Month: November 2015

Software Hidrolik

Software Deteksi Kerusakan Hidrolik. Hidrolik adalah suatu atau alatt yang digunakan untuk menggerakkan atau mengangkat beban dengan bantuan pemompa berupa nitrogen yang ada pada sebuah selang terhubung dari tuas pompa ke mesin hidrolik.

Nah kadang dalam penggunaan mesin hidrolik tersebut terdapat sebuah masalah pada kerusakan yang terjadi pada sebuah alat hidrolik baik berupa sparepart ataupun selang hidrolik. Oke kali ini saya akan menunjukkan kepada Anda Software program aplikasi yang digunakan untuk mengatasi kerusakan hidrolik, khususnya lagi selang hidrolik. Kami akan ulas software ini secara lebih lengkah berikut ini:

Cara Software Hidrolik

Software ini bekerja dengan cara menganalisa gejala kerusakan yang ada atau terjadi. User atau pengguna akan diberikan pertanyaan berupa gejala kerusakan yang di alami. Dari gejala tersebut akan di proses yang selanjutnya akan di deteksi untuk mengetahui kerusakan yang di alami. Dari data kerusakan yang disimpulkan maka, software yang akan memberikan solusi berdasarkan kerusakan yang terjadi.

Software ini di kembangkan untuk membantu para pengguna atau perusahaan penjual mesin hidrolik. Untuk mesin  hidrolik sendiri, banyak digunakan pada alat-alat lainya, misalkan saja pada mobil, truk, dump truck. dan alat-alat mesin industri lainya.

Sistem Hidrolik adalah  merupakan teknologi yang memanfaatkan zat cair, biasanya oli, untuk melakukan suatu gerakan segaris atau putaran. Sistem ini bekerja dengan berdasarkan prinsip Jika suatu zat cair dikenakan tekanan, maka tekanan itu akan merambat ke segala arah dengan tidak bertambah atau berkurang kekuatannya Hukum Archimedes.

Kerusakan-kerusakan hidrolik

  1. Abrasi
  2. Selang Pecah pada Badan Selang
  3. Selang pecah pada coupling
  4. Kebocoran pada ulir ujung dudukan
  5. Kucuran pada bagian pemisah (interface) coupling atau fluida rembes
  6. Coupling terlepas pada selang
  7. Korosi Coupling
  8. Retakan pada selang
  9. Selang hancur kronis
  10. Pembungkus selang menggelembung
  11. Pipa meleleh
  12. Retakan pada dudukan JIC/SAE
  13. Pipa selang rusak
  14. Muatan aliran statis pada selang Teflon
  15. Pengempaan berlebihan (over crimp)
  16. Pengempaan kurang (under crimp)
  17. Kempaan mekar seperti jamur (Mushroom Flare Crimp)
  18. Kempaan mekar diujung belakang fitting (Tail Flare Crimp
  19. Puntiran
  20. Peralatan selang yang tidak responsif
  21. Perubahan panjang (ketegangan pada jalur selang)
  22. Pergerakan / lendutan yang berbahaya
  23. Tekukan patah pada selang
  24. Puntiran
  25. Keregangan
  26. Collapse
  27. Sambungan ulir pipa yang berlebihan
  28. rakitan selang yang menimbulkan abrasi
  29. Rakitan yang terkena panas yang tinggi
  30. Penataan perakitan yang salah

