Tutorial ERD

Tutorial ERD adalah tutorial yang membahas mengenai pembuatan entity relationship diagram atau yang bisa kita kenal dengan rangkaian tabel databes, dan juga field-field yang digunakan untuk menyimpan data aplikasi web.

ERD Sistem Informasi Penjualan Pulsa

Berjualan pulsa merupakan bidang usaha yang banyak di tekuni kebanyak orang di sekitar kita. Selain dengan modal yang tidak begitu besar, bisnis ini dapat juga membantu perekonomian rumah tangga. Bukan hanya rumah tangga, mahasiswa dan anak usia remaja pun dapat menjalankan usaha jualan pulsa yang menguntungkan ini.

Salahsatu manajemen penjualan pulsa agar pulsa laris dan terkelola dengan baik, yaitu dengan menggunakan aplikasi. Aplikasi sistem informasi penjualan pulsa merupakan solusi terbaik untuk mengatur  penjualan pulsa secara cepat dan fleksibel.

Untuk itu, jika kamu ingin mengembangkan aplikasi penjualan pulsa sesuai dengan kebutuhan, maka perlu di perhatikan analisis pengembangan aplikasi dari segi analisisnya yaitu ERD atau entity relationship diagram nya.

ERD Sistem Informasi Penjualan Pulsa

ERD Sistem Informasi Penjualan Pulsa

ERD Sistem Informasi Penjualan Pulsa

Meskinpun dari erd diatas terlihat sederhana, namun jika di implementasikan kedalam sebuah aplikasi, proses tersebut sudah mempunyai manfaat terhadap pengelolaan penjualan pulsa. Jika di kembangkan secara lebih luas lagi, misalnya aplikasi counter pulsa, berarti yang perlu kamu lakukan adalah menambahkan beberapa proses lainya.

Misalkan saja kamu akan membuat aplikasi konter pulsa yang melayani selain penjualan pulsa, terdapat juga jasa service, penjualan handphone, penjualan aksesoris, maka untuk data dan prosesnya juga perlu ditambahkan.

Data-data dalam tabel database berdasarkan erd diatas sebagai berikut:

Tabel Field
konsumen idKonsumen
noTelp
pulsa idPulsa
namaPulsa
nominal
harga
transaksi idtransaksi
idPulsa
tglTransaksi
admin idAdmin
namaAdmin
username
password

 

Oke dapat di simpulkan bahwa aplikasi sistem penjualan pulsa ini tersusun atau terdiri dari 4 tabel yang berguna sebagai penyimpan data pada program ini. Untuk struktur datanya dapat di buat sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Dan nantinya yang berfungsi sebagai data master yaitu data konsumen dan juga data pulsa. semoga bermanfaat, jasa pembuatan aplikasinya dapat menghubungi kami.

Postingan berikutnya

  1. contoh erd penjualan pulsa
  2. contoh erd aplikasi kasir
  3. entitas sistem penjualan pulsa
  4. erd koperasi penjualan

ERD Sistem Informasi Inventaris

Analisis aplikasi inventaris kali ini akan mengupas mengenai Entity Relationship Diagram atau di kenal dengan ERD.

Sebelumnya untuk analisa DFD nya bisa di baca disini:

DFD Sistem Informasi Inventaris

Langsung saja ke permasalahan berikut rangkaian erd untuk tabel yang tersusun menjadi database pada aplikasi inventaris.

ERD sistem informasi inventaris

ERD sistem informasi inventaris

Berikut ini detail dari erd diatas, untuk untuk entitas dan fieldnya di jabarkan sesuai dengan rangkaiannya masing-masing:

#Admin

  1. idAdmin
  2. username
  3. password
  4. telpAdmin
  5. alamatAdmin
  6. level
  7. foto

#Gedung

  1. idGedung
  2. idAdmin
  3. namaGedung
  4. ketGedung

#Ruangan

  1. idRuangan
  2. namaRuangan
  3. ketRuangan

#Barang

  1. idBarang
  2. namaBarang
  3. merkBarang
  4. kondisiBarang
  5. tgBarang
  6. jumlahBarang

