Month: November 2017

DFD Sistem Informasi Karyawan

Sistem informasi karyawan merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola karyawan. Mengelola karyawan dengan aplikasi dapat membantu dalam meningkatkan produktivitas perusahaan. Ini terlihat seandanya terdapat banyak karyawan dalam sebuah perusahaan. Banyaknya karyawan misalnya sampai ratusan bahkan ribuan. Dengan data sebanyak itu tentu kita membutuhkan berkas untuk mencari data yang di perlukan, misalnya no telpon, detail alamat, informasi jabatan dan bidang kerja karyawan tersebut.

Kelemahan tersebut mendorong pengembangan aplikasi untuk mengelola dan manajemen karyawan supaya lebih cepat efektif dan efisien. Bukan hanya data ribuan bahkan puluhan ribu dapat di cari dengan mudah menggunakan aplikasi karyawan. Tanpa perlu membongkar rak-rak arsip secara melelahkan. sebelum mengulas aplikasinya, kali ini sistemphp.com akan sharing perancangan aplikasinya yaitu berupa data flow diagram sistem informasi karyawan.

Untuk aplikasinya akan di pisahkan dengan tutorial ini.

DFD Level 0 (konteks diagram) Sistem Informasi Karyawan

DFD Level 0 (konteks diagram) Sistem Informasi Karyawan

DFD Level 0 (konteks diagram) Sistem Informasi Karyawan

Dalam konteks diagram karyawan ini, terdapat data bidang dan jabatan. Untuk bidang dalam kasus yang berbeda bisa saja berupa divisi ataupun bagian, tinggal disesuakan saja dengan kondisi real pada tempat studi kasus pengembangan aplikasi.

Uraian isi data:

  1. Untuk data bidang secara terperinci data dalam databasenya bisa berupa nama bidang, manager,telp, keterangan.
  2. Untuk data jabatan merupakan data jabatan yang ada pada suatu perusahaan yang menggunakan aplikasi karyawan. Data jabatan juga memungkinkan berisi data nama jabatan, gaji dan keterangan jabatan
  3. Untuk data karyawan merupakan data inti dari pengelolaan karyawan.

Panah yang mengarah kedalam lingkaran konteks diagram dia tas merupakan aliran data yang masuk atau di berikan ke dalam sistem.

Sedangkan panah yang mengarah ke luar sistem merupakan data yang di berikan oleh sistem kepada user dalam ruang lingkup sistem pengelolan karyawan ini

DFD Level 1  Sistem Informasi Karyawan

DFD Level 1  Sistem Informasi Karyawan

DFD Level 1  Sistem Informasi Karyawan

Untuk DFD level 1 diatas proses intinya adalah data karyawan. Ini adalah sistem yang tidak begitu kompleks. Untuk pengembangan lain dapat juga di gabungkan sengan sistem penggajian karyawan, sistem absensi karyawan, sistem monitoring karyawan.

Jika dilakukan penambahan beberapa fitur yang seperti saya sebutkan tadi maka aplikasi ini menjadi aplikasi yang besar. Dan untuk level DFD nya juga menambahkan beberapa proses pada lingkaran yang ada.

Demikian semoga bermanfaat.

DFD Sistem Informasi Desa / Keluarahan

Sistem informasi desa merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk mengelola desa atau keluarahan. Jika berbicara tentang desa, desa merupakan ruang lingkup pemerintahan yang menarik untuk di keloa dengan aplikasi. Untuk pengelolaan dan ruang lingkup pelayanan pada desa, banyak yang dapat di implementasikan kedalam sebuah sistem aplikasi atau software.

Contoh-contoh pelayanan menggunakan aplikasi misalnya dalam pengelolaan penduduk desa, fasilitas desa dan juga kegiatan surat menyurat desa dan segala administrasi desa. Dalam pengembangannya aplikasi ini sebenarnya bisa menjadi sebuah aplikasi yang cukup kompleks. Namun pada sharing pengembangan aplikasi dari segi analisa dan perancangannya akan kita buat se sederhana mungkin, namun mewakili proses pengelolaan desa secara umum.

oke berikut pembahasan mengenai DFD yang akan kita gunakan dalam aplikasi keluarahan ini.