Ciri Kerusakan Hidrolik

  1. Pembungkus selang rusak
  2. Terlihat lapisan penguat selang
  3. Selang terkena gesekan   terhadap komponen peralatan selang lain atau objek-objek pada lingkungan kerja
  4. Pembungkus selang terkena cairan/bahan fluida kimia beracun, asam deterjin dan fluida hidrolik
  5. Penguat selang yang terpapar rentan terhadap karat
  6. Pembungkus selang rusak
  7. Lonjakan tekanan yang berlebihan
  8. Terlihat lapisan penguat selang
  9. Terlihat Lendutan, belitan dan lumatan yang berlebihan
  10. Selang pecah sesaat sebelum bagian ujung selang
  11. Terlihat tekukan yang berlebihan pada ujung fitting
  12. Terlihat Pengempaan yang berlebihan
  13. Lonjakan tekanan yang berlebihan
  14. Selang rusak diujung fitting
  15. Kelendutan selang tidak mencukupi
  16. Cincin O-Ring rusak atau hilang
  17. Ulir atau sudut dudukan rusak
  18. Selang berminyak dan kotor
  19. Terdapat genangan fluida
  20. Coupling rusak
  21. Terdapat genangan fluida
  22. Selang berminyak dan kotor
  23. Terlihat tekukan yang berlebihan pada ujung fitting
  24. Pengempaan yang berlebihan / kurang
  25. Penyisipan selang pada coupling yang tidak benar
  26. Pengempaan yang berlebihan / kurang
  27. Penyisipan selang pada coupling yang tidak benar
  28. Kombinasi fitting/selang yang tidak sesuai
  29. Gelang pipa tidak terkait pada kearah pengunci poros (jika menggunakan coupling dau bagian
  30. Cetakan pengempaan yang tidak sesuai
  31. Kondisi coupling berkarat
  32. Kerusakan pada coupling/ keropos
  33. Terkena lingkungan yang lembab
  34. Terkena langsung dengan bahan kimia dan air garam
  35. Bahan fitting tidak terbuat dari baja karbon dan lapisan seng
  36. Keterpaparan panas / ozon yang berlebihan
  37. Pembungkus selang rusak
  38. Permukaan selang kering /keausan dan mengeras
  39. Belembung
  40. Perubahan warna
  41. Pembungkus selang rusak
  42. Terlihat lapisan penguat selang
  43. Terlihat Lendutan, belitan dan lumatan yang berlebihan
  44. Lonjakan tekanan berlebih
  45. Kondisi selang hampir putus (buruk)
  46. Pembungkus menggelembung
  47. Selang menjadi lunak
  48. Peralatan menjadi seret dan tidak responsive
  49. Pembungkus selang rusak
  50. Terkena cipratan cairan fluida
  51. Dudukan konus packing fitting logam retak
  52. Terlihat goncangan yang berlebihan
  53. Tertindih beban berat
  54. Material pipa pecah pecah
  55. Material pipa rontok dan rapuh
  56. Terkena temperature tinggi dari fluida hidrolik
  57. Pipa selang retak
  58. Terdapat pori pori lubang halus pada salang karet tefloin
  59. Ada beberapa bagian menghitam “menghangus”
  60. Gelang pipa terlihat terlalu dikempa
  61. Fitting terlihat penyok menekan pada ujung selang
  62. Gelang pipa terlihat kurang kempa
  63. Cairan fluida yang merembes pada ujung selang dan fitting
  64. Gelang pipa tidak terkempa seluruhnya
  65. Bagian atas gelang pipa mekar seperti jamur
  66. Gelang pipa tidak terkempa seluruhnya
  67. Bagian ujung belakang gelang pipa mekar
  68. Rakitan selang terpuntir
  69. Posisi selang membentuk spiral
  70. Tertekuk pada dua bagian
  71. Gangguan udara didalam system hidrolik
  72. Tekanan menurun
  73. Pipa selang pipih atau mengelembung
  74. Komponen hidrolik tidak perfungsi (pompa, katup dll)
  75. Aliran fluida tersumbat)
  76. Selang terpasang lurus dan tegang
  77. Terpasang kelem pada lekukan
  78. Terkelem jalur tekangan tinggi dan tekanan rendah
  79. Selang terlalu pendek pada rakitan selang yang bergerak
  80. Tidak terpasang adaptor siku
  81. Tidak terpasang adaptor siku
  82. Posisi selang menekuk di penyambung ujung coupling
  83. Selang terpuntir / terpelintir
  84. Tidak terpasang adaptor siku
  85. Rakitan selang berantakan
  86. Selang bergesekan antara selang lainnya atau komponen lainnya
  87. Tidak terpasang adaptor siku
  88. Tekukan radius selang terlalu tajam
  89. Panjang selang terlalu pendek
  90. Terdapat beberapa sambungan adaptor
  91. Tekanan menjadi berkurang
  92. Selang mengalami gesekan terhadap komponen peralatan selang
  93. Tidak ada kelem yang terpasang
  94. Ukuran kelem terlalu besar / longgar
  95. Selang tersentuh benda panas
  96. Tidak ada pelindung selang
  97. Tidak ada kelem pelindung panas yang terpasang
  98. Selang yang terpasang terlalu panjang
  99. Tumpukan selang seperti benang kusut
  100. Tidak ada fitting /adaptor 45 ̊/90 ̊ yang terpasang