#Inventaris

  1. idInventaris
  2. idRuangan
  3. idBarang
  4. jumlahInventaris
  5. tglInventaris
  6. ketInventaris

#Peminjaman

  1. idPeminjaman
  2. idInventaris
  3. idRuangan
  4. jumlahPeminjaman
  5. tglPeminjaman
  6. ketPeminjaman

#Perawatan

  1. idPerawatan
  2. idInventaris
  3. jumlahPerawatan
  4. tglPerawatan
  5. ketPerawatan

#Penyusutan

  1. idPenyusutan
  2. idInventaris
  3. jumlahPenyusutan
  4. tglPemeriksaan
  5. ketPenyusutan

 

Relasi:

#Admin

Pada konteks ini entitas admin berhubungan atau bereasi dengan gedung. Keterkaitan ini admin berfungsi sebagai penanggung jawab dari barang yang di berikan ke ruangan pada suatu gedung yang ada

#Gedung

Gedung berelasi dengan admin dan juga ruangan. 1 gedung bisa banyak atau lebih dari 1 ruangan.

#Ruangan

Ruangan bereasi dengan gedung dan juga inventaris. Hubungan ini dapat dilihat dari barang apa saja yang di inventariskan ke dalam suatu ruangan.

#Barang

Entitas berang berhubungan dengan inventaris. Pada data inventaris barang merupakan aspek penting yang di oleh

#Inventaris

Berelasi dengan entitas barang dan ruangan. Barang apa saja yang di inventariskan di ruangan akan di ketahui melalui entitas ini

#Peminjaman

Entitas peminjaman berhubungan dengan inventaris. Proses peminjaman membutuhkan data inventaris.

#Perawatan

Entitas perawatan berhubungan dengan inventaris

#Penyusutan

Entitas penyusutan berhubungan dengan inventaris

 

Demikan rangkaian untuk racangan database aplikasi inventaris.

 

Postingan berikutnya

  1. contoh erd inventaris barang
  2. erd inventaris

ERD Sistem Informasi Kuesioner

Perancangan database aplikasi kuesioner kali ini sedikit lebih singkat, hal ini di karenakan kontruksi tabel yang terbantuk dari analisis data flow nya tidak begitu kompleks. ERD sistem informasi kuesioner kali ini hanya terdiri dari beberapa tabel saja.

Tabel tabel yang ada pada database aplikasi kuesion ini di jelaskan dalam bentuk entity relationship diagram dan kemudian akan kita terjemahkan ke dalam struktur data yang ada pada tabel beserta field-field yang ada pada setiap tabelnya.

Sebenarnya dalam perancangan analisa program berupa ERD ini, mengacu dan juga terkait dengan DFD aplikasi. Nah untuk DFD aplikasi kuesioner ini dapat di lihat di DFD sistem inforamasi kuesioner.

Oke langsung saja, berikut gambaran ERD yang terbentuk sesuai DFD yang sudah di buat:

ERD sistem informasi Kuesioner

ERD sistem informasi Kuesioner

ERD sistem informasi Kuesioner

Uraian:

Berdasarkan gambar rangkaian entitas pada aplikasi kuesioner diatas terdapat 3 entitas yang saling terhubung dan berelasi. Pada relasi tersebut membentuk keterhubungan berdasarkan konsep dari aplikasi.

Keterhubungan tersebut diantaranya tabel atau entitas pertanyaan terhubung dengan entitas kuesioner. Kemudian entitas pertanyaan terhubung dengan entitas responden. Dan entitas pertanyaan dan responden terhubung dengan jawaban. Nah jawaban inilah yang akan menjadi hasil dari proses atau inti aplikasi kuesioner ini.

Selanjutnya, jika kita lihat gambar di atas kembali, terdapat entitas yang memisahkan diri dari entitas lainya yaitu entitas user. Ya, entitas user tidak terkait dengan proses entitas lain, dengan artian entitas tersebut entitas yang berdiri sendiri tidak terdapat relasi padanya dengan yang lain.

