Perjalanan wisata
  17. Sistem informasi geografis Rumah sakit
  18. Sistem informasi geografis klinik
  19. Sistem informasi geografis angkutan umum
  20. Sistem informasi geografis taxi
  21. Sistem informasi geografis pasar
  22. Sistem informasi geografis pendidikan
  23. Sistem informasi geografis sensus penduduk
  24. Sistem informasi geografis pemasaran
  25. Sistem informasi geografis penjualan
  26. Sistem informasi geografis usaha kecil dan menengah (UKM)
  27. Sistem informasi geografis pesantren
  28. Sistem informasi geografis pengolahan padi
  29. Sistem informasi geografis penyebaran penyakit
  30. Sistem informasi geografis penentuan wilayah rawan banjir
  31. Sistem informasi geografis ATM
  32. Sistem informasi geografis BANK
  33. Sistem informasi geografis lahan perkebunan
  34. Sistem informasi geografis Pertanahan
  35. Sistem informasi geografis BTS ( Tower)
  36. Sistem informasi geografis Konsumen / Pelanggan
  37. Sistem informasi geografis perkebunan sawit
  38. Sistem Informasi geografis perkebunan karet
  39. Sistem Informasi geografis warnet
  40. Sistem Informasi Geografis depo air
  41. Sistem Informasi geografis pabrik
  42. Sistem Informasi geografis sumber minyak
  43. Sistem Informasi lokasi pengeboran
  44. Sistem informasi geografis rumah makan / restoran
  45. Sistem Informasi geografis counter pulsa
  46. Sistem Informasi geografis warung / kedai
  47. Sistem Informasi geografis penyaluran bantuan
  48. Sistem informasi geografis agen gas LPG
  49. Sistem Informasi geografis agen tiket dan travel
  50. Sistem Informasi geografis tingkat sosial

 

Demikian portofolio projek sistem php tentang Web GIS. Beberapa projek sistem informasi geografis ini banyak diggunakan di implementasikan baik di instansi daerah maupun swasta. Untuk informasi pemesanan dan script php gis diatas silahkan hubungi kontak kami lebih lanjut. Atau pemesanan projek baru GIS sesuai dengan yang Anda butuhkan.

Contoh Informasi Lokasi dan Informasi Spasial SIG

Pertanyaan menarik yang diajukan tentang pengembangan aplikasi berbasis web untuk sistem inormasi geografis (SIG). Dalam bahasa kerennya sistem informasi geografis dapat di sebut dengan web GIS. Nah kali ini ada teman kita yang bertanya tentang GIS yaitu:

Contoh Informasi Lokasi dan Informasi Spasial SIG ?

Jawaban: 

1. Data Informasi

Informasi lokasi adalah data yang berisikan berita tentang detail suatu lokasi. Detail tersebut menjelaskan misalnya alamat lokasi, jarak lokasi, fasilitas yang ada pada lokasi, detail koordinat lokasi, informasi itu sendiri bisa berupa aspek-aspek yang ada pada lokasi itu sendiri, misal aspek budaya, politik, ekonomi, keamanan dan masih banyak lagi.

Contoh data informasi lokasi: 

  1. Informasi kabupaten sebuah provinsi
  2. Informasi kecamatan dalam sebuah kabupaten
  3. Informasi desa dalam sebuah kecamatan
  4. Informasi kebudayaan pada suatu daerah
  5. Informasi ekonomi daerah
  6. Informasi potensi wisata daerah

Informasi lokasi Secara detail dijelaskan oleh ejhapahlevi pada blognya dengan contoh sebagai berikut:

1. Titik (dimensi nol – point)
Titik adalah representasi grafis atau geometri yang paling sederhana bagi objek spasial.
Representasi ini tidak memiliki dimensi, tetapi dapat diidentifikasikan di atas peta dan
dapat ditampilkan pada layar monitor dengan menggunakan simbol-simbol tertentu.
Perlu dipahami juga bahwa skala peta akan menentukan apakah suatu objek akan
ditampilkan sebagai titik atau polygon. Pada peta skala besar, unsur-unsur bangunan
akan ditampilkan sebagai polygon, sedangkan pada skala kecil akan ditampilkan sebagai
unsur-unsur titik.
Format titik : koordinat tunggal, tanpa panjang, tanpa luasan.
Contoh : lokasi kecelakaan, letak pohon
Gambar 1. Contoh data spasial dalam bentuk titik