Mengatasi Kerusakan Hidrolik

  1. Ulangi penjaluran selang
  2. Satukan selang yang melendut dengan arah yang sama. Gunakan kelem, coupling pipa siku, pengikat nilon, pelindung pegas dan selongsong agar selang terhindar dari sumbar abrasi dan keterpaparan terhadap fluida yang tidak sesuai.
  3.  Lindungi selang
  4. Selongsong yang terbuat dari nilon dan uretan serta pelindung spiral dapat digunakan untuk melindungi selongsong selang dari abrasi.
  5. Kaji ulang /periksa tekanan operasi anda. Mungkin harus menggunakan transduser tekanan untuk mengukur besaran lonjakan tekanan. Pilih selang yang sesuai untuk menerima tekanan maksimum aplikasi anda. Apabila aplikasi anda sering menerima lonjakan tekanan, mungkin anda harus mempertimbangkan pengunaan selang yang diperkuat dengan kawat spiral dari pada selang yang diperkuat dengan jalinan benang.
  6. Ulangi penjaluran selang untuk mengeliminasi tekukan yang berlebihan dan tekukan yang melebihi radius tekukan yang direkomendasikan.
  7. Tambahkan panjang selang rakitan untuk mengakomodasi kontraksi yang bertekanan. Tambahkan radius tekukan actual selang setelah selang keluar dari coupling. Pembatasan tekukan juga dapat digunakan untuk mengurangi ketegangan tekukan pada coupling. Ganti rakitan selang dengan rakitan yang dikempa dengan benar.
  8. Lepaskan sambungan dan periksa:
  9. Coupling tertentu mensyaratkan penggunaan cincin O. Apa bila cincin itu hilang, ganti dengan yang baru. Apabila sudah menggunakan cincin-O, priksa apakah kerusakan disebabkan oleh pemasangan atau kemungkinan kerusakan bahan disebabkan oleh panas atau ketidak sesuaian fluida. Jika demikian, maka diperlukan cincin O pengganti.
  10. Periksa kerusakan pada ulir atau sudut dudukan yang mungkin terjadi sebelum atau selama pemasangan. Kotoran atau serbuk dapat menjadi jalur kebocoran. Ganti jika perlu.
  11. Juka alur coupling tidak benar selama pemasangan, ulir dapat menjadi rusak. Ganti dan pasang dengan hati-hati.
  12. Apakah coupling mendapat pengempaan yang lebih atau porosnya tidak disisipkan dengan benar rakitan selang harus diganti dengan rakitan selang yang dirakit dengan benar.
  13. Periksa dan ganti rakitan selang untuk menjamin bahwa prosedur perakitan yang benar telah dipatuhi. Modifikasi panjang penjaluran selang untuk mengakomodasi kemungkinan selang menjadi pendek karena tekanan. Jangan mencapurkan penggunaan selang,  coupling atau pengempa dari pabrik yang berbeda.
  14. Berikan pelindung untuk coupling atau kurangi keterpaparan coupling terhadap unsure-unsur yang bersifat korosif seminimal mungkin. Material-material coupling lainnya seperti baja anti karat, kuningan dan aluminium dapat digunakan dan bahan-bahan tersebut memiliki daya tahan yang lebih baik terhada beberapa unsure yang bersifat korosif.
  15. Pilih selang yang sesuai dengan ketentuan temperature da aliran aplikasi. Tentukan juga sumber panas dan pertimbangkan untuk membuat jalur selang yang baru yang menjauhi sumber panas untuk menekan dampak panas. Periska ukuran reservoir (jika perlu).
  16. Tentukan penyebab kerusaknannya. Mungkin harus membuat jalur baru atau memberikan pelindung. Ganti selang.
  17. Ganti selang dengan selang yangdirekomendasikan cocok dengan fluida yang digunakan. Jika gelembung tersebut disebabkan oleh gas terkompresi, pembungkus dapat diperforasi (dicucuk) sehingga gas dapat keluar dari pembungkus. Pembungukus selang yang terbuat dari benang juga dapat menghilangkan gelembung. Keluarkan udara yang terperangkap di dalam sistem.
  18. Ganti selang dengan selang yang memakai bahan pipa yang direkomendasikan untuk fluida hidrolik khusus tersebut.
  19. Jika retakan tersebut disebabkan oleh pengencangan yang terlalu kencang, gunakan kuncir putar (torque wrench) dan ikuti spesifikasi putaran yang direkomendasikan. Jika retakan tersebut disebabkan oleh getaranatau guncangan beban yang berlebihan, ganti penjalur selang untuk mengurangi beban sampingan pada fitting.
  20. Bandingkan keluaran pompa dengan ukuran selang dengan menggunakan bagan tingkat aliran. Pilih jenis selang yang memiliki tingkat temperature yang lebih tinggi. Jika tidak ada, tambahkan alat pendingin dan besarkan ukuran reservoir.
  21. Ganti selang yang rusak dengan selang yang memiliki pipa yang konduktif (Gates C14CT). Pipa tersebut mengalirkan muatan elektrostatik ke fitting ujung dan tidak mengeluarkan muatan eketrostatik melalui dinding pipa.