Jika mengacu pada diagram diatas, entitas yang terbentuk adalah sebagai berikut;

  1. User
  2. Responden
  3. Kuesioner
  4. Pertanyaan
  5. jawaban

 

Untuk entitas beserta field yang menyertainya di jelaskan sebagai berikut:

#User

Berisi field:

  1. idUser, beritipe integer dan panjang datanya 11
  2. nama, bertipe varchar dengan panjang data 50
  3. username, bertipe varchar dengan panjang data 25
  4. password, bertipe varchar dengan panjang data 25.

#Responden

Berisi field:

  1. idResponden, bertipe integer dengan panjang data 11
  2. nama, bertipe varchar dengan panjang data 50
  3. bidang, bertipe varchar dengan panjang data 100
  4. jabatan, bertipe varchar dengan panjang data 100
  5. telp, bertipe varchar dengan panjang data 13

#Kuesioner

Berisi field:

  1. idKuesioner, bertipe integer dengan pajang data 11
  2. kuesioner, bertipe varchar dengan panjang data 250

#Pertanyaan

Berisi field:

  1. idTanya, bertipe integer dengan panjang data 11
  2. idKuesioner, bertipe integer dengan panjang data 11
  3. pertanyaan, bertipe varchar dengan panjang 250
  4. pilihan, bertipe text dengan panjang unlimited

#Jawaban

Berisi field:

  1. idJawaban, bertipe integer dengan panjang data 11
  2. idResponden, bertipe integer dengan panjang data 11
  3. idPertanyaan, bertipe integer dengan panjang data 11
  4. jawaban, bertipe text dengan panjang data unlimited

 

catatan: untuk panjang data yang digunakan silahkan sesuaikan dengan kasus masing-masing. Untuk panjang data adalah kebutuhan ruang untuk penyimpanan data berdasarkan jumlah karakter yang ada.

Semoga bermanfaat.

 

Postingan berikutnya

  1. erd perancangan kuesioner sistem informasi
  2. susunan database konsioner

Begini Cara Membaca ERD Aplikasi

ERD adalah entity relationship diagram atau dalam bahasa indonesia diagram entitas yang saling terhubung.

Dalam aplikasi entitas diagram yang saling terhubung ini kaitanya dengan beberapa hal:

#1 Menu

Menu adalah susunan dari proses yang ada pada sebuah aplikasi. Tampilan menu ini adalah data yang di ambil dari entitas pada tabel database.

Kita asumsikan saja pada sebuah aplikasi terdapat beberapa menu misalkan saja:

  1. User, pada menu ini proses yang terjadi adalah pengguna aplikasi mengelola data aplikasi
  2. Pelanggan, pada menu ini proses yang terjadi adalah pengelolalaan data pelanggan
  3. Produk, proses pengelolaan data produk
  4. Penjualan, proses pengelolaan data penjualan

Dari beberapa proses menu diatas sudah termasuk tambah, edit dan juga hapus. Nah dimanakah yang disebut entitas pada sebuah menu aplikasi?, ya, untuk entitas terdapat pada bagian dalam dari masing-masing menu tersebut.

Sebagai contoh menu user:

Paa menu ini tentunya di tampilkan sebuah field-field atau kolom-kolom yang memberikan informasi kepada pengguna aplikasi tentang apa saja yang dikelola pada halaman menu user ini.

Misalnya pada menu user ini yang ditampilkan yaitu:

Nama User, Username, Password, alamat, telp

Data dengan kolom tersebut adalah sebagian dari entitas pada menu user. Ingat! Sebagian ya. Bukan semua. Lalu kenapa dikatakan sebagian karena tidak semua yang entitas pada aplikasi di tampilkan pada sebuah menu.

Bisa saja beberapa entitas tetap ada namun hanya untuk kaitan terhadap proses lainya pada sebuah menu aplikasi.

Untuk lebih jelasnya akan kita kaitkan dengan entitas sebenarnya pada kolom kolom tabel database

#2 Tabel database

Pada contoh diatas menu user pada sebuah aplikasi dalam tabel database bisa kita buat dengan nama tabel “user”. Untuk penamaan ini sebenarnya tergantung selera dari masing-masing programmer untuk menamainya. Bisa saja kita namai “tb_user” dan sebagainya.

