Data Nilai Untuk Metode AHP. Pada sebuah penelitian penggunaan data merupakan hal yang harus dan mutlak. Kali ini Saya akan membahasa tenttang penggunaan data pada perhitungan metode ahp. Perhitungan php menggunakan data nilai yang berguna untuk menilai suatu variabel kriteria yang digunakan untuk menghitung proses ahp. Dan untuk itu Saya akan menjelaskan data seperti apa […]
Month: February 2015
Langkah – Langkah: Contoh Perhitungan Metode AHP
Langkah – Langkah: Contoh Perhitungan Metode AHP. Cara perhitungan menghitung dengan menggunakan metode AHP sangat simpel. Panduang perhitungannya yaitu menggunakan persamaan matriks perbandingan berpasangan yang dikembangkan oleh saaty yaitu dengan menggunakan sekala perbandingan 1-9. Dengan skala tersebut, di lakukan perbandingan sehingga membentuk matriks yang berguna untuk mendapatkan nilai kuantitatif dari penilaian relatif pada setiap masalah […]
21 Kelebihan dan 4 Kelemahan Metode AHP dibanding Metode Lain
Kelebihan dan Kelemahan Metode AHP dibanding Metode Lain. Pemilihan sebuah metode pada penyelesaian studi kasus harus mempertimbangkan beberapa hal. Diantara hal yang perlu dipertimbangkan yaitu kelebihan apa yang membuat Anda harus memilih metode tersebut, apa bedanya dengan metode yang lain. Hal tersebut adalah hal mutlak yang menjadi dasar pemilihan sebuah metode untuk mengatasi masalah, jika […]
Penerapan Metode AHP Pada Studi Kasus
Penerapan Metode AHP Pada Studi Kasus. Metode AHP (Analythic Hierarchy Process) adalah metode yang digunakan untuk menilai sebuah studi kasus yang dalam penyelesaianya lebih mengutamakan penilaian relatif. Misalnya dalam sebuah contoh Anda ingin menghitung sebuah perbandingan jarak antara kota a dengan kota b, nilai relatif yang dimaksud pada kasus ini yaitu dekat, jauh, sedang. Tidak […]
Cara Membuat Htaccess + Penjelasan
RewriteEngine on RewriteRule ^home$ beranda.php [L] #contoh RewriteRule ^roti\.html$ beranda.php?modul=roti&aksi=tampil [L] RewriteRule ^tambah-data-roti\.html$ beranda.php?modul=roti&aksi=tambah [L] RewriteRule ^lihat-produksi\.html$ beranda.php?modul=produksi&aksi=tampil [L] RewriteRule ^produksi\.html$ beranda.php?modul=produksi&aksi=tambah [L] RewriteRule ^edit-data-roti-(.*)\.html$ beranda.php?modul=roti&aksi=edit&kd_roti=$1 [L] RewriteRule ^hapus-data-roti-(.*)\.html$ modul/roti/aksi_roti.php?aksi=delete&kd_roti=$1 [L] RewriteRule ^detail-produksi-(.*)\.html$ beranda.php?modul=produksi&aksi=detail&kd_produksi=$1 [L] RewriteRule ^edit-produksi-(.*)\.html$ beranda.php?modul=produksi&aksi=edit&kd_produksi=$1 [L] RewriteRule ^hapus-produksi-(.*)\.html$ modul/produksi/aksi_produksi.php?aksi=delete&kd_produksi=$1 [L] RewriteRule ^update-data-roti(.*)\.html$ modul/roti/aksi_roti.php?aksi=update&kd_roti=$1 [L] RewriteRule ^insert-data-roti\.html$ modul/roti/aksi_roti.php?aksi=insert [L] RewriteRule ^insert-data-produksi\.html$ modul/produksi/aksi_produksi.php?aksi=insert [L] […]