  22. Lihat petunjuk dan bagan pengempaan untuk pemilihan cetakan yang sesuai dan setelah pengempaan. Dapatkan pelatihan fabrikasi rakitan-rakitan hidrolik. Untuk keakuratan, gunakan caliper Gates untuk mengukur diameter kempaan yang telah selesai dikempa. Toleransi diameter luar kempaan adalah +/- ,010(inci).
  23. Lihat petunjuk dan bagan pengempaan untuk pemilihan cetakan yang sesuai dan setelah pengempaan. Dapatkan pelatihan fabrikasi rakitan-rakitan hidrolik. Untuk keakuratan, gunakan caliper Gates untuk mengukur diameter kempaan yang telah selesai dikempa. Toleransi diameter luar kempaan adalah +/- ,010(inci).
  24. Dengan menggunakan sistem pengempaan Gates, pastikan bahwa gelang pipa atau cangkang masuk seluruhnya kedalam cetakan untuk menjamin gelang pipa terkempa seluruhnya. Lihat buku petunjuk dan bagan pengempaan yang diberikan oleh pabrikan untuk instruksi pengempaan yang benar. Dapatkan pelatihan yang tepat mengenai prosedur pengempaan dengan sistem selang dan coupling pabrik yang bersangkutan.
  25. Dengan menggunakan sistem pengempaan Gates, pastikan bahwa gelang pipa atau cangkang masuk seluruhnya kedalam cetakan untuk menjamin gelang pipa terkempa seluruhnya. Lihat buku petunjuk dan bagan pengempaan yang diberikan oleh pabrikan untuk instruksi pengempaan yang benar. Dapatkan pelatihan yang tepat mengenai prosedur pengempaan dengan sistem selang dan coupling pabrik yang bersangkutan.
  26. Ganti dan buat jalur selang yang baru untuk memastikan bahwa tekukan hanya terjadi pada satu bagian. Penggunaan pipa siku atau coupling dan adaptor model blok dapat memperbaiki penjaluran. Juga pada saat pemasangan rakitan, pegang sisi luar ulir ujung agar tidak berputar dan menjadikan selang terpuntir. Jika menggunakan coupling jantan dan bentina pada rakitan selang yang sama, pertama-tama pasang coupling jantan (tidak berputar) terlebih dahulu.
  27.  Periksa tinggi permukaan fluida
  28. Buang udara dari system
  29. Periksa sambungan pada lini isap(jalur masukan pompa)
  30. Kaji ukuran dan panjang selang untuk menekan tekanan yang turun secara mendadak
  31. Ganti coupling dan adaptor model blok dengan coupling dan adaptor model pipa siku untuk meningkatkan aliran laminar dan mengurangi tekanan turun.
  32. Periksa kesesuaian pipa dengan bahan fluida dengan bahan pipa
  33. Pilih selang yang sesuai dengan persyaratan.
  34. Periksa setiap komponen hidrolik agar berfungsi penuh, misalnya paking mungkin terlipat dalam silinder menjadikannya terjepit dan menghalangi gerakan.
  35. Periksa sumbatan aliran disetiap lini dan komponen. 
  36. Agar panjang selang dapat berubah ketika selang mendapat tekanan, jangan memasang kelem pada lekukan sehingga lekukan tersebut dapat meredam perubahan panjang tersebut. Jangan mengelem jalur tekanan tinggi dan jalur tekanan rendah bersama-sama.
  37. Panjang selang yang cukup diperlukan untuk mendistribusikan pergerakan pada lendutan dan untuk menghindari abrasi.
  38. Apabila radius lebih kecil daripada radius minimum yang diperbolehkan, gunakan adaptor siku untuk mencegah tekukan patah.
  39. Cegah puntiran dan distorsi dengan menekuk selang pada bidang yang sama seperti gerakan lubang masuk dimana selang tersebut tersambung.
  40. Pada saat memasang selang, pastiakn bahwa selang tersebut tidak terpuntir. Tekanan selang yang terpuntir dapat merusakkan selang atau membuat sambungan menjadi kendur.
  41. Hindari puntiran pada tekukan jalur dua bidang dengan mengelem selang pada saat perpindahan bidang.
  42. Siku-siku dan adaptor harus digunakan untuk membebaskan regangan pada rakitan, dan memberikan instalasi yang lebih rapih yang dapat dicapai dengan lebih mudah untuk melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan.
  43. Untuk menghindari selang agar tidak roboh dan pembatasan aliran, juga radius tekukan selang sebesar mungkin. Lihat table spesifikasi selang untuk radius tekukan minimum.
  44. Kurangi jumlah sambungan ulir pipa dengan menggunakan adaptor hidrolik dari pada fitting pipa.
  45. Buat jalur selang pada installasi sehingga selang terhindar dari pergesekan dan abrasi. Seringkali kelem diperlukan untuk menyangga jalur selang yang panjang atau menjauhkan selang dari bagian-bagian yang bergerak. Gunakan kelem dengan ukuran yang sesuai. Kelem terlalu besar akan menyebabkan selang bergerak didalam kelem dan menyebabkan abrasi.
  46. Temperature ambient yang tinggi memperpendek usia selang, dengan demikian jauhkan selang dari bagian-bagian yang panas. Apabila tidak memungkinkan untuk menjauhkan selang, isolasikan selangnya.
  47. Jalurkan selang secara langsung dengan menggunakan adaptor dan fitting 45 ̊ dan/atau 90 ̊. Hindari selang yang terlalu panjang agar tampilannya lebih baik.