Untuk membahas entitas yang ada pada tabel user dalam database ini, pada contoh diatas di letakkan pada menu user. Yang memberikan informasi tentang pengelolaan user.

Untuk entitasnya bisa menyerupai seluruh field atau kolom yang ditampilkan pada menu user atau hanya sebagian dari entitas kolom tabel user.

Untuk menu user diatas, bisa saja entitas yang terbentuk sebagai kolom tabel dalam database dengan tabel “user”:

  1. idUser
  2. namaUser
  3. username
  4. password
  5. telp
  6. alamat
  7. status
  8. blokir
  9. dst

 

Seperti itulah konsep ERD pada sebuah aplikasi dan cara membacanya. Untuk hubungannya dengan yang lain. Sebagai penghubung entitas ini adalah dalam pemrograman database kita kenal dengan istilah primary key dan juga foreign key:

Primary key, merupakan kata kunci utama yang ada pada sebuah entitas atau tabel dalam database. Pada contoh tabel “user” diatas yang bisa kita jadikan primary key yaitu “idUser”. Atau dengan catatan primary key adalah key unik dalam sebuah tabel database.

Foreign key adalah sebuah kata kunci asing yang berelasi dengan tabel lainya. Dengan kata lainya foreign key adalah kata kunci tabel lain yang kita panggil sebagai penghubung pada salah satu atau beberapa tabel lainya. Misalkan saja foreign key pada tabel penjualan yaitu “idProduk”. Untuk “idProduk” sendiri sebenarnya adalah primary key pada tabel produk, Seperti itu.

 

Postingan berikutnya

  1. cara membaca erd
  2. cara baca ERD
  3. cara membaca database erd
  4. Contoh cara membaca erd
  5. membaca erd
  6. vara membaca erd

ERD Pada Aplikasi Metode AHP

Pada aplikasi pendukung keputusan ahp database merupakan bagian penting. Sebelum membuat database tesebut maka yang perlu kamu ketahui adalah bagaimana susunan dan relasi antar tabel database sehingga dapat menampung data dan nilai dalam perhitungan metode AHP.

Kesalahan dalam pembuatan ERD akan membuat aplikasi AHP kamu menjadi rancu dan bahkan salah.

Berikut ini akan kita bahas seperti apa erd AHP yang bisa dijadikan referensi untuk membuat aplikasi ahp sebagai DSS atau sistem pendukung keputusan.

ERD Pada Aplikasi Metode AHP

ERD Pada Aplikasi Metode AHP

ERD Pada Aplikasi Metode AHP

Pada ERD diatas dijelaskan bahwa entitas atay enity yang terkait yaitu:

  1. Kriteria
  2. Alternatif
  3. Penilaian
  4. Perangkingan
  5. Admin

Untuk entitas yang saling terkait yaitu kriteria, alternatif, penilaian dan juga perangkingan. Sedangkan entitas admin berdiri sendiri karena tidak terkait dengan isi entitas lainya.

1. Entitas Kriteria

Entitas ini digunakan oleh aplikasi untuk menyimpan data kriteria yang digunakan dalam proses perhitungan AHP. Selain disimpan kriteria juga dapat langsung di tanam pada program. Perbedaanya adalah untuk penyimpanan menggunakan tabel database atau dalam entitas, kriteria akan menjadi lebih dinamis dan mudah untuk di tambah, edit dan diganti.

2. Entitas Alternatif

Alternatif adalah tabel database yang digunakan untuk menyimpan alternatif. Alternatif merupakan pilihan terhadap keputusan yang akan dihasilkan dari penilaian dan perangkingan. Alternatif ini bisa berupa orang, tempat atau lainya tergantung studi kasus yang kamu ambil dengan metode AHP.

3. Entitas Penilaian

Penilaian merupakan entitas yang digunakan untuk menyimpan nilai. Pada tabel ini tabel yang terkait adalah kriteria dan juga alternatif. Yang mana pada kedua tabel tersebut yang dipanggil hanyalah id nya  saja, sebagai foreigh key. Dan hal tersebut yang dikatakan sebagai relasi.

Untuk setiap alternatif bisa mempunya banyak nilai bergantung pada kriteria yang ada.