 

DFD Level 0 (konteks diagram0 Sistem Informasi Desa / Keluarahan

DFD Level 0 Sistem Informasi Desa / Keluarahan

DFD Level 0 Sistem Informasi Desa / Keluarahan

Untuk stakeholder yang terkait dengan sistem desa yaitu 2 user admin dan penduduk. Admin merupakan operator untuk menjalankan aplikasi. Sedangkan penduduk merupakan user pasif yang hanya memberikan informasi data penduduk.

Untuk aliran data pada konteks diagram terdapat 2 aliran data yaitu data yang diterima dan di masukkan ke dalam sistem. Uraiannya sebagai berikut:

Data masuk:

  1. Admin, data yang masuk ke dalam sistem yang di entri oleh admin yaitu data admin, data fasilitas umum, data kegiatan, data pembangunan
  2. Penduduk, data yang di masukkan ke dalam sistem oleh user penduduk yaitu data penduduk

Data diterima:

  1. Admin, dalam sistem ini menerima data dari aplikasi yaitu info penduduk, info admin, info fasilitas, info kegiatan, info pembangunan

 

DFD Level 1 Sistem Informasi Desa / Keluarahan

DFD Level 1 Sistem Informasi Desa / Keluarahan

DFD Level 1 Sistem Informasi Desa / Keluarahan

Penjelasan:

Kota sebelah kiri adalah user atau pengguna aplikasi. Untuk dfd level ini dan dalam pengembangan yang dilakukan, sistem ini hanya satu level user yang ada didalamnya yaitu admin. Admin mempunya fungsi untuk mengentri atau memasukkan data ke dalam aplikasi. Untuk alur prosesnya sebagai berikut:

  1. Admin melakukan login atau masuk ke dalam aplikasi desa
  2. Admin melakukan menambahkan data master admin dan penduduk
  3. Admin melakukan pengelolaan yang meliputi fasilitas umum, kegiatan, pembangunan
  4. Admin mencetak laporan

Untuk lingkaran yang berada di tengah-tengah tersebut merupakan proses yang ada di dalam sistem ini. Jika Kamu ingin menambahkan proses lagi tinggal sesuaikan saja proses yang ada. Kemudian terdapat kota dengan garis atas bawah pada sebelah kanan lingkaran, itu adalah data yang terbentuk dari proses yang ada dan itu lah yang nantinya menjadi rangkaian tabel dalam database aplikasi

Untuk pengembangan yang lebih kompleks lagi, pengelolaan desa dapat di kembangkan menjadi aplikasi yang lebih besar lagi. Misal pengembangan yang dilakukan meliputi penanganan proses keuangan, surat menyurat, penyaluran bantuan dan pengelolaan penduduk secara terperinci. Pengelolaan secara terperinci misalnya penduduk miskin, pendatang dan juga aspek lainya.

Postingan berikutnya

  1. dfd sistem informasi gojek

DFD Sistem Informasi Apotek

Sistem informasi apotek merupakan aplikasi yang digunakan untuk membantu dalam pengelolaan apotek baik dari segi penjualan obat-obatan yang ada pada apotek.

Banyak obat dan segala kebutuhan farmasi dalam apotek membutuhkan sebuah pengelolaan dan manajemen yang baik. Maka dari itu pengembangan aplikasi ini sangat di perlukan, guna terkelolanya apotek yang lebih baik dan dapat di pantau dari segi produk maupun penjualan yang dilakukan oleh apoteker.

Apotek besar dengan banyak produk serta apoteker sangat membutuhkan aplikasi jenis ini. Sebelum masuk ke aplikasi yang akan di bangun, berikut alur data yang ada pada sistem atau aplikasi apotek tersebut.

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi apotek

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi apotek

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi apotek

Pada ruang lingkup konteks diagram sistem apotek, terlihat 3 user berinteraksi dengan sistem. User-user tersebut merupakan stakeholder yang terkait dengan berjalannya sistem atau aplikasi apotek. Beberapa user tersebut saling memasukkan data kedalam sistem dan juga menerima data dari sistem apotek.