Software Deteksi Kerusakan Hidrolik dapat digunakan untuk perusahaan, bengkel, atau penjual hidrolik, service hidrolik.

Postingan berikutnya

  1. gangguan pada sistem hidrolik

Analisis AHP

Analisis AHP. Analisis adalah bagian dari pemahaman tentang suatu proser atau prosedur cara kerja. Anasilas dilakukan agar suatu tujuan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Seperti misalnya jika kita ingin membangun suatu program, aplikai atau software ahp misalnya analisis adalah salah satu bagian penting yang harus dilakukan sebelum perancangan program metode ahp dilakukan.

Analisis AHP

Analisis AHP

Analisis AHP

Oke Sharing kali ini akan membahas tentang cara yang paling mudah bagaimana  memahami metode AHP. Sudah pada tahu metode ahp adalah suatu metode analitik. Metode analitik maksudnya adalah suatu metode yang dasar pembahamannya adalah analisis untuk menyelesaikan suatu permasalahan. selanjutnya ada hirarki, hirarki adalah bagian bagian-bagian yang tersusun untuk diseleaikan permasalahannya berdasarkan level hirarki masing-masing variabel. Dan selanjutnya ada proses. proses adalah langkah-langkah yang dilakukan.

Berdasarkan penjelasan diatas, berikut langkah analisis ahp yang paling mudah menurut sistemphp.com

1. Memahami variabel kriteria, ini merupakan bagian utama yang perlu di pahami. Kriteria yang digunakan adalah sesuai dengan masing-masingkasus yang akan di selesaikan atau di cari solusinya. Pada Bagian ini, merupakan langkah awal untuk membuat hirarki sebelum proses selanjutnya di kerjakan.

2. Memahami penilaian kriteria, Nilai yang digunakan untuk perhitungan metode AHP layaknya adalah nilai dengan rentang sesuai dengan ketentuan saaty, yaitu sebuah nilai perbandingan dari 1 sampai 9. Lalu bagaiman jika data nilai mentah bukan bernilai dari 1 samapi 9 tersebut. Solusinya adalah mengolah tersebut dengan mencari nilai rata-rata sehingga dapat menghasilkan nilai satuan antara nilai rentan tersebut.

3.Memahami matriks perbandingan, setelah data nilai di dapat selanjutnya hal yang haru di pahami adalah pembantukan matriks untuk mengolah nilai tersebut. Matrik yang digunakan dalam metode AHP adalah merupakan matrik yang dihasilkan dari perbandingan nilai. Cara membandingkan matrik pada AHP caranya adalah dengan mencari selisih dari nilai yang dibandingkan tersebut. Nah jika selisih sudah didapat maka matriks perbndingan akan menghasilkan nilai selisih-selisih, nilai tersebut dapat berupa bilangan pecahan atau bilangan berkoma jika memang langsung di sederhanakan.

Dari data nilai yang sudah dibandingkan menjadi matrik, kemudian setiap sell kolom di jumlahkan sehingga menghasilkan jumlah untuk masing-masing kolom.