4. Entitas Perangkingan

Untuk tabel ini bisa dibuat atau juga tidak, dibuat untuk mempermudah penyimpanan data perangkingan dari penilaian yang telah dilakukan.

Perangkingan ini terkait dengan tabel penilaian. Untuk pemanggilan datanya cukup menggunakan id dari penilaian yang telah dilakukan.

5. Entitas Admin

Entitas yang berfungsi untuk menyimpan data admin yang menggunakan aplikasi.

 

 

Dengan konsep ERD seperti diatas, maka ketika aplikasi di jalankan dan akan melakukan penilaian, aplikasi membaca tabel kriteria dan juga alternatif. Yang mana proses ini digunakan untuk memunculkan form penilaian alternatif terhadap kriteria.

Selanjutnya data nilai akan disimpan pada entitas penilaian, dan kemudian di proses menggunakan ahp kembali dan di tampilkan pada aplikasi dan data perangkingannya di simpan pada entitas perangkingan.

Demikian semoga bermanfaat.

Postingan berikutnya

  1. Erd spk ahp

Contoh Diagram ERD Penggajian

ERD penggajian

ERD penggajian

Contoh Diagram ERD Penggajian. Sistem penggajian adalah sistem atau program software yang digunakan untuk membantu proses penggajian. ERD sistem penggajian adalah tahap awal sebelum aplikasi penggajian di rancang. Kegunaan dari ERD penggajian adalah untuk membantu menentukan alur proses yang terjadi pada sistem tersebut. Nah berikut ini beberapa contoh ERD perancangan sistem.

Software penggajian

Beberapa software penggajian yang sistem php kembangkan juga terdiri dari banyak aplikasi, Berikut ini portofolio projek sistem aplikasi penggajian:

  1. Software Aplikasi penggajian guru
  2. Software Aplikasi penggajian karyawan / pegawai
  3. Software Aplikasi penggajian CS (cleaning service)
  4. Software Aplikasi penggajian Satpam
  5. Software Aplikasi penggajian kuli
  6. Software Aplikasi penggajian penulis artikel
  7. Software Aplikasi penggajian wartawan
  8. Software Aplikasi penggajian dosen
  9. Software Aplikasi penggajian spg
  10. Software Aplikasi penggajian sales
  11. Software Aplikasi penggajian panen sawit
  12. Software Aplikasi penggajian panen karet
  13. Software Aplikasi penggajian panen tebu
  14. Software Aplikasi penggajian kurir
  15. Software Aplikasi penggajian perawat
  16. Software Aplikasi penggajian mekanik
  17. Software Aplikasi penggajian teknisi

Berikut Contoh ERD penggajian

ERD Penggajian

ERD Penggajian karyawan

Diatas adalah sistem penggajian karyawan yang mana data entitsnya meliputi gaji, karyawan dan bagian. Untuk karyawan terdapat beberapa field yaitu nip, nama, kd_bagian dan alamat. Selanjutnya terdapat entitas gaji yang  fieldnya yaitu gaji_pokok, tunjangan dan golongan dan entitas bagian yang fieldnya yaitu kd_bagian dan nama bagian.

 

Demikian rancangan erd untuk membangun sistem penggajian. ERD adalah bagian dari perancangan yang harus dilakukan, agar pengembangan aplikasi dapat berjalan sesuai dengan proses yang di rencanakan. Tahap peracangan erd dilakukan setelah DFD dari sistem sudah selesai di bangun. Acuan dari pengembangan ERD adalah DFD sistem yang sudah menunjukkan alur kerja dari program aplikasi. Oke sekian Contoh Diagram ERD Penggajian jika Anda membutuhkan ERD sesuai dengan sistem yang akan Anda bangun silahkan hubungi kami.

 

Referensi:

1. nindiwahyuni.blogspot.com

Postingan berikutnya

  1. erd penggajian
  2. erd penggajian karyawan
  3. contoh erd penggajian
  4. contoh erd penggajian karyawan
  5. erd penggajian pegawai
  6. erd sistem penggajian
  7. erd lrs sistem penggajian
  8. membuat erd dan dfd sistem penggajian GURU