Beberapa uraian mengenai data-data yang masuk dan diterima di jelaskan sebagai berikut:

Data masuk ke sistem apotek:

  1. Admin, data yang di masukkan ke dalam sistem oleh user admin adalah data admin dan data obat
  2. Apoteker, data yang di masukkan ke dalam sistem oleh apoteker adalah data apoteker dan data racikan. Data racikan merupakan data yang di entri ketika pembeli membeli produk di apotek menggunakan resep dokter yang berupa racikan atau campuran dari beberapa produk yang di rekomendasikan oleh dokter
  3. Pembeli, Data yang masuk ke dalam sistem yang di lakukan oleh pembeli, tentu data pembelian.

Data yang di terima dari sistem apotek:

  1. Admin, data yang di terima admin dari sistem yaitu data admin, data apoteker, data obat, data pembelian dan data racikan.
  2. Apoteker, data yang di terima oleh apoteker dari sistem yaitu data apoteker, data obat, data racikan, serta data pembelian
  3. Pembeli data yang diterima oleh pembeli adalah data obat

DFD level 1 sistem informasi apotek

DFD level 1 sistem informasi apotek

DFD level 1 sistem informasi apotek

Pada DFD level 1 datas tampak berbeda dengan konteks diagram sebelumnya. Jika sebelumnya terdapat 2 user, sekarang hanya 3 user yaitu admin dan apoteker saja. Lantas, user pembeli kemana ?, itu pertanyaanya.

User pembeli dalam konsep aplikasi ini adalah sebagai user pasif yang hanya memberikan data pembelian saja. Dengan kata lain, tidak melakukan apa apa terhadap aplikasi atau sistem apotek. Dan data user pun tidak di catat atau di entri ke dalam sistem, berbeda dengan aplikasi pembelian dengan pelanggan.

Untuk aliran data secara umum sama dengan konteks diagramnya. Panah yang mengarah ke lingkaran adalah data yang masuk, sedangkan data yang keluar dari lingkaran merupakan data yang di berikan dari proses yang ada di dalam sistem.

Dalam konsep ini, data yang saling terkait atau berelasi adalah data obat, apoteker, racikan terhubung ke pada data pembelian.

 

Oke demikian tutorial singkat ulasan mengenai DFD sisfo apotek. Semoga beramfaat dan juga dapat membantu. Untuk sharing berikutnya akan kita bahas mengenai flowchart, ERD dan juga aplikasinya.

Postingan berikutnya

  1. sistem penjualan obat apotik pakai resep
  2. bagan sistem informasi apotek
  3. buat dfd dan kamus data untuk sistem informasi apotek ?
  4. cara membuat diagram konteks apotek
  5. context diagram apotik
  6. conto dfd program apotik
  7. contoh dfd apotek dan penjelasannya
  8. contoh dfd tebus resep dokter
  9. dfd apotek
  10. dfd apotek level 1
  11. dfd level 0 apotel
  12. dfd level 1 apotek
  13. dfd pada apotek
  14. dfd sistem informasi apotek
  15. DIAGRAM KONTEK SISTEM INFORMASI APOTEK DAN PENJELASAN

DFD Sistem Informasi Rental mobil

Sistem Informasi Rental mobil merupakan aplikasi yang digunakan untuk membantu mengelola rental atau peminjaman mobil. Peminjaman mobil yang di kelola menggunakan sistem informasi menjadi lebih mudah terpantau dan terbantu dari segi manajemen, evaluasi dan pelaporan. Laporan yang terbentuk berguna untuk informasi kepada pimpinan atau pemilik usaha.

Pada perancangan aplikasi untuk rental mobil, bagian yang perlu di siapkan adalah analisis proses bisnis dari berjalannya aplikasi. Nah berikut ini akan kita bahas dan ulas mengenai Aliran data yang ada pada aplikasi rental mobil atau sering kita kenal dengan Data Flow Diagram atau DFD.

Untuk membuat DFD ini yang perlu di persiapkan adalah aplikasi Microsoft Visio. Dengan Aplikasi ini kamu dapat membuat rangkaian mulai dari flowchart, DFD, ERD dan banyak lainya. Bahkan membuat rangkaian jaringan serta rangkaian listrik juga bisa menggunakan aplikasi ini.