4. Memahami bobot prioritas, bobot prioritas pada metode ahp adalah bagian yang mendekati akhir dari hasil penilaian. Dari bobot prioritas tersebut akan dapat kita simpulkan keputusan yang terjadi dalam analisa kasus berdasarkan ahp. Untuk keputusan sendiri tergantung penelitian yang kita lakukan. Misalkan penelitian yang dilakukan akan mencari rangking, maka bobot nilai tersebut dapat kita ranking, Jika ingn mencari nilai tertingga maka simpulkan nilai tertinggi, begitupula jika ingin mencari nilai terendah atau nilai terbutuk maka tinggal disimpulan saja, keputusan yang akan dihasilkan.

Sejauh ini untuk metode AHP pada penelitian yang baru banyak di kombinasi dengan beberapa metode misalkan saja kombinasi antara metode fuzzy dengan metode ahp. Maka secara umum ada penambahan proses pada kedua kombinasi tersebut.

Kasus metode ahp yang baru sangat banyak sekali, tinggal bagaimana kita memilih dan menyesuaikan dengan kebutuhan ada zaman sekarang ini. demikian sharing tentang analisis ahp. Untuk sharing analisis metode yang lain akan kami posting di sharing berikutnya.

Postingan berikutnya

  1. program yang digunakan untuk analisis ahp

Contoh TA Sistem Informasi

Contoh TA Sistem Informasi. Perkembangan dunia teknologi semakin pesat. Beriring dengan jalannya waktu, dengan adanya teknologi yang semakin canggih, kebutuhan akan penggunaan dan berbagi informasi semakin banyak dibutuhkan di kalanangan masyarakat. Tidak sedikit bidang yang menggunakan data informasi sebagai alat dan media penunjak aktivitas kegiatannya. Beberapa contoh sistem informasi tanpa kita sadari dekat dengan kehidupan kita.

Contoh Ta sistem informasi yang baik

Contoh Ta sistem informasi

Contoh Ta sistem informasi

Sistem informasi yang baik adalah sistem informasi yang mampu memberikan solusi terhadap masalah-masalah yang ada. Dan sehingga masalah tersebut di implementasi dalam bahasa program untuk membantu pekerjaa manusia menjadi lebih mudah, cepat dan efisien.

TA atau Tugas Akhir bahasa yang sering kita kenal skripsi adalah projek akhir di perkulihanan. Untuk membuat TA ini seorang mahasiswa di tuntut untuk mampu memberikan solusi terhadap masalah yang di telitinya. Berikut ini beberapa contoh TA yang baik untuk di teliti jurusan Sistem Informasi.

Contoh TA Sistem Informasi

Berikut ini contoh-contoh judul yang bisa Anda ajukan untuk tugas akhir perkuliahan Anda. Sistem informasi ini di kembangkan berbasis web dengan program php dan mysql. Untuk bidang-bidangnya  penelitian ini Saya bagi menjadi beberapa klasifikasi atau kelompok bidang, untuk lebih lengkapnya silahan Anda simak.

# Sistem informasi bidang pendidikan

  1. Sistem informasi akademik
  2. Sistem informasi pembayaran spp
  3. Sistem informasi penjadwalan kelas
  4. Sistem Informasi guru dan murid
  5. Sistem Informasi perpustakaan
  6. Sistem Informasi Alumni

# Sistem Informasi bidang kesehatan

  1. Sistem informasi rumah sakit
  2. Sistem informasi klinik
  3. Sistem informasi puskesmas
  4. Sistem informasi apotek
  5. Sistem informasi Obat
  6. Sistem informasi rawat inap
  7. Sistem informasi pasien dan dokter
  8. Sistem informasi data penyakit daerah

# Sistem Informasi bidang bisnis

  1. Sistem informasi karyawan
  2. Sistem informasi produksi
  3. Sistem informasi pemasaran
  4. Sistem informasi kredit
  5. Sistem informasi rental mobil
  6. Sistem informasi rental ps
  7. Sistem informasi warnet
  8. Sistem informasi bengkel
  9. Sistem informasi laundry
  10. Sistem informasi parkir
  11. Sistem informasi katering
  12. Sistem informasi taxi
  13. Sistem informasi tour & travel
  14. Sistem informasi gudang
  15. Sistem informasi penggajian
  16. Sistem informasi manajemen proyek
  17. Sistem informasi kontraktor
  18. Sistem informasi properti
  19. Sistem informasi toko
  20. Sistem informasi pasar
  21. Sistem informasi penjualan tiket
  22. Sistem informasi pembayaran (PLN,PAM)