2. Garis (satu dimensi – line atau polyline)
Garis adalah bentuk geometri linier yang akan menghubungkan paling sedikit dua titik dan digunakan untuk merepresentasikan objek-objek yang berdimensi satu. Batas-batas objek geometri polygon juga merupakan garis-garis, demikian pula dengan jaringan listrik, jaringan komunikasi, pipa air minum, saluran buangan, dan utility lainnya dapat direpresentasikan sebagai objek dengan bentuk geometri garis. Hal ini akan bergantung pada skala peta yang menjadi sumbernya atau skala representasi akhirnya.
Format : Koordinat titik awal dan akhir, mempunyai panjang tanpa luasan.
Contoh : jalan, sungai, utility
Gambar 2 Contoh data spasial dalam bentuk garis

3. Polygon (dua dimensi – area)
Geometri polygon digunakan untuk merepresentasikan objek-objek dua dimensi. Unsurunsur
spasial seperti danau, batas propinsi, batas kota, batas persil tanah milik adalah
beberapa contoh tipe entitas dunia nyata yang pada umumnya direpresentasikan
sebagai objek-objek dengan geometri polygon. Meskipun demikian, representasi ini
masih akan bergantung pada skala petanya atau sajian akhirnya.
Format : Koordinat dengan titik awal dan akhir sama, mempunyai panjang dan luasan.
Contoh : Tanah persil, bangunan

Gambar 3 Contoh data spasial dalam bentuk polygon
4. Permukaan (3D)
Setiap fenomena terkait fisik (spasial) memiliki lokasi di dalam ruang. Akibatnya, model
data yang lengkap juga harus mencakup dimensi penting yang ketiga (ruang 3 dimensi).
Hal ini tentu saja juga berlaku bagi permukaan tanah, menara, sumur, bangunan, batasbatas
alamat, bencana (gempa, tsunami, kebakaran), dan lain sebagainya.
Format : Area dengan koordinat vertikal, Area dengan ketinggian
Contoh : Peta slope, bangunan bertingkat.
Gambar 4 Contoh data spasial dalam bentuk 3D

2. Data Spasial

Data spasial adalah data yang bereferensi geografis atas representasi obyek di bumi. Data spasial pada umumnya berdasarkan peta yang berisikan interprestasi dan proyeksi seluruh fenomena yang berada di bumi. Fenomena tersebut berupa fenomena alamiah dan buatan manusia. Pada awalnya, semua data dan informasi yang ada di peta merupakan representasi dari obyek di muka bumi.
Sesuai dengan perkembangan, peta tidak hanya merepresentasikan obyek-obyek yang ada di muka bumi, tetapi berkembang menjadi representasi obyek diatas muka bumi (diudara) dan dibawah permukaan bumi. Data spasial memiliki dua jenis tipe yaitu vektor dan raster. Model data vektor menampilkan, menempatkan, dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik-titik, garis-garis atau kurva, atau poligon beserta atribut-atributnya. Model data Raster menampilkan, dan menyimpan data spasial dengan menggunakan struktur matriks atau piksel – piksel yang membentuk grid. Pemanfaatan kedua model data spasial ini menyesuaikan dengan peruntukan dan kebutuhannya.

sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Data_spasial

Contoh data spasial: dapat berupa koordinat dan titik pon sebuah lokasi berada.

Demikian jawaban atas pertanyan tentang sistem informasi geografis.

Aplikasi Sistem Informasi Geografis

Aplikasi Sistem Informasi Geografis. Program sistem informasi geografis atau di kenal dengan GIS berguna untuk memetakan informasi berdasarkan visualisasi suatu data berdasarkan lokasi. Web GIS berfungsi untuk menggambarkan data dengan pemetaan tertentu. Salah satu nya adalah untuk memberikan informasi tentang kondisi suatu deareah berdasarkan data pengelolaan data yang dilakukan.

Aplikasi Sistem Informasi Geografis

Aplikasi sistem informasi geografis banyak jenisnya. Salah satu pemanfaatan sistem informasi geografis bisa digunakan untuk berbagai bidang yaitu: bidang bisnis, bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang sosial dan bidang pertanian dan pertahanan Dan masih banyak bidang lain yang bisa memanfaatkan aplikasi GIS dalam pengelolaan data informasinya.

Contoh aplikasi GIS:

  • Sistem informasi geografis penentuan lokasi wisata
  • Sistem informasi geografis pemetaan masyarakat miskin
  • Sistem informasi geografis penentuan strategi pemasaran
  • Sistem informasi geografis pemantauan gejala kurang gizi
  • Sistem informasi geografis siswa berprestasi
  • Sistem informasi geografis hasil perkebunan
  • Sistem informasi geografis trayek angkutan umum
  • Sistem informasi geografis pelayanan puskesmas
  • Sistem informasi geografis pemantauan wilayah rawan kebakaran hutan
  • Sistem informasi geografis hasil pertanian dan perkebunan
  • Sistem informasi geografis pemetaan luas wilayah tanah
  • Sistem informasi geografis pendataan penduduk
  • Sistem informasi geografis pemasaran produk
  • Sistem informasi geografis kredit penjualan barang
  • Dan masih banyak lagi sistem informasi geografis yang bisa di kembangkan.