Oke. lanjut ke pembahasan. Berikut DFD rental mobil versi pengembangan aplikasi sistemphp.com

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi rental mobil

DFD level 0 Konteks Diagram Sistem Informasi Rental Mobil

DFD level 0 Konteks Diagram Sistem Informasi Rental Mobil

Pada konteks diagram rental mobil diatas terdapat 3 user yang terkait dengan sistem. Ketiga user tersebut diantaranya:

  1. Admin, merupakan user utama yang mempunya peran dan tugas untuk mengelola jalannya aplikasi secara keseluruhan rental mobil, dengan artian memantau setiap proses yang ada dalam aplikasi.
  2. Pimpinan, merupakan pemilik usaha atau direktur dari rental mobil, yang berperan dalam menarima laporan rental mobil yang terjadi.
  3. Peminjam, peminjam merupakan user yang melakukan peminjaman atau rental mobil. Data penting yang terkait dengan peminjam yaitu data peminjaman serta pengembalian mobil yang di pinjam

Data data yang diolah pada sistem ini yaitu:

  1. Data mobil, merupakan data master untuk peminjaman mobil
  2. Data Paket, merupakan data yang berguna untuk memberikan informasi kepada peminjam tentang paket penyewaan yang ada, baik harga maupun informasi lainya
  3. Data pengembalian, merupakan data pengembalian mobil, data ini di ambil dari data peminjaman yang pernah dilakukan oleh peminjam
  4. Data user, merupakan pengelolaan user. Data ini meliputi data admin, data pimpinan serta data peminjam

DFD level 1 Sistem Informasi Rental mobil

DFD level 1 Sistem Informasi Rental Mobil

DFD level 1 Sistem Informasi Rental Mobil

Pada DFD level 1 diatas aktivitas sistem di mulai ketika:

  1. Admin login masuk kedalam aplikasi rental mobil
  2. Kemudian admin melakukan pengelolaan data master yang meliputi data admin, data pimpinan, data peminjam, data paket, data mobil.
  3. Selanjutnya admin melakukan pengelolaan data peminjaman mobil. Pada proses peminjaman ini, data yang terkait adalah data mobil, data paket, serta data peminjam. Yang mana data tersebut di tarik dari data master yang telah di kelola sebelumnya.
  4. Pada proses yang ke empat yaitu pengembalian, proses pengembalian mobil ini mengacu pada proses sebelumnya juga yaitu peminjaman. Jika terjadi peminjaman, maka terdapat proses pengembalian.
  5. Laporan, merupakan pencetakan laporan dari segala aktivitas peminjaman mobil, baik peminjaman maupun pengembalian.

 

Demikian ulasan mengenai DFD semoga bermanfaat dan dapat membantu dalam pengembangan aplikasi. Jika membutuhkan jasa pengembangan aplikasi, jangan sungkan menghubungi kami sekarang juga. terimakasih.

 

Postingan berikutnya

  1. dfd rental mobil
  2. dfd penjualan mobil
  3. dfd sistem informasi rental

DFD Sistem Informasi Restoran

Sistem informasi restoran merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola restoran atau rumah makan.

Pebisnis rumah makan biasanya menggunakan aplikasi ini untuk manajemen penjualan produk makanan yang ada di restorannya. Kasus yang ada, biasanya apliksi ini diguanakan untuk kasir yang langsung melakukan proses pendataan pembelian makanan dari rumah makan atau restoran.

Untuk user yang ada hanya 1 yaitu admin yang berperan sebagai operator aplikasi restoran.

Nah berikut ini analisa DFD dari aplikasi restoran yang akan di bangun.

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi restoran

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi restoran

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi restoran

Pada konteks diagram sistem informasi restoran user yang ada dalam ruang lingkup sistem ada 2 user yaitu; admin dan konsumen. Admin berperan sebagai operator aplikasi restoran dan konsumen berperan sebagai user pasif dari pembeli dalam sistem.