# Sistem informasi bidan pemerintahan

  1. Sistem informasi desa
  2. Sistem informasi kecamatan
  3. Sistem informasi kabupaten
  4. Sistem informasi penduduk miskin
  5. Sistem informasi penyaluran bantuan
  6. Sistem informasi kepegawaian
  7. Sistem informasi absensi
  8. Sistem informasi pkk
  9. Sistem informasi penyuluhan
  10. Sistem informasi surat-menyurat
  11. Sistem informasi inventori
  12. Sistem informasi kependudukan
  13. Sistem informasi perusahaan daerah
  14. Sistem informasi dinas pendidikan
  15. Sistem informasi KUA 
  16. Sistem Informasi pembayaran pajak
  17. Sistem inventori pertanahan
  18. Sistem informasi daerah rawan bencana
  19. Sistem informasi lalu lintas
  20. Sistem informasi pendatan daerah
  21. Sistem informasi belanja daerah

# Sistem Informasi bidan pertanian dan perkebunan

  1. Sistem informasi Pabrik Kelapa Sawit
  2. Sistem informasi lahan

Untuk Contoh TA Sistem Informasi lainya akan kami update di postingan berikutnya. Yang akan di lengkapi dengan proposal, contoh laporan, program, skripsi,thesis,disertasi dan juga file-fle pendukung lainya berupa file doc,docx atau pdf dan juga ppt.

Postingan berikutnya

  1. contoh ta sistem informasi laundry

Projek Visualisasi Metode BFS (Best First Search)

Projek Visualisasi Metode BFS (Best First Search). Metode BFS sering dipakai untuk menentukan alur pencarian pada sebuah algoritma. Salah satunya adalah pada sebuah sistem pakar atau expert system. Nah jika biasanya metode ini hanya menampilan hasil dan pertanyaan gejala. Kali ini sistemphp.com sudah menyelesaikan projek untuk memvisualisasikan bagaimana metode BFS ini bekerja.

Latar belakang

Pembuatan projek ini atas kebutuhan visualisasi bagaimana kepakaran dengan algoritma ini bekerja mencari solusi berdasaran variabel yang digunaan untuk mencari info solusi pada database. Jika berbicara tentan projek, untuk visualisasi sendiri adalah projek dalam kategori penelitian. JIka projek ini di implementasi, untuk visualisasi sendiri bukan merupakan aspek utama dalam penggunaanya. Atas dasar pertanyaan bagaimana menampilkan sebuah pencarian, maka dibuatlah visualisasi dari algoritma pencarian ini.

Proses yang terjadi

Dalam pengerjaan projek ini, hal menjadi tantangan adalah pemilihan variabel yang menjadi gejala kadang tidak sesuai dengan apa yang dicari pada visualisasi. Nah untuk mengatasi itu semua, diperlukan pemahaman tentang analisa implementasi dari sebuah logika pencarian.

Skema hasil visualisasi bfs

Skema visualisasi Metode BFS

Skema visualisasi Metode BFS

Software Manajemen Produksi

Software Manajemen Produksi adalah software yang digunakan untuk mengelola dan mengatur jalannya pengelolaaan data produksi.

Manajemen produksi adalah salah satu bagian dari bidang manajemen yang mempunyai peran penting dalam mengoordinasikan mengatur berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Untuk mengatur kegiatan ini, perlu dibuat keputusan-keputusan yang berhubungan dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan sehingga barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang direncanakan.  Dalam keterkaitan itu kami mengembagkan sebuah program untuk membantu mengatur itu semua. Dengan demikian, manajemen produksi menyangkut pengambilan keputusan  yang berhubungan dengan proses produksi untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan akan menjadi lebih mudah karena menggunakan data informasi tentang produksi yang akurat dan sesuai dengan kondisi real produksi di lapangan.

Aspek penting manajemen produksi

1. Perencanaan produksi, merupakan kegiatan yang dipersiapkan sebelum proses produksi dilakukan. Untuk melakukan itu semua penting sekali di perlukan data yang akurat tentang apa saja kebutuha produksi yang akan dilakukan berikut beserta perkiraan hasil produksi yang dihasilkan.

2. Produksi, merupakan proses menghasilkan suatu produk sesuai dengan perencanaan produksi yang telah dilakukan sebelumnya. Untuk data produksi ini tergantung jenis produk yang di produksi. Misalkankan saja data bahan, data penjadwalan dan data pekerja atau yang lainya.

3. Hasil produksi

Aplikasi produksi ini didesain untuk membantu dalam manajerial produksi misalnya pendataan hasil produksi, perencanaan produksi dan pelaporan data produksi. Dan beberapa data penting lainnya.