Sistem informasi geografis adalah merupakan aplikasi web berbasis server. Script php gis yang saya kembangkan menggunakan php dan database mysql. Untuk menggunakan aplikasi gis tidaklah sulit, karena dari tampilannya sudah menggunakan gui dan tombol-tombl yang sudah didesain sesuai dengan kebutuhan pengguna sistem.

Untuk contoh berikut ini adalah contoh gis pelayanan konsumen telkom:

Contoh tampilan gis

Berikut ini sebagaian contoh tampilan web gis untuk pemetaan lokasi konsumen atau pelanggan.

Contoh menu gis

contoh-menu-gis

contoh menu gis

Tampilan informasi data gis

tampilan-informasi-data-gis

tampilan informasi data gis

Di atas adalah tampilan gis mbak lida. Yang mana untuk informasi yang di hasilkan dari data tersebut berupa informasi perumahan, informasi pelanggan, dan informasi data sto Untuk melihat info yang ada Anda hanya perlu mengklik saja informasi yang bersangkutan.

Kelebihan sistem informasi geografis adalah informasi yang dihasilkan berdasaran gambaran tentang lokasi wilayah, memudahkan dalam pembacaan data informasi, pengelolaan informasi menjadi tervisualisasi.

Kekurangan sistem informasi geografis adalah membutuhkan server yang harus tetap online jika data informas akan diakses, modul peta harus sesuai dengan pengisian data informasi, Koordinat yang digunakan harus sesuai dengan wilayah yang bersangkutan tentang informasi yang ditampilkan.

Bagaimana mengimplementasikan GIS cukuplah mudah. Anda hanya membutuhkan analisa dan untuk perancangan gis Anda buat. Untuk proses dan datanya tinggal menyesuaikan. Untuk Skripsi, tugas akhir, atau TA sistem informasi geografis bisa juga di kembangkan. Untuk referensi gis bisa didapat dari makalah, proposal, laporan, jurnal, skripsi, thesis, dan disertasi. download

BUTUH SISTEM NFORMASI GEOGRAFIS ?

Hubungi kami

Postingan berikutnya

  1. download aplikasi sig
  2. download aplikasi sistem informasi geografis berbasis web
  3. download aplikasi gis
  4. contoh aplikasi sig berbasis web
  5. aplikasi untuk membuat sistem informasi geografis

Data Sistem Informasi Geografis

Data Sistem Informasi Geografis. Dalam sebuah sistem, data merupakan bagian penting yang perlu di perhatikan dalam penggunaannya. Begitu pula dengan data aplikasi GIS atau sering di kenal dengan Geographic Information System di indonesia di kenal dengan sistem informasi geografis. Sistem informasi geografis (SIG) merupakan sistem informasi yang mengelola data lokasi dan informasi. Kedua data tersebut di kelola dan di tampilkan kedalam tampilan GUI berdasarkan lokasi, jadi jika sistem di intruksi untuk memberikan data info berdasarkan lokasi, maka informasi yang terdapat pada database yang terkait dengan lokasi tersebut akan muncul.

Data sistem informasi geografis

Data sistem informasi geografis

Dalam sebuah penelitian sistem informasi geografis juga bisa di kembangkan menjadi aplikasi dan program yang lebih baik lagi yaitu, dengan menggabungkannya dengan program aplikasi sejenis spk. Dengan SPK atau sistem pendukung keputusan yang di gabungkan dengan sistem informasi geografis maka pengambilan keputusan bisa di dasarkan lokasi yang terkait.

Data Sistem Informasi Geografis

Kembali ke pembahasan data, data adalah nilai yang akan dihitung dan munculkan pada sistem. Pada sistem informasi geografis penghitungan manual data juga kadang di perlukan, namun penghitungan manual ini tidak serumit seperti sistem pakar atau sistem pendudukng keputusan. Kalau pada kedua sistem tersebut penghitungan biasanya sedikit ribet, apalagi jika di implementasi dengan manambahkan sebuah metode tertentu untuk melakukan perhitungan. Pada sistem informasi geografis metode juga banyak yang bisa digunakan. Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat pada halaman metode. Disana lengkap dan bisa Anda pilih yang sesuai dengan studi kasus gis Anda.