Data-data yang ada pada aplikasi resotran:

  1. Data admin, merupakan data yang berguna untuk login aplikasi restoran
  2. data menu, merupakan data menu-menu yang ada pada rumah makan atau restoran
  3. data pembelian, merupakan data makanan yang dibeli oleh konsumen

DFD level 1 sistem informasi restoran

DFD level 1 sistem informasi restoran

DFD level 1 sistem informasi restoran

  1. Pada konteks diagram sistem informasi restoran di mulai ketika admin login ke dalam aplikasi restoran
  2. Kemudian admin menambahkan data master yaitu data admin dan juga data menu yang ada pada restoran
  3. Admin melakukan inputan data pembelian kedalam aplikasi yang mana datanya diambil dari data master yaitu data menu
  4. Admin mencetak laporan aplikasi.

 

Untuk aplikasi ini saya biasanya mengambankannya berbasis web menggunakan program php dan juga database mysql. Untuk implementasi aplikasi restoran dapat secara online maupun offline di pc / komputer, laptop dan juga handphone android. semoga bermanfaat.

Postingan berikutnya

  1. dfd sistem informasi restoran
  2. dfd restoran
  3. contoh aplikasi sistem informasi di restoran
  4. contoh diagram konteks restaurant
  5. contoh impelemtasi DFD level 0 dan level 1
  6. dfd konteks restoran
  7. dfd konteks sistem informasi restoran
  8. erd restoran
  9. laporan sistem informasi restoran
  10. sistem informasi restoran

DFD Sistem Informasi Salon

Sistem informasi salon merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola salon, baik salon perawatan maupun salon kecantikan. Mengelola salon dengan menggunakan aplikasi dapat membantu manajemen usaha yang lebih baik. Salah satunya dapat memberikan informasi mengenai data pelanggan salon serta laporan pelayanan yang telah diberikan.

Hal diatas dapat dibantu dengan aplikasi ini dan dapan mengelola salon dengan efektif dan efisien jika salon mempunya banyak karyawan atau anggota.

Oke, berikut ini ulasan data flow diagram mengenai pengembangan serta analisa perancangan aplikasinya pada tahap pengembangan aliran data yang ada.

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi salon

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi salon

DFD level 0 (konteks diagram) sistem informasi salon

Pada konteks diagram diatas user yang terkait dengan aplikasi ada 2 yaitu admin dan konsumen. Namun untuk user yang kedua hanya perperan pasif dengan kata lain sistem hanya mendata konsumen saja.

Uraianya:

  1. Admin berperan dalam mengelola aplikasi salon atau dapat kita sebut sebagai operator. Untuk operator ini bisa siapa saja, bisa pemilik salon, anggota atau karyawan bahkan lainya. Data yang masuk kesistem yait u data admin, dan data perawatan (update).  Untuk data yang diterima dari sistem atau aplikasi untuk salon ini yaitu info admin, info konsumen, info perawatan
  2. Konsumen, berperan dalam memberikan data konsumen serta data perawatan salon yang dilakukan oleh konsumen tersebut. Hal ini agar memudahkan pemilik salon untuk memantau dan mendata konsumen serta perawatan apa saja yang paling banyak diminati setiap waktunya.

DFD level 1 sistem informasi salon

DFD level 1 sistem informasi salon

DFD level 1 sistem informasi salon

Uraian:

  1. Admin mulai menggunakan aplikasi atau sistem dengan login kedalam aplikasi salon. Data login ini adalah data yang ada pada data master.
  2. Admin melakukan proses 1 yaitu mengelola data master yang berupa data admin, data konsumen serta data perawatan yang ada pada salon (pada proses ini meliputi penambahan data, perubahan data serta penghapusan data).
  3. Kemudian admin atau operator melakukan proses no 3 yaitu melakaukan manejemen perawatan. Pada proses menu ini, data di tarik dari data master. Data yang ditarik atau di acu dari data master tersebut adalah data konsumen serta data perawatan yang ada pada salon.
  4. Laporan, merupakan proses akhir pada sistem yang memungkinkan admin untuk mencetak laporan, perhari, perminggu, dan perbulan.

 

Demikian analisa data flow diagram pada perancangan aplikasi salon baik berbasis web dan juga offline. Untuk implementasi dan penggunakan aplikasi ini dapat digunakan secara langsung baik memakai internet maupun tanpa jaringan internet sekalipun.

Postingan berikutnya

  1. sistem informasi salon