Manfaat Software Manajemen Produksi

Tujuan dari kembangkannya aplikasi untuk mengelola produksi adalah untuk membantu perusahaan dalam menjalankan aktivitas produksi. Pengelolaan produksi yang tepat akan membantu perusahaan dalam mengevaluasi, menganalisis dan menentukan keputusan terbaik dalam hubungannya dengan produksi. Misalkan saja, apabila produksi meningkat, maka persiapan penyediaan bahan baku dan penyaluran hasil produksi dapat dengan jelas di kelola apabila data produksi juga di manajemen dengan baik. Berbanding terbalik jika pengelalaan data prduksi amburadul atau tidak terkelola dengan baik, maka akan terjadi kerancuan pengelolaan terhadp proses bisnis perushaan di tingkat bawahnya lagi, misalnya distribusi dan pemasaran secara tidak langsung akan juga terganggu.

Software Manajemen Produksi

  1. Software manajemen produksi pabrik 
  2. Software pengambilan keputusan produksi
  3. Software Pemilihan supplier atau bahan baku terbaik
  4. Software penjadwalan produksi
  5. dll

Tampilan Software Manajemen produksi

Software Manajemen Prduksi

Software Manajemen Prduksi

DIatas adalah salah satu tampilan program yang digunakan untuk manajemen produksi.

Jasa pembuatan software manajemen produksi:

Kami juga menerima pembuatan software produksi sesuai dengan kebutuhan Anda. Contoh aplikasi yang pernah dipesan software aplikasi produksi pengolahan kelapa sawit, pengeloahan karet dan software produksi beton. Jika ada yang ditanyakan atau untuk informasi lebih lanjut, Anda boleh menghubungi kami. Salam sistemphp.com

Postingan berikutnya

  1. sourcecode produksi manufaktur
  2. aplikasi produksi
  3. contoh aplikasi manajemen untuk produksi pabrik
  4. sofware produksi gratis
  5. sourcecode program poduksi menggunakan php

Eksekusi Mysql Query dengan Tanggal Sekarang

Eksekusi Mysql Query dengan Tanggal Sekarang. Saya membuat tutorial ini ketika saya akan membuat suatu program atau aplikasi web mesin pencari, yang artikelnya auto publish atau posting otomatis berdasarkan tanggal dimana tanggal sakarang sama dengan tanggal yang sudah di tetapkan di field tabel database. Beberapa watu sbelumnya saya sempat kebingunann karena pada dasarnya php adalah program server script, jadi untuk mengeksekusi proses harus eksekusi melalui server.

Nah begitupun dengn penggunaan query eksekus berdarkan tanggal, jam atau waktu sekarang (timestamp) tetap harus membutuhkan load client untuk mengeksekusi proses ini.

Fungsi-fungsi sql waktu yang dapat digunakan untuk eksekusi.

1. NOW(), adalah fungsi sql untuk menentukan waktu sekarang berikut tanggal dan beseserta jamnya. Kegunaanya adalah untuk menampilkan waktu secara lengkap.  Contohnya formatnya berikut ini:

201511-11 12:45:34

Contoh penggunaan query now() sql:

$sql = "SELECT * FROM tabel_user WHERE date_gegister =<strong>NOW()</strong>";

2. CURDATE(), adalah fungsi sql yang digunakan untuk mengkesekui query berdsarkan tanggal. Untuk contoh formatnya sebagai berikut:

2015-11-11

Contoh penggunaan query curdate() sql;

$sql = "UPDATE tabel_posting SET status = 'publish' WHERE status = 'schedule' AND date_posting = CURDATE()'";

3. CURTIME(), adalah fungsi sql yang dignakan untuk memanggil waktu. Waktu yang dieksekusi adalah waktu sekarang dengan format jam, menit dan detik. Berikut contohnya:

12:45:34

Contoh penggunaan query curtime() sql;

$sql = "SELECT open_class FROM tabel_class WHERE jam >= CURTIME()"

Jadi fungsi-fungsi waktu sql diatas juga dapat di kombinasi dengan perpaduang kondisi dalam logika pemrograman, misalnya lebih besar (>), Lebih kecil (<), atau tidak sama dengan (!=), atau misalkan eksekusi untuk beberapa hari kemudian, dan masih banyak lagi perpaduan logika sql yang bisa digukana.

Demikianlah sedikit sharing tentang Eksekusi Mysql Query dengan Tanggal Sekarang semoga bisa membantu, Jika ada teman-teman yang belum tahu atau masih bingun dalam beberapa query silahkah ajukan pertanyaan. Atau ingin membuat beberapa script proses php, tapi terkendala, silahkan bertanya, Dengan senang hati, dan Berusaha secepat mungkin pasti akan Saya jawab pertanyaan-pertanyaan teman-teman semua.