Jenis data yang bisa digunakan pada sistem informasi geografis adalah data yang berhubungan objek. Dalam kaitanya dengan SIG data yang di tempat pada ruang dan waktu berdasarkan objek yang di kelola pada sebuah sistem informasi.

Jenis data sistem informasi geografis

Beberapa data yang bisa digunakan untuk  SIG yaitu:

1. Data spasial

Data spasial adalah data yang berkaitan dengan istilah keruangan. Data yang digunakan untuk mempresentasikan suatu wilayah atau likasi pada objek geografis yang ada di permukaan bumi. Selain itu data spasial merupakan data ruang yang menunjukkan suatu wilayah yang ada pada objek geografi. Cara mempresentasikan data spasial ini adalah misalnya dengan membentuk data tersebut kedalam sebuah grafik, peta, gambar yang di dalam ada data ordinat x dan y pada struktur originalnya.

Contoh data spasial:

  1. Lokasi pariwisata
  2. Lokasi sumber minyak bumi
  3. Penyebaran penduduk miskin
  4. Lokasi perumahan
  5. Penyebaran produk

Diatas adalah sebagaian contoh dari data spasial sistem informasi geografis. Selain contoh data spasial, yang perlu Anda ketahui juga adalah data spasial ini di bagi menjadi 3 bentuk dalam penggunaanya.

Berikut 3 bentuk data spasial:

  1. Dot (titik), bentuk ini di kenal dengan istilah terminal atau sebuah penghubung dalam pengerapan bisa di contohkan misalnya lokasi terminal.
  2. Polyline (Garis), bentuk ini adalah hubungan antara titik satu dengan titik yang lain. Bisasanya pada gis bentuk ini di kenali dengan contoh jalan yang ada pada suatu lokasi.
  3. Polygon (Area), Ini adalah bentuk dari hubungan antara titik dengan garis biasanya pertemuan antara keduanya. Dalam penerapannya polygon bisa di contohkan dengan lokasi kabupaten atau kecamatan.

2. Data atribut

Data atribut adalah data yang berkenaan dengan pendeskripsian suatu wilayah atau lokasi. Data ini juga bisa dikatakan data non spasial. Biasanya data menjelaskan suatu informasi tentang suatu wilayah atau objek yang digunakan sebagai data GIS. Seperti contohnya pada suatu wilahayah wisata pada daerah t ertentu terdapat jumlah objek wisata, jenis wisata, luas area, info biasa dan masih banyak lagi. Dan data yang terkait dengan atribut ini  bisa berupa informasi kata-kata dan juga data penilaian. Dalam penggunaanya data atribut di bagi menjadi 2.

2 Jenis data atribut:

  1. Data kuantitatif, yaitu data yang berkaitan dengan sebuah penilaian angka. Data angka tersebut selanjutnya bisa di hitung secara matematis dan di proses pada sebuah sistem. Data tersebut juga bisa digunakan sebagai statistik informasi pada data pelengkap sistem informasi geografis. Salah satu contoh ari data kuantitatif ini msialnya: kepadatan penduduk, jumlah lokasi wisata, jarak lokasi wisata dan berbagai hal yang memberikan penafsiran berupa data angka pada objek lokasi.
  2. Data kualitatif, yaitu data yang bersifat subjektif. Data ini adalah berupa data penafsiran yang bersifat kualitas. Contoh data kualitatif ini misalnya, jauh, dekat, dan data-data yang bersifat subjektif.

Sumber data yang bisa digunakan pada sistem informasi geografis

Setelah bicara beberapa jenis data, selajutnya yang perlu diketahui adalah dari mana data  yang bisa digunakan untuk mengolah sebuah sistem informasi geografis. Berikut ini beberapa sumber data GIS berasal.

  1. Data teristis (data lapangan), Ini adalah data utama yang cara mendapatkanya bisa secara langsung dengan mendatangi objek atau wilayah yang digunakan pada GIS. Cara mendapatkannya bisa dengan menghitung dan mengukur objek tersebut.
  2. Data peta, pada peta informasi yang ada didalamnya juga bisa digunakan untuk mengolah GIS. Beberapa peta biasanya menunjukkan informasi yang sedikit lengkap. Semakin lengkap data peta yang digunakan, semakin baik informasi yang diberikan pada geografis tersebut.
  3. Data penginderaan jauh, Data yang dilakukan pengamatan dengan jarak jauh. Data ini adalah data informasi yang didapat dari pencitraan sateli atau memfoto objek yang akan digunakan pada GIS.

Oke demikian informasi beberapa  Data Sistem Informasi Geografis yang bisa digunakan untuk memproses sistem informasi geografi. Semoga bermanfaat.

Postingan berikutnya

  1. sumber data SIG
  2. contoh data atribut
  3